iTalk (Innovation Talk) Facing The New Normal: Empowering Your Business Through IT Knowledge

Kita semua akan memasuki New Normal. Dampak dari New Normal ini adalah pola aktivitas hampir seluruh warga dunia telah berubah. Kondisi ini berdampak juga pada sektor usaha.
Menjadi tantangan untuk bisa bangkit menghadapi masalah ini dan mau tidak mau kita harus beradaptasi. Pelaku bisnis diharuskan berinovasi dan bersahabat dengan teknologi demi keberlangsungan bisnis mereka.

Bertemakan “Facing the New Normal: Empowering Your Business Through IT Knowledge”, UC Library mengadakan iTalk (Innovation Tallk) bersama narasumber Bapak James Wijaya, S.Kom., M.Kom. (ISB Lecturer, teaches several courses in information System Department. His research focuses in Data Mining, Information Retrieval, and Web Technology) yang men-sharingkan pengetahun tentang kiat-kiat menemukan langkah-langkah yang tepat untuk mengembangkan bisnis dengan memanfaatkan IT dan data-data saat masa pandemi ini.

Acara yang diadakan pada Kamis (11/6) lalu ini moderatori oleh Ibu Inggrita F Putri (UC Library Staff) dan dibuka oleh Bapak Yehuda Abiel selaku PJS Kepala Perpustakaan Universitas Ciputra Surabaya. Beliau mengatakan melalui iTalk kali ini UC Library hendak menyebarkan semangat literasi untuk sitivitas akademika dan masyarakat sekitar, terutama dalam hal ini literasi digital.

Pada iTalk yang diadakan pkl 15.00 WIB ini dihadiri oleh 45 peserta dan dibuka dengan penjelasan tentang tatanan dunia baru terjadi karena COVID-19 oleh Bapak James, yang dimana secara tidak langsung bisnis pun bertransformasi kearah digital. “Biasanya kan yang mempimpin perubahan CEO atao CTO, akan tetapi ternyata COVID-19 juga mengambil peran sebagai pimpinan dalam bisnis kita”, ujar Dosen Sistem Informasi Universitas Ciputra Surabaya itu.

Pak James menjelaskan tentang 2 hal, yaitu apa yang kita miliki saat ini dan apa yang harus kita lakukan dengannya. Saat ini kita memiliki 3 hal dalam perkembangan bisnis kita, yang pertama teknologi digital. Teknologi digital ini sangat memegang peranan penting dan memilki dampak besar pada bisnis kita, yang dapat menghemat waktu serta biaya. Contohnya saja dalam masa pandemi ini, banyak sekali terjadi digital meeting entah itu webinar, perkuliahan secara daring, dll. “Virus Corona sangat merubah cara kita untuk menggunakan internet, dulu mungkin kita menggunakan untuk sosial media saja, sekarang dimanfaatkan juga untuk bekerja.” Ujarnya.

Digital marketing menjadi hal kedua yang kita miliki saat ini. Banyak dari kita bisa menggunakan sosial media untuk mempromosikan bisnis kita. Dengan adanya digital marketing, biaya yang dikeluarkan bisa lebih sedikit daripada kita beriklan secara tradisional. Pak James juga menjelaskan tentang Google My Business, dimana dengan adanya Google My Business, bisnis kita dapat terindex di google. Yang ketiga ialah data, data merupakan hal penting bagi kita khususnya bagi market research yang dapat sangat membantu untuk mengembangkan usaha kita. Setiap riwayat pencarian kita akan menjadi data research dan Google Trend menjadi sebuah data market research yang dapat menunjukan trend terkini kepada kita.

Buku berjudul “Creative Disruption: What you Need to do” bisa menjadi salah satu referensi buku koleksi UC Library yang menjelaskan langkah-langkah untuk menghadapi masa seperti ini, seperti kita harus mentransformasikan core bisnis kita, pemanfaatkan IT, pemanfaatan data serta kita perlu berinovasi. Beberapa hal yang kita miliki saat ini, baik teknologi informasi, digital marketing maupun data harus dikembangkan dan bisa kita manfaatkan untuk dapat beradaptasi dalam new normal. Salah satunya dalam bisnis dengan melakukan inovasi dalam media digital agar keberlanjutan bisnis kita dapat berjalan dengan efektif dan efisien.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *