Inovasi Restoran Gairahkan Hotel. Jawa Pos, 16 November 2020 hal 19. Agoes Tinus Lis Indrianto. Fakultas Pariwisata.

Tanggap Selera dan Kebutuhan Pasar

SURABAYA, Jawa Pos – Peningkatan okupansi hotel menunjukkan grafik naikmeski perlahan. Manajemen hotel harus terus mencari cara untuk menggenjot pemasukan. Pada perkembangannya, banyak lini lain yang dimanfaatkan.

“Selain bikin bundling kamar long stay, ada yang mulai jual paket pernikahan outdoor dan buat inovasi di restorannya,” ucap Agoes Tinus Lis  Indrianto, dekan Fakultas Pariwisata Universitas Ciputra.

Sebelum pandemi, restoran hotel memang sudah sering memberikan paket makan keluarga. Saat ini mereka didorong untuk memiliki inovasi lainnya. Misalnya, meluncurkan menu-menu sesuai acara. “Kemarin kami sempat keluarkan menu kue bulan, sesuai dengan perayaan Festival Musim Gugur,” ucap Emiliana Ayundra, marketing communication Ciputra World Surabaya Hotel.

Inovasi juga bisa berupa kreasi menu mutakhir atau menu spesiffic tertentu. Bergantung dengan konsep restoran yang dimiliki. Apakah modem,fusion, atau tradisional. Peluncuran menu baru dikenalkan lewat media sosial. “Atau ada juga yang bildn layanan pesan antar atau delivery,” ucap Agoes yang juga pengurus PHRI Jawa Timur.

Communications Manager ShangriLa Hotel Novy Amelia Sanjaya mengatakan, layanan delivery juga diluncurkan hotelnya. “Sebelumnya kami buat di beberapa restoran biasa. Sekarang kami coba konsep buffet to go,” ucap Novy. Pemesan dari rumah bisa memilih jenis-jenis menu apa saja yang diinginkan melalui messenger.

Selain itu, pelayanan makan di tempat atau dine in harus optimal. Hal tersebut bertujuan untuk meyakinkan pengunjung bahwa higienitas makanan dan lokasi sudah bagus. “Kami coba turunkan interaksi dan kontak erat antara tamu dan chef-nya,” jawab Novy.

Menurut dia, hal tersebut direspons cukup baik oleh tamu. Buktinya, perlahan jumlah kunjungi terus naik hingga saat ini. Selain dari restoran, Agoes menemukan banyak manajemen hotel yang melakukan Penghematan biaya operasional. “Listrik, air, dan dari karyawan tanpa minurunkan kualitas layanan,” tegas Agoes. (dya/c13/ady)

 

 

Sumber: Jawa Pos. 16 November 2020. Hal . 19

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *