No Sacrifice No Victory | Interview Evan Junior Gunawan (20617012)

Mahasiswa Universitas Ciputra Berprestasi

Mahasiswa Universitas Ciputra Berprestasi

Mahasiswa Universitas Ciputra INA 2017 ini merupakan salah mahasiswa berprestasi UC. Tentunya tidak mudah untuk mencapai sebuah prestasi ditengah kesibukan tugas dan padatnya jadwal kuliah. UC berkesempatan ngobrol tentang capaiannya dan bagaimana Evan menjalani prosesnya.

 

  1. Boleh cerita sedikit prestasimu selama perkuliahan di UC?

Selama menjadi Mahasiswa Universitas Ciputra jurusan Interior Architecture, ada beberapa prestasi yang Tuhan anugerahkan pada saya khususnya dalam ruang lingkup jurusan, salah satu diantaranya adalah terpilihnya karya pertama tugas TA saya di semester 1, bersama dengan 2 anggota kelompok saya yakni Philbert dan Jeremy Christopher Wijaya ke dalam sebuah presentasi yang diadakan oleh divisi Family Bussiness Universitas Ciputra di PT. KAWAN LAMA SEJAHTERA, Jakarta.

KAWAN LAMA SEJAHTERA sendiri merupakan induk perusahaan dari perusahaan retail shop ACE hardware, Informa, ToysKingdom, Chatime, dan berbagai anak perusahaan ternama lainnya. Disana saya diberi kesempatan untuk dapat pitching di hadapan kurang lebih 300 store manager perusahaan retail Ace Hardware dan Informa mengenai keunikan, kelebihan, hingga potensi jual produk aksesoris interior berupa lampu meja dengan dilengkapi beberapa rak buku yang kami namakan sebagai BENEFICIUM tersebut.

Tidak hanya sebatas presentasi, nyatanya produk kami tersebut juga menerima tawaran untuk diproduksi secara masal oleh PT. KAWAN LAMA, namun karena terdapat halangan dalam proses pembuatan proposal, produk kami pun tidak jadi diproduksi secara masal. Meski demikian produk yang menjadi salah satu motivasi saya hingga hari ini untuk dapat terus bergerak maju tersebut sempat dipamerkan di Ciputra World Exhibition Display selama kurang lebih 6 bulan lamanya. Atas hal itu, saya sangat bersyukur kepada Tuhan serta tidak lupa juga berterima kasih kepada Bu Maureen selaku dosen pembimbing saat itu yang senantiasa menuntun kami hingga dapat memunculkan karya yang begitu membanggakan tersebut.

Selain prestasi di atas, beberapa prestasi lain yang Mahasiswa Universitas Ciputra ini raih di semester berikutnya yakni semester 2 ialah, terpilihnya desain booth exhibition ALAM BATIK yang saya desain sebagai tugas TA di semester 2 pada mata kuliah EINAS 2. Meski bukan prestasi di luar lingkup jurusan atau angkatan, desain karya booth yang saya miliki menjadi karya yang mampu menarik minat real client saat itu disamping 4 karya lain yang juga ikut bagian di dalamnya.

Di semester yang sama pada mata kuliah yang berbeda yakni HTINA 2, sekali lagi saya dianugerahkan prestasi dimana tugas TA yang dikerjakan dalam kelompok beranggotakan 5 orang tersebut terpilih untuk dipamerkan dalam UC library lounge, sekaligus menjadi bagian dalam liputan yang diambil oleh koran Harian Jawa Pos. Adapun karya yang saya dan teman-teman buat saat itu adalah sebuah desain sebuah plunge pool yang inspirasinya merupakan peninggalan sejarah dari Candi Trowulan dan Pohsarang.

 

  1. Boleh tahu cerita perjuanganmu dan tips dari kamu biar bisa mendapat prestasi tersebut?

Dalam mencapai prestasi tersebut, tentu tidak lepas dari yang namanya perjuangan. Selama menjadi Mahasiswa Universitas Ciputra jurusan interior architecture, saya hampir setiap malam tidak memiliki waktu tidur lebih dari 5 jam guna mengerjakan tugas secara maksimal. Namun saya percaya hal tersebut pastilah dialami oleh sebagian besar mahasiswa saat ini. Oleh sebab itu saya berpikir  bahwa tips yang paling ampuh bagi saya maupun orang lain  dalam mencapai sebuah prestasi adalah motivasi dan tujuan dari dalam diri kita sendiri. Apabila memiliki motivasi dan tujuan yang kuat, maka sebesar apa pun pengorbanan dan perjuangan yang ada tidaklah menjadi berarti dengan prestasi yang ingin ditempuh. Selain itu perjuangan yang menurut saya paling berarti adalah di tengah studi saya yang tergolong cukup menghabiskan banyak dana ini, saya harus berputar otak dalam menggunakan uang dalam kehidupan perkuliahan saya. Tak jarang saya melewatkan waktu makan, dan memanfaatkan berbagai barang-barang bekas secara maksimal dalam tugas” proyek perkuliahan saya. Sebagai contoh proyek terpilih milik saya untuk desain exhibition booth ALAM BATIK kemarin, sebagian besar bahan pembuatan maket saya berasal dari tugas proyek TA sebelumnya, sehingga  bisa dibilang hampir tidak ada biaya yang saya keluarkan lagi untuk tugas tersebut.

 

  1. Apakah ada rekomendasi buku yang menurutmu setiap mahasiswa INA atau desain harus baca buku itu di UC Library?

Ada 3 buku yang menurut saya bagus di UC Library. Buku berjudul “Sanaa 2008-2011″   karya arsitek jepang Ryue Nishizawa dan Kazuyo Sejima. Buku ini berisi karya fantastis mereka di seluruh dunia seperti Serpentine Gallery Pavilion di London, the Rolex Learning Center di Lausanne, dan Multifunctional Building for the Serralves Foundation di Porto.

Buku kedua berjudul “Sir Banister Fletcher’s a History of Architecture”. Buku ini mengajarkan kesadaran (semenjak mengikuti pelajaran HTINA 1 dan 2) akan betapa hebatnya arsitektur jaman dulu yang sebenarnya masih memiliki prinsip dan elemenny arsitektur masa kini.

Buku terakhir berjudul “Architectural Graphic Standards for Residential Construction” berisi segala hal soal teknis dalam merancang sebuah arsitektur Residensial, yang mana hal itu juga diperlukan oleh angkatan 2018 yang saat ini juga sedang mempelajari mengenai materi tersebut. Selain itu juga kelebihan buku ini sangat komunikatif dengan disertai gambar-gambar yang detail dan jelas.

 

  1. Apa kesan dan pesanmu untuk UC Library?

Kesan saya terhadap UC Library adalah lengkapnya koleksi dan nyamannya situasi dalam library yang membuat saya betah dan tidak bosan untuk berlama-lama di dalam perpustakaan. Selain itu, koleksi buku-buku yang berkualitas sangat membantu saya dalam memperoleh ilmu baru yang menunjang perkuliahan saya. Sehingga pesan saya untuk UC library adalah pertahankan dan terus berkembang dalam memberikan koleksi-koleksi buku terbaru dan berkualitas sehingga, semakin banyak mahasiswa yang dapat memperoleh ilmu lebih, yang tentunya juga memunjang kehidupan perkuliahan mereka untuk dapat berprestasi di masa depan. Sebab perpustakaan adalah pintu utama yang paling mudah dan terdekat bagi mahasiswa dalam menggapai ilmu pengetahuan.

 

ARTIKEL TIPS MENCINTAI PEKERJAAN

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *