Hasil Praktik Kopi Jadi Charity. Jawa Pos. 4 September 2018. Hal. 23_Moses Soediro dosen Culinary Business.

SURABAYA – setiap praktik bikin kopi untuk mata kuliah beverage art, mahasiswa jurusan Culinary Business Universitas Ciputra kemarin (3/9) punya aneka jenis seduhan yang berlebih. Mulai Americano, coffee latte, cappuccino, long black, dan espresso. Daripada dibuang, mereka mengubahnya jadi uang. Bukan untuk mereka melainkan dikirim buat para korban gempa di Lombok.

“Sebenarnya kita tidak membatasi. Yang tidak mau berdonasi juga masih bisa menikmati kopi ini dengan gratis,” jelas Moses Soediro, dosen jurusan tersebut.

Bersenjata dua mesin kopi, mereka menghasilkan ratusan gelas untuk teman-temannya yang berkumpul di area corepreneur. “Kita belum manasin mesin udah banyak yang datang,” papar Armrlia Regina Tanaya, salah seorang mahasiswa yang bertugas.

Moses menambahkan, pada minggu lalu kloter pertama Cup for lombok bisa menghabiskan sekitar 700 cup dengan 6 kilogram kopi per dua hari. “Donasi yang terkumpul pun luar biasa. Bisa sampai Rp 6 juta,” jelasnya.

Acara itu pada minggu pertama diselenggarakan pada 27-28 Agustus dan minggu kedua pada 3-4 September. “Jadi, belajar dari minggu lalu dengan banyaknya antusiasme teman-teman, kini tiap hari kita sediakan 400 cup,” tambah Moses. (ama/c15/any)

Sumber : Jawa-Pos.4-September-2018.Hal.23

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *