Dosen Universitas Ciputra Surabaya Menerima Hibah 400 jt untuk Meneliti Start-up di Indonesia. timesindonesia.co.id. 25 Juni 2021

https://www.timesindonesia.co.id/read/news/354898/dosen-universitas-ciputra-surabaya-menerima-hibah-400jt-untuk-meneliti-startup-di-indonesia

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Pada tahun 2021, 3 akademisi dari Universitas Ciputra atau UC Surabaya mendapatkan kepercayaan dari pemerintah Indonesia untuk melakukan penelitian tentang start-up.

Secara khusus, Dr. Ir. Tony Antonio, Agoes Tinus Lis Indrianto, Ph.D dan Liestya Padmawijaya, S.T.,M.M,  menerima dana hibah penelitian dari DIKTI melalui skema Penelitian Dasar Unggulan Perguruan Tinggi, sebesar Rp 400 jt selama 2 tahun.

Hibah ini untuk membiayai penelitian mereka  dalam mencari tahu pola kepemimpinan yang bagaimana yang bisa membawa kesuksesan dari start up.

Dalam penelitian ini, mereka mengindikasikan beberapa masalah dalam pendirian start-up seperti mentalitas pemimpin, inovasi, kurangnya pengetahuan umum dan ekosistem.

Secara lebih mendalam, penelitian ini akan mengkaji pengaruh perilaku pemimpin terutama pemimpin yang melayani – Servant Leadership – terhadap inovasi tim pada start-up dengan ambidexterity sebagai mediasi.

Populasi penelitian adalah start-up pada tiga kota utama yaitu Jakarta, Surabaya dan Bandung. Dalam mengumpulkan data, maka akan ada kuesioner diberikan pada anggota start-up; dan juga akan ada banyak diskusi yang mendalam dengan para pemimpin (CEO) dari para start up tersebut. Adapun secara lebih detail tujuan penelitian untuk mencari tahu bagaimana perilaku pemimpin yang melayani (Servant Leadership behavior) dapat mempengaruhi inovasi tim.

Kemudian mempelajari bagaimana penerapan proses mediasi dan moderasi yang membantu mendorong pemimpin untuk mengembangkan kreatifitas dan inovasi pada tim start up.

Dr. Tony Antonio, yang sekaligus adalah Ketua dari Sekolah Bisnis Universitas Ciputra di Makasar, menyampaikan bahwa beberapa variable yang akan ditelaah antara lain kemampuan untuk mengoptimalkan yang sudah kelihatan dan menggali yang belum kelihatan (ambidexterity) sebagai variable mediasi, iklim didalam tim (team climate), dan prototipikalitas pemimpin (leader’s prototypicality).

Secara garis besar penelitian ini mempunyai manfaat ganda. Yang pertama adalah manfaat praktis; dimana penelitian ini akan membantu pendiri start-up untuk mengembangkan perilaku kepemimpinan yang tepat ketika memimpin anggota start up untuk berinovasi.

Yang kedua adalah manfaat teoritis; yaitu hasil penelitian akan memberikan berkontribusi pada pengetahuan dalam bidang inovasi, inovasi tim, perilaku kepemimpinan yang melayani dalam start-up.

Disampaikan oleh Agoes Tinus Lis Indrianto, Ph.D , bahwa hasil penelitian ini diharapkan bisa memberikan sumbangsih dalam pengembangan SDM (sumber daya manusia) , khususnya untuk meningkatkan kualitas start-up di Indonesia.

Selain itu, diharapkan juga luaran dari penelitian ini berupa artikel ilmiah yang akan dipublikasikan dalam jurnal internasional bereputasi dan juga dipresentasikan di seminar internasional, sehingga bisa berkontribusi pada pengembangan kajian akademik tentang start-up di Indonesia. (*)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *