UC News 2019 parrent category

Mendeteksi Kesehatan Hubungan dengan Pasangan. Jawa Pos. 6 Desember 2019.Hal.19. Jenny Lukito Setiawan. PSY

Dari Psikoedukasi Healthy Relationship

 

SURABAYA, Jawa Pos – Sering menghadapi kecemburuan yang berlebih, cemas, dan terkadang posesif kepada pasangan? Sering menjadi korban kekerasan dalam berpacaran? Nah, bisa jadi itu tanda-tanda relationship yang kurang sehat.

Hal itu disampaikan guru besar psikologi Universitas Ciputra (UC) Prof Jenny Lukito Setiawan dan Esla Lanang Sanjaya selaku dosen psikologi UC dalam psikoedukasi Healthy Relationship di lantai 6 Gedung UC kemarin (7/12). Jenny menyatakan, masalah dalam relationship, baik yang masih pacaran maupun yang sudah berumah tangga, biasanya berupa kecemburan, posesif, dan kadang sampai muncul kekerasan, baik verbal maupun fisik.

Menurut dia, kecemburuan merupakan hal yang wajar dalam suatu hubungan. Kecemburuan menjadi tidak wajar jika keluar secara berlebihan dan cenderung tidak rasional. Hal ini menjadi salah satu tanda bahwa hubungan tersebut sedang tidak sehat. “Apa-apa selalu menuding pasangan, kamu bagini ya, kamy begitu ya, padahal tidak begitu,” terang Jenny.

Cemburu yang berlebihan juga mengarah kesikap posesif terhadap pasangan. “Over pro tective ya posesif,” tegasnya.

Nah, hal itu biasanya disebabkan adanya rasa ingin mendominasi pasnagan. Bisa karena pengaruh tidak pervaya dan masih banyak faktor pendukung lainnya. “Itu juga menandakan hubungan yang tidak sehat dan memang perlu diperbaiki, ujarnya.

Dua tanda hubungan tidak sehat tersebut juga berdampak pada terjadinya kekerasan dalam hubungan. Kekerasan dalam hubungan itu disebabkan ketidaktahuan pasangan terebut terhadap relationship yang sehat dan yang tidak sehat. Juga kesadaran masing-masing dalam berhubungan.

Bahkan, kasus terbanyak yang Jenny tangani selama ini, maslaah dalam hubungan disebabkan tidak saling memahami satu sama lain. “Sehingga muncul kekerasan dalam kata-kata dan lambat laut juga terjadi kekerasan fisik,” katanya,

Bagaimana mengatasinya? Esla Lanang menyampaikan beberapa tip agar tidak cemburu berlebihan, tidak posesif, dan bisa meminimalkan kekerasan dalam hubungan. Menurut dia, jika ada rasa cemburu, segera ajak pasangan untuk mengobrol. Bisa jadi, yang dilihat dan yang didengar tidak benar. “Tanya langsung sama pasangan,” tegasnya.

Jika memang tidak terlalu percaya kepada pasangan, bertanyalah kepada teman-teman sekitar. Selanjutnya, bangun kepercayaan diri sendiri, bukan fokus pada kelamahan. Misalnya, karena jelek, kurang tinggi, atau kurang putih. “Meskipun mempunyai kekurangan, yakinkan hati bahwa diri sendiri memiliki kelebihan yang memang pantas untuk pasangan,” katanya. (his.22/tia)

 

 

MASALAH YANG KERAP MUNCUL

 

Cemburu Buta

  • Trauma masa lalu
  • Pernah dikhianati
  • Kurang percaya diri dan kecemasan tinggi
  • Kurang komunikasi dan klarifikasi

 

Posesif

  • Cemburan yang amat
  • Adanya rasa ingin mendominasi
  • Protektif yang over
  • Kurangnya kepercayaan diri

 

Ketika Terjadi Kekerasan Verbal dan Fisik

  • Kurangnya pemahaman tentang hubungan
  • Minim kesadaran satu sama lain
  • Tidak saling memahami satu sama lain
  • Kurangnya komunikasi antar sesama
  • Kurangnya penghargaan kepada pasangan

 

Sumber: Jawa Pos, 8 Desember 2019. Hal 19

Bijak Menghadapi Buah Hati yang Baru Lulus_Desakan Cari Kerja Bikin Pusing. Jawa Pos. 6 Desember 2019.Hal.7. Livia Yuliawati. PSY

Desakan Cari Kerja Bikin Pusing

 

ANEKA PILIHAN SETELAH WISUDA

 

MENIKAH SEBELUM SEMPAT BERKARIR

Bukan masalah. Tentu masalah bekerja setelah menikah bisa dikomunikasikan dengan significant others, baik orang tua maupun pasnagan. Namun, pad amasa sekarang, banyak pekerja yang jam kerjanya relatif fleksibel. Pekerjaannya pun tidak selalu menuntut berada di kantor. MIsalnya, menjadi freelancer bidang desain atau make-up artist.

 

INGIN MENGAMBIL JEDA, TIDAK SEGERA BEKERJA SETELAH LULUS

Sah-sah saja. Namun, komunikasikan dengan orang tua. Pastikan ada rencana jelas. Kapan liburan diakhiri, rencana setelah liburan berakhir, dan lain-lain. Jadi, tidak sampai hilang arah setelah masa liburan selesai,

 

IDEALIS DALAM MEMILIH KERJA

Orang tua dan anak perlu berdiskusi. Buka wawasan anak tentang pekerjaan yang ada. Jika perlu, ajak mereka mengobrol dengn rekan yang berpengalaman di bidang pekerjaan yang diinginkan anak. Jangan sampai idealisme dalam mencari kerja dalam mencari kerja membuat anak hanya punya satu rencana.

 

HARUS SEGERA BEKERJA KARENA TUNTUTAN EKONOMI

Jangan buru anak untuk segera mendapat pekerjaan. Ajak anak berdiskusi tentang pilihan pekerjaannya. Dengan begitu, mereka tidak stres dan terbebani oleh tuntutan keluarga.

 

DIMINTA MENDAFTAR CPNS

Dalam bidang-bidang penempatan PNS. Cari yang setidaknya mendekati bidang keahlian anak. Jadi, mereka tetap bisa menyalurkan passion ketika bekerja kelak.

 

BUKA USAHA BARENG TEMAN

Buka diskusi dengan anak. Pastikan mereka tertarik memulai membuka usaha karena memang memiliki minat. Anak pun tidak terpaksa menjalaninya.

 

“Sudah wisuda, ya? Rencananya kerja di mana?” Pertanyaan tersebut mungkin terdengar sepele. Namun, bagi yang ditanya, hal itu bisa memusingkan. Seakan-akan keberhasilan hanya diukur dengan mendapat pekerjaan.

 

SETELAH lulus. (idealnya) lanjut bekerja. Anggapan tersebut seolah sudah mendarah daging di Indonesia. Para fresh graduate diharapkan bisa mendapatkan pekerjaan setelah wisuda. Alhasil. masa-masa setelah wisuda pun diisi pcnantian panggilan kerja bagi sejumlah lulusan baru.

Psikologi Vivi Kurnia Lestari Mpsi menjelaskan, periode itu merupakan peralihan yang berdampak besar buat anak, ”Di masa itu anak sudah lulus. Dari awalnya harus ngampus atau bertemu dosen jadi tanpa aktivitas,” ucapnya. Sebenarnya, periode kosong tersebut bukanlah sesuatu yang salah. Apalagi, anak baru saja menuntaskan tugas akhir yang mungkin menyita perhatianya.

Psikologi yang juga guru bimbingan karir Sekolah Alam Insan Mulia (SAIM) Surabaya itu melanjutkan, periode tersebut justru bisa jadi bumerang. Terlebih jika anak mendapat tekanan dari lingkungan sekitar. Misalnya desakan segera kerja oleh keluarga besar. Atau teman-teman seangkatan anak sudah mendapat pekerjaan. Menurut Vivi, hal itu bisa menimbulkan setres.

“Muncul rasa rendah diri karena anak tidak mampu mencapai standar sukses yang diharapkan orang sekitar. Mereka juga cenderung membandingkan dengan teman,” ungkapnya. Padahal, masa tcrscbut bisa dimanfaatkan. Misalnya, mengikuti worshop atau pelaihan. “Pengayaan Ini bisa menambah value anak di mata perekrut kerja.” lanjut Vivi

Sementara itu, psikolog Livia Yuliawan SPSI MA PhD menilai peran orangtua pada masa mencari kerja sangat pcnting. Menurut dia, Ibu dan ayah perlu ikut “belajar” bersama anak. Terutama tcrkait ragam profesi masa kini. “Pendekatan kerja milenial cukup beda. Banyak pekerjaan sekarang yang enggak ada di zaman lbu-bapaknya,” paparnya.

Livia mencontohkan profesi vlogcr dan remote workers alias profesi yang memungkinkan tugas kcria dilakukan di luar kantor. Psikolog sekaligus dosen Universitas Ciputra Surabaya itu menilai anak muda masa kini lebih fleksibel dalam hal bekerja. Satu orang bisa merangkap beberapa role. misalnya. menjadi make-up artist sekaligus vloger.

Pilihan lain. bekerja freelance di beberapa bidang sekaligus. Jadi. mereka cenderung mencari pekerjaan yang dinamis dun fleksibel. “Dari sejumlah Studi komparasi, masa kerja milenial rata-rata 2-3 tahun. Setelah itu. banyak yang pindah bekerja atau merintis karir sendin,’ jelasnya.

Karena itu. lanjut Livia, orang tua dan anak perlu berdiskusi. “Orang tua punya pengalaman, termasuk dari teman. Di sisi lain, anak punya idealisme dan potensi. Dua hal itu perlu dipertemukan,” tuturnya.

Livia maupun Vivi menegaskan. anak perlu mengenal potensinya sebelum mencari pekerjaan Caranya, lewat diskusi serta kilas balik masa sekolah hingga kuliah. Karakter anak juga patut dipertimbangkan. Dengan begitu, ketika bckerja, anak tidak merasa terbebani. “Diharapkan. potensi anak bisa maksimal lewat jalur karir yang dipilih,” ujar Livia. (fam/c18/nda)

 

Magang untuk Tambah Pengalaman

MASA magang adalah kesempatan emas buat anak. Sebab, pada masa tersebut. mereka bisa merasakan budaya dalam sebuah kantor atau lembaga. “Ini adalah periode test: the water. Saat magang, anak tentu bisa menyimpulkan, mereka cocok enggak dengan pekerjaan seperti Ini,” papar Livia. Karena Itu, pemilihan lokasi magang hendanya bcnar-bcnar dipertimbangkan dengan matang.

Dia mcnjelaskan, magang seyogianya dilalui dcngan sungguh-sungguh. Tidak sekedar memenuhi mata kuliah, ”Sebab, masa magang ini bisa jadi portofolio yang membantu saat cari kerja,” tegas Livia. Anak, saran dia, hendaknya mcnjalin rekanan yang baik semasa magang. “Kalau cocok, bisa dilanjutkan. Kalau enggak, anak bisa mempertimbangkan profesi lain yang masih sesuai bidang keahlian mereka,” imbuhnya.

Vivi menambahkan, mereka yang mencari kerja juga bisa mengambil opsi magang. Memang, durasi kontrak kerja umumnya tidak terlalu lama. Pelamar magang, terutama di luar tuntutan studi, perlu menyadari hal tersebut. “Fokus magang memang mencarl pengalaman. Bukan lantas mencari penghasilan.” tuturnya.

Pilihan magang menguntungkan mereka yang punya utang tua atau kerabat pemiIik usaha. “Anak bisa belajar. Di sisi lain. pihak employer mendapat masukan karena fresh graduate punya visi dan misi yang segar.” ungkap Vivi. Meskipun magang di usaha kerabat, anak punya kedudukan sama dengan pegawai lain. Dengan demikian, tidak perlu ada perlakuan khusus. (fam/c6/nda)

 

Sumber: Jawa Pos, Jumat 6 Desember 2019. Hal 7

Blusukan Sejarah_Belajar dan Menikmati Keindahan Arsitektur Masa Lalu. Radar Surabaya. 6 Oktober 2019. Hal.2. Chrisyandi Tri Kartika_LIB

Bagi sebagaian besar orang, bangunan kuno memberikan kesar angker dan menakutkan. Namun lain dengan mereka pencinta sejarah. Yang melihat bangunan kuno seasyik nongkrong cantik di mal penuh gemerlap lampu.

Ismaul Choiriyah (Wartawan Radar Surya)
ITULAH mengapa banyak sekali komunitas pecinta sejarah yang doyan blusukan ke kampung-kampung juga bangunan-bangunan lama. Karena selain belajar sejarah, tujuan sebenernya adalah untuk menuntaskan hasrat dan kecintaan pada keunikan bangunan lama. Dengan mengamati dengan seksama, mendiskusikannya tipis-tipis lalu mengabadikan keindahan bangunan itu ke dalam bidikan kamera.
Tak perlu dalam sekali mengerti sejarahnya. Cukup tahu, jepret detail sana detail sini. Berimajinasi tentang suasana yang lalu sudah cukup. Begitu saja sudah memberi kepuasan tersendiri.
Seperti yang dilakukan oleh Komunitas Pernak Pernik Surabaya Lama  (PSL) Sabtu pagi (5/10). Alih-alih duduk di depan layar televisi di rumah, mereka memilih mengeksplor kota tua Surabaya. Setidaknya dua puluh anggota komunitas mengikuti agenda blusukan rutin semi dadakan kala itu. Mereka mengunjui bangunan-bangunan lama di kawasan Surabaya Utara.
      Blusukan  di mulai dari Jalan Rajawali. Yang di era koloial menjadi pusat pemerintahan Surabaya. Sembari blusukan, Chrosyandi Kartika, selaku Ketua PSL menjelaskan berbagao catatan sejarah mengenai tempat-tempat yang dikunjungi. “Di aini dulu ada gedung residen. Tmpetanya bersebelahan dengan Bank Mandiri, berseberangan dengan jembatan merah,” ujarnya.
Selain menjadi pusat pemerintahan, di Jalan Rajawali dulunya adalah kawasan perkantoran. Di antaranta adalah keberadaan Bank Escompto yang kini dikenal dengan Bank Mandiri.
Blusukan pun berlanjut digang-gang kecil dibelakang Bank Mandiri. Di jalan kecil yang bisa muat satu mobil ini juga terdapat banyak bangunan peninggalan era kolonial dengan beberapa bangunan yang mendapatkan plakat cagar budaya oleh Pemerintah Kota Surabaya.
Satu yang paling berkensan adalah bangunan toko sirup yang sudah ada sejak tahun 1923 Siropen Heritage namanya. Yang awalnya merupakan pabrik limun rumahan yang di dirikan oleh J.C Van Drongelen. Yang masih produksi hingga sekarang.
“Di sini, dulu ada banyak rumah-rumah yang fungsinya di jadikan sebagai rymah tinggal para karyawan pabrik. Dibuat dekat dengan pabrik di kawasan sini agar tidak menempuh waktu lama untuk bekerja,” ujarnya.
Meski lelah mengitari kawasan kota tua selama 2,5 jam, lelah itu tidak ada arti. Karena masing-masing orang dapat memanjakan mata menikmati bangunan-bangunan indah yang sulit ditirukan saat ini (*/nur)

Cukup 5 Cangkir Tanpa Gula. Jawa Pos. 24 Desember 2019. Hal.7. CB

 

Meminum kopi alias ngopi sudah menjadi keseharian banyak orang. Apalagi, sekarang banyak kedai kekinian. Kopi jadi lebih mudah didapat dengan varian rasa beragam pula.
KOPI tidak asing bagi penduduk tanah air. Minuman olahan biji kopi itu disebut sebagai pengusir kantuk yang mujarab. Terutama karena kadar kafeinnya. Qonita Rahmah SGz Msc (Nutz & Diet) memaparkan, kopi punya kandungan baik lainnya. “Kopi juga tinggi antioksidan dan polifenol yang berfungsi menangkal radikal bebas,” ujarnya.
      Qonita menjelaskan, kopi juga memiliki senyawa asam yang ikut membentuk rasa. Kadar kandungannya tersebut bisa berubah, bergantung proses penyangraian. “Senyawa inilah yang punya efek ke asam lambung. Terutama bagi yang punya mag atau pencernaan sensitif,” imbuhnya.
      Dia melanjutkan, dalam tubuh, kopi dicerna sebagaimana makanan lainnya. “Metabolisme kopi relatif sama seperti yang lain. Tapi, kandungan kafeinnya memang bisa menggangu penyerapan zat besi dan kalsium,” terang ahli gizi sekaligus staf Departemen Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga Surabaya itu. Jadi, konsumsi kopi sebaiknya tidak berlebihan.
      Menurut Qonita, kadar kafein yang disarankan untuk dikonsumsi adalah 400 mg per hari. Setara 4-5 cangkir kopi hitam biasa tanpa gula. Batasan tersebut bisa lebih tinggi atau rendah, sesuai toleransi seseoang pada kafein. Untuk ibu hamil dan menyusui, batasannya lebih rendah.
      Anjuran konsumsi kopi untuk bumil dan busul tercantum dalam Permenkes Nomor 41 Tahun 2014 tentang Pedoman Gizi Seimbang. Batasannya 100-300 mg kafein per hari. “Yang dikhawatirkan, konsumsi berlebih bisa menganggu penyerapan zat besi. Ibu jadi berisiko anemia,” lanjutnya.
      “Keamanan” kopi untuk dikonsumsi tiap hari juga dijelaskan Moses Soediro SE., BBA MM. Dosen pencinta kopi itu menerangkan banyak cara untuk menghindari efek yang tak diinginkan setelah minum kopi. “Mulai memilih jenis kopi sampai cara pengolahan. Jika konsumsinya tepat, tubuh justru mendapat manfaat baik dari kopi,” tuturnya.
      Kepala Program Studi Culinary Business Universitas Ciputra Surabaya itu mebambahkan, opsi terbaik adalah kopi freshly brewed. Alias segar dan baru saja diseduh. “Sebaiknya buat dalam porsi sekali minum habis,” katanya. Sebab, kadar kafein pada kopi yang didiamkan akan naik walaupun tidak signifikan.
      Jika tak memungkinkan membuat kopi segar sekali minum, kopi sachet bisa jadi pilihan. Moses pun berbagi tip dalam memilih kopi kemasan. “Baca label bahannya. Ada kopi instan berbahan dasar ekstrak yang notabene lebih sulit dierna,” tegasnya (fam/c18/jan)
KENALI JENISNYA
KOPI HIJAU
Biji kopi yang tidak melalui proses roasting (sangrai). Kandungan mineral dan vitamin C relatif tinggi sehingga dipercaya baik untuk kesehatan. Namun, kadar karbondioksidanya juga cukup tinggi sehingga bisa menyebabkan kembung.
KOPI DECAFFEINATED
Kopi yang telah melalui treatment tertentu sehingga kadar kafeinnya berkurang. Kadar kafeinnya bisa mencapai 3–5 mg per sajian, bahkan ada yang mampu mencapai 6 mg kafein
KOPI DENGAN CAMPURAN HERBAL
Umumnya, kopi diberikan label sesuai campurannya (misal : kopi ginseng, kopi tongkat ali, dll). Hingga kini, belum ada riset khusus yang mengulas pengaruh tambahan tersebut pada metabolisme kopi dalamnya.
CARA MENYEDUH
SUHU IDEAL UNTUK MENYEDUH KOPI BERADA DI KISARAN 90-97 DERAJAT CELSIUS
Jika menggunakan air dari dispenser, buang air panas yang keluar di 1-2 detik pertama karena belum mencapai suhu ideal. Jika menggunakan air mendidih, biarkan selama 1-2 menit sebelum dituang pada kopi
JANGAN MINUM KOPI SEGERA SETELAH DISEDUH
Untuk yang gemar kopi tubruk, jangan minum kopi dalam periode blooming (permukaan kopi naik dan berbusa). Biarkan hingga permukaan kopi turun.
CERMATI TAMBAHAN KOPI
Untuk penderita diabetes atau mereka yang punya risiko diabetes, perhatikan tambahan gula (atau sirup) dalam kopi. Sebab, meski sering kali tidak terasa, hal itu bisa meningkatkan kalori kopi. Di samping itu, efek kopi bisa meningkat hingga 2 kali lipat ketika ditambah gula.
PAHAMI PENYIMPANAN KOPI
Untuk kopi bubuk, masa penyimpanan ideal adalah 2 minggu. Untuk biji kopi yang telah di sangrai, masa simpan ideal 1-2 bulan (sebelumnya biarkan *istrirahat* selama 2 minggu untuk kurangi kadar karbodioksida).
FAKTA KOPI
Dalam riset pada 2018, konsumsi kopi hitam biasa (tanpa gula) 1-5 cangkir per hari bisa mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Pada orang-orang yang telah memiliki gangguan jantung, konsumsi kopi juga tidak berpengaruh pada keparahan penyakit.
Kebiasaan ngopi bisa berpengaruh pada tekanan darah. Dalam riset yang dilakukan pada 2016, orang-orang dengan hipertensi (tekanan darah tinggi) terkontrol tidak dianjurkan mengonsumsi lebih dari 3 cangkir per hari
Ada kelainan gen yang bisa mengakibatkan seseornag memiliki metabolisme kafein yang tidak baik. Pertama, kombinasi gen CYPIA1 (enzim yang berfungsi mencerna 95 persen kafein yang dikonsumsi) dan AHR (mengontrol produksi enzim CYPIA2). Metabolisme kafien dalam tubuh lebih lama.
Kedua, abnormal gen ADORA2A yang membuat tubuh sensitif pada kafein. Tubuh bereaksi berlebihan ketika mengonsumsi kafeun. Misalnya, tidak bisa tidur hanya karena minum satu gelas kopi.

Sumber: Jawa Pos, 24 Desember 2019. Hal 7

Harapan Pada Menparekraf: Fokus pada Wealth Created Tourism. Venue. No.146 Desember 2019. Hal.22,23. Dewa GS_HTB

Latih Gus Jadi Guide, Warga Bikin Sipku. Jawa Pos. 18 Desember 2019. Hal.23. Dewa GS_HTB

Anak-Anak Belajar Coding. Jawa Pos.19 Desember 2019. Hal.19

 

Surabaya, Jawa Pos – beberapa siswa sekolah dasar mengisi waktu libur mereka dengan mengikuti program belajar coding yang diselenggarakan Studi Teknis Informatika Universitas Ciputra (UC) kemarin (18/12). Anak-anak langsung mempraktikkan dasar-dasar coding tersebut dengan membuat aplikasi game sederhana.

Program coding untuk game itu diselenggarakan mulai senin (16/12) hingga kemarin. Setiap hari meereka menyelesaikan satu game. Delapan anak SD tesebut membuat game Flappy Bird versi mereka dengan dasar-dasar Coding yang dipelajari diawal program.

Permainan berbasis android dan IOS tersebut awalnya memang dibuat oleh Ngueyen Ha Dong asal Vietnam yang diluncurkan pada Mei 2013. Dari game yang sudah banyak penggunannya itu, anak-anak diajari cara pembuatan dari awal hingga game tersebut bisa dioperasionalkan.

Laura Mahendratta Tjahjono dosen Teknik Informatika UC, mengarakan bahwa program itu sengaja dirancang saat liburan sekolah. Dengan demikian, waktu anak-anak sekolah dasar tidak melulu habis untuk bermain game di gadget.

Namun, lewat program belajar coding game itu, anak-anak dari berbagai latar belakang dialatih untuk memanfaatkan waktu liburnya dengan belajar membuat game. “anak-anak yang biasa bermain game buatan orang kini sejak dini kita latih belajar memproduksi game sendiri,” ucapnya.

Laura mengungkapkan, sudah saatnya anak-anak terbiasa dan terlatih dengan teknologi sejak dini. “jika sejak kecil kita biasakan membuat, besarnya nanti bisa kreatif dan paten dalam pengembangan aplikasi game,” ungkapnya.

Sumber: Jawa Pos.19 Desember 2019. Hal.19

Sejarah Panjang Hotel Majapahit (27)_Penataan Taman Hotel Bergaya Klasik. Radar Surabaya. 8 Oktober 2019. Hal.3. Maureen Nuradi

Sejarah Panjang Hotel Majapahit (27)_Penataan Taman Hotel Bergaya Klasik. Radar Surabaya. 8 Oktober 2019. Hal.3. Maureen Nuradi

 

Keindahan Hotel Majapahit tak lepas dari keberadaan taman hijau diantara bangunan-bangunan klasik yang mengelilinginya. Penataan taman yang rapi menambah suasana asri dan nyaman.

Arsitek Surabaya Maureen Nuradi mengatakan, taman di hotel Majahaphit, Jalan Tunjungan, Surabaya, memiliki sifat elektik. Yakni campuran dari berbagai gaya. Taman-taman itu memiliki tatanan geometris dan simetris.

Penataan yang simetris dilihat dari sumbu pembagi ditengah-tengah taman dengan kolam kecil sebagai pusat. Sementara geometris ditunjukkan dengan adanya pembatas pohon, jalan setapak yang berbentuk kotak0kotak dan persegi. “Gaya ini sepertinya pengaruh gaya taman formal dari Prancis yang jadi tren di Eropa tahun 1900-an,” kata Maureen Nuradi kemarin.

Letak Taman di Hotel Majapahit (dahulu Oranje Hotel atau Hotel Yamato) berada diantara jajaran kamar. Mengisi bagian tengah-tengah. Model taman seperti itu bisa disebut sebagai courd yard. Tatanan taman tersebut banyak dijumpai di Timur Tengah. Dengan adanya kolam dan pohon palem sebagai salah satu ciri khasnya. Namun, tanamanya tiak menggunakan tanaman Eropa atau Timur Tengah, melainkan tanaman tropis yang sesuai dengan iklim di Indonesia. Misalnya, yang terlihat saat ini adalah pohon beringin, palem, flamboyan, furing, dan helicornia.

Maureen dosen Arsitektur Interior Universitas Ciputra, manambahkan, percampuran gaya ini bisa jadi disebabkan arsitek Hotel Majapahit orang Belanda. Sementara gaya Timur Tengah kemungkinan terbawa dari keluarga The Sarkies yang berasal dari Armenia. Jadi, masih terpengaruh gaya Timur Tengah. “Pendirinya banyak membuat Hotel didaerahmembuat Hotel Majapahit jadi eklektik,” paparnya.

Agus Hariyanto, Chief Conceirge Hotel Majahahit, menambahkan, tatanan taman di Hotel Majapahit tidak banyak berubah sejak awal didirikan. Kalau ada sedikit perubahan hanya pada penambahan kolam ikan untuk mempercantik taman.

Sumber: Radar Surabaya. 8 Oktober 2019

Sejarah Panjang Hotel Majapahit (23)_Bangunan Baru dengan Gaya Arsitektur Art Deco. Radar Surabaya.2 Oktober 2019.Hal.3. Freddy H. Istanto.Mauren Nuradhi

Sejarah Panjang Hotel Majapahit (23)_Bangunan Baru dengan Gaya Arsitektur Art Deco. Radar Surabaya.2 Oktober 2019.Hal.3. Freddy

Berbeda dari bangunan original Hotel saat pertama kali didirikan. Bangunan baru di bagian depan Hotel, yang kini menjadi lobi, memiliki gaya arsitektur yang jauh berbeda. Jika bangunan pertama bergaya art noveau. Bangunan baru yang dibangun pada tahun 1932 bergaya Art Deco. Yang menjadi trend besar pada masanya.

Arsitektur sekaligus pangamat sejarah dari Universitas Ciputra Freddy H. Istanto menerangkan, pada tahun 1930-an, gaya arsitektur Art Deco mulai berkembang di Eropa dan masuk juga di Indonesia. DIbawa oleh arsitektur Belanda yang selalu berkiblat pada gaya arsitektur yang berkembang di Eropa.

“Arsitektur juga punya sifat seperti fashion, sda musim-musim tertentu. Arsitektur Belana pun ikut demam gaya baru itu. Kalau tidak ikut, biasanya dianggap tidak tren atau ketinggalan zaman. Baik arsiteknya, apalagi pemilik gedung yang ingin bangunannya ngetren, “ paparnya kepada Radar Surabaya.

Art Deco merupakan kepanjangan dari arts decoratives. Jika diibaratkan saat ini, art deco adalah sebuah gaa arsitektur dimana dari desain, warna, dan detail bangunannya terlihat lebih sederhana dan minimalis. Dengan bentuk-bentuk yang lebih geometris. Berkembangnya tren arsitektur art deco mengubur gaya arsitektur yang berkembang ditahun sebelumnya. Yang didominasi dengan gaya arsitektur Mediterania. Yang dulu mendominasi gaya arsitektur perumahan disurabaya.

Arsitektur Maureen Nuradi menambahkan, ada alasan tersendiri mengapa gaya arsitektur art deco mulai dipakai di tahun 1930-an itu. Hal ini tak lepas dari imbas perang dunia pertama. Buruknya perang dunia satu memicu para desainer untuk mencari identitas tiap local tiap negara masing-masing. Mereka tidak lagi menginginkan arsitektur seluruh Eropa didominasi arsitektur klasik yang akarnya dari Roma dan Yunani.

“Karena itu, saat dibawa ke Indonesia, beberapa arsitek Belanda berusaha menggabungkan unsur local Indonesia, tapi ada juga yang ambil mentah yang lagi tren di Belanda saat itu. Yang juga selalu mengikuti tren yang berkembang di Eropa,” tukasnya.

Sumber: Radar Surabaya.2 Oktober 2019