Inspirasi Lampu Noguchi.Majalah Rumahku.No.136.X.2017.Hal.52-53

Awali era perkembangan modernisasi art and craft, pematung dan perangcang lampu dari negeri sakura Jepang, Isamu Noguchi (1904-1988) telah mengilhami perkembangan desain lampu.

Kekuatan estetika yang di hasilkan dari pendar cahaya di balik ‘pembungkusnya’ mampu merubah wajah lama desain lampu yang organamentik dan berkesan berat menjadi desain yang ringan, simple, clean dan dinamis. Berbekal material kertas dan bentukan organik desain lampu karya Noguchi ini telah mencuri perhatian perusahaan retail Ikea untuk memasarkannya dan menjadi produk lampu yang fenomenal dan melampaui jamannya.

Ditangan Noguchi ini sentuhan cahaya lembut yang berpendar melalui kertas putih khas negeri Jepang dimainkan begitu bebas, mengalir ringan dengan bentukan 2 shape yang sederhana dan berkarakter kuat. Berbekal material kertas dan struktur rangka besi mampu menciptakan kombinasi desain yang harmonis, ringan estetik dengan warna yang di hasilkan dari pendar lampu dan tentu saja fungsional sebagai obyek penerang ruang.

Cahaya lampu yang keluar dan di serap oleh layer kertas selubung lampu juga mampu menciptakan efek tertentu yang pada akhirnya dapat menghidupkan suasana interior sebuah ruangan. Gaya organik terlihat dari bentuk lampu yang meliuk-liuk mampu memberi kesan dinamis, bebas dan elegan.

Inspirasi dari Noguchi mungkin menjadi sumbu pemicu lahirnya banyak tipe desain lampu sejenis namun dengan alternatif kombinasi material yang berbeda. Pilihan menggunakan material fabric sebagai penutup lampu barangkali menjadi alternative yang menarik karena tekstur dan variasi warna serta motif rajut dari bahan tekstilnya dapat memberikan nuansa visual yang memikat mata.

Berkreasi sendiri

Kreasi yang paling menarik dan menantang barangkali bisa di lakukan dengan membuat sendiri pembungkus lampu dengan menggunakan material dari bahan material dari baju hangat (sweater) yang sudah tidak terpakai. Alternatif lain yang bisa digunakan adalah tshirt atau stockings yang mempunyai daya elastisitas tinggi dengan warna-warna pastel yang lembut.

Beberapa hal yang perlu mendapat perhatian ektika akan membuat lampu ini sendiri adalah dengan terlebih dahulu menentukan besaran diameter dari ring metal yang akan di pakai. Besaran diameter ini akan disesuaikan dengan bagian tertentu dari sweater yang akan digunakan. Biasanya pilihan yang paling tepat adalah menggunakan bagian lengan dari sweater ini sebagai pembungkus rangka metal. Agar bahan sweater dan ring rangka metal tidak mudah bergeser maka pertemuannya perlu dijahit rapi. Teknik jahit tangan menggunakan benang dengan warna dan jenis yang sesuai pilihan makin membuat produk ini menjadi ekslusif. Selamat berkreasi.

 

Sumber: Rumahku.No_.136.X.2017

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *