Galakkan Ternak Cupang Tekan Jentik Nyamuk. Jawa Pos.13 Januari 2020. Hal. 23

SURABAYA, Jawa Pos – Berbagai cara dilakukan untuk menangkal demam berdarah dengue (DBD). Mulai pemeriksaan jentik hingga fogging. Namun, langkah berbeda diambil Kelurahan Putat jaya, Kecamatan Sawahan. Warga diajak untuk budi daya ikan cupang. Tujuannya menekan keberadaan jentik di kamar mandi.

Pihak kelurahan menggandeng Universitas Ciputra (UC) dan menghadirkan peternak ikan cupang. Warga mendapat materi cara beternak ikan cupang secara benar. Diharapkan, pada masa mendatang, warga bisa mendatangkan dua manfaat. Yaitu mengurangi jentik dan menambah pemasukan dair penjualan cupang.

Kepala Puskesmas Putat Jaya dr Ayu Ekanita menuturkan, tahun lalu Putat Jaya masuk peringkat ketiga wilayah yang paling banyak terjangkit DBD. Salah satunya dipicu faktor kepadatan penduduk. Di samping itu, kesadaran sanitasi masih kurang.

Lurah Putat Jaya Bryan Ibnu Maskuwaih pun menyadari bahaya DBD. Untuk meningkatkan antusiasme warga, pencegahan harus diimbangi pengembangan kesejahteraan. Salah satunya beternak ikan cupang. Warga diberi modal satu pasang ikan cupang untuk diternak. “Dari ini, diharapkan ikan tersebut bisa dibudidayakan warga,” tuturnya kemarin (12/1)

Lea Sutriyani, koordinator jumantik Putat Jaya, menyebutkan bahwa ada 60 pasang induk ikan cupang yang dibagikan. Semuanya berkualitas super. Diharapkan, ikan itu mudah bertelur sehingga benihnya bisa dibagikan kepada warga lainnya.

Beternak ikan cupang memang cukup susah. Salah sedikit, bisa jadi ikan malah bertarung. Namun, semuanya dapat diatasi dengan beberapa cara. Misalnya memisahkan jantan dan betina. Caranya mudah, yakni dilihat dari warna dan ekornya. Cupang betina lebih kecil, ekornya pendek, dan warnanya pudar. “Kalau jantan sebaliknya, bentuknya bagus dan ekornya panjang,” papar praktisi ikan cupang Dani Rangga Farian (omy/c14/ady)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *