Mengulas Sejarah Syasiun Gubeng (5). Dibangun Oleh Perusahaan Staatspoorwegen. Radar Surabaya. 1 Oktober 2022. Hal.6. Chrisyandi. LIB

Eratkan Next Tourism, Optimalkan Teknologi dan Ide Kreatif. Bhirawa. 28 September 2022. Hal.6. Lexy. HTB

Khofifah Ajak Akademisi-Praktisi Perangi Hate Speech & Cyber Bullying. detik.com. 23 September 2022

https://www.detik.com/jatim/berita/d-6307559/khofifah-ajak-akademisi-praktisi-perangi-hate-speech–cyber-bullying

Jakarta – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong para akademisi dan praktisi komunikasi untuk berperan aktif dalam memerangi ujaran kebencian (hate speech) dan perundungan (cyber bullying) di media sosial. Sebab menurutnya kedua fenomena tersebut semakin marak, bahkan menjadi tren global dengan jumlah kasus yang terus meningkat.

Khofifah mengatakan kemajuan teknologi yang sangat pesat, termasuk media sosial, merupakan salah satu faktor pemicunya. Hal ini karena dengan teknologi, maka semakin mudah bagi seseorang dalam menyebarluaskan berbagai informasi, termasuk ujaran kebencian dan melakukan aksi perundungan.

“Yang perlu dikhawatirkan dalam konteks ujaran kebencian ini adalah dampaknya di mana masyarakat rentan termakan isu-isu yang bisa menimbulkan kekerasan, perpecahan, dan konflik,” ungkap Khofifah dalam keterangan tertulis, Jumat (23/9/2022).
“Sedangkan dalam kasus perundungan akan menyebabkan tekanan sosial, stres, trauma, bunuh diri pada korban dan juga berpotensi membunuh orang lain,” katanya.

Hal tersebut dia sampaikan saat menghadiri pelantikan Pengurus Pusat Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) periode 2022-2025 di Auditorium Dian Universitas Ciputra Surabaya, Kamis (22/9) kemarin. Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan kegiatan seminar nasional

Khofifah menilai ujaran kebencian yang banyak bertebaran di media sosial bertolak belakang dengan konsep kesantunan berbahasa. Pun sama hal nya dengan etika berkomunikasi.

Kebebasan di media sosial, lanjut Khofifah, menjadi penyebab individu tidak merasa takut melakukan aksi ujaran kebencian lewat postingan atau berita. Anonimitas yang disediakan platform media sosial juga menyebabkan banyak orang merasa aman saat melakukan aksi tersebut.

“Tidak sedikit yang menghujat, menghina, dan mencaci maki berdalih sebagai bentuk kritik. Parahnya lagi, komentar negatif tersebut dilakukan demi mendapatkan like, terlihat keren, atau mengikuti tren, tanpa mengetahui apa yang terjadi dan inti permasalahannya,” tuturnya.

Karena itu, Khofifah menyebut upaya melawan ujaran kebencian dan aksi perundungan merupakan pekerjaan besar bersama. Dia pun menekankan pentingnya edukasi ke masyarakat terkait cara menggunakan media sosial dengan bijak. Termasuk bagaimana cara bersosialisasi dan berkomunikasi dengan individu dan kelompok lain, sehingga potensi konflik bisa diredam. Selain itu, tambah Khofifah, literasi digital masyarakat juga perlu ditingkatkan agar tidak tersandung UU ITE.

“Literasi digital bukan sebatas kemampuan untuk mengoperasikan suatu teknologi pada kehidupan sehari-hari. Tetapi para pengguna juga dituntut untuk bisa bertanggung jawab ketika menggunakannya,” tuturnya.
Kendati begitu, menurutnya bukan berarti masyarakat tak lagi bebas untuk berpendapat atau berekspresi. Hanya saja perlu ada batasan-batasan untuk bebas mengeluarkan pendapatnya.

Dia optimistis dengan keterlibatan akademisi dan praktisi komunikasi dapat meningkatkan toleransi dan moderasi yang akan memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.

Pengurus Baru Aspikom Resmi Dilatik, Ini Pesan Gubernur Khofifah. beritajatim.com. 22 September 2022

https://beritajatim.com/pendidikan-kesehatan/pengurus-baru-aspikom-resmi-dilantik-ini-pesan-gubernur-khofifah/

Surabaya (beritajatim.com) – Peranan ilmu komunikasi menjadi sangat krusial di era digital seperti saat ini. Berbagai problem seperti krisis pangan, krisis energi, dan krisis keuangan bisa diatasi lewat adanya kolaborasi dan koneksitas antara satu daerah dengan daerah lain.

“Melalui komunikasi, kita bangun kebersamaan, kolaborasi dan koneksitas. Dengan demikian, kita bersama-sama dapat mengatasi krisis pangan, krisis energi maupun krisis keuangan,” ujar Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat acara Pelantikan Pengurus Pusat Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (Aspikom) di Universitas Ciputra, Surabaya, Kamis (22/9/2022).

Khofifah juga memaparkan tentang peran strategis Provinsi Jatim sebagai lumbung pangan. Berdasarkan laporan 31 Desember 2021, produksi beras Jatim mencapai 9.934.361 Ton GKB (Gabah Kering Giling). “Dalam beberapa kali kesempatan bertemu dengan Presiden Jokowi, kami menyampaikan ke beliau, jika posisi pangan kita sebenarnya aman,” katanya.

Ia juga berpesan kepada Aspikom agar bisa mengurangi maraknya hate speech, bullying dan hoax. Khofifah berharap, setidaknya Aspikom bisa bergerak bersama untuk mereduksi persoalan tersebut.

“Yang penting lagi adalah bahwa setiap komunikasi yang terbangun itu seyogyanya akan membangun muncul understanding. Karena menghindari mispersepsi. Maka komunikasi yang sukses, adalah komunikasi yang bisa membangun koneksitas. Jadi jangan one way traffic communication,” jelas Khofifah.

“Kalaupun kemudian terbangun two way traffic communication, itu semua akan produktif. Itu tugas besar kita semua terutama Aspikom,” imbuhnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Ciputra Surabaya Yohanes Somawiharja mengatakan, perkembangan teknologi komunikasi yang begitu cepat, tampaknya sudah merubah budaya yang tumbuh di masyarakat. Teknologi 4-G maupun 5-G, membuat dunia maya semakin real. “Kecepatan teknologi komunikasi melesat cepat. Dan, itu semua menjadi sebuah tantangan. Tidak apa-apa,” ujar Yohanes.

Ia menambahkan, ilmu komunikasi diharapkan mampu memberikan kontribusi dan memberikan pencerahan, sehingga masyarakat tidak terjebak dalam perbuatan yang menghancurkan dirinya sendiri. “Komunikasi menjadi sangat krusial. Masalah ini menjadi problem dan menjadi tantangan Aspikom. Dan, saya yakin Aspikom mampu,’” imbuhnya.

Sementara Ketua Umum Aspikom Dr Bekti Istiyanto mengatakan jika Aspikom adalah milik bersama. Asosiasi ini didirikan dengan tujuan memajukan rumpun ilmu komunikasi di Indonesia. ‘”Kita yang tergabung dalam Aspikom ingin memajukan rumpun ilmu komunikasi dan menyesuaikan perkembangan ilmu komunikasi di Indonesia,” ungkapnya.

Selain persoalan hate speech, hoax hingga bullying, Bekti menerangkan bahwa tugas berat lain Aspikom ke depan adalah bagaimana teknologi dan komunikasi bisa diakses dengan mudah oleh masyarakat. “Tidak hanya sekedar digunakan, tapi nggak ngerti apa maksudnya. Itu menjadi tugas komunikasi untuk mengembangkan jauh lebih baik, lebih tinggi, bisa digunakan dan bermanfaat bagi masyarakat,” tandasnya.

Sebagai informasi, Bekti terpilih sebagai Ketua Umum Aspikom untuk kepemimpinan periode 2022-2025 menggantikan ketua sebelumnya Dr Muhammad Sulhan. Pemilihan sendiri dilaksanakan pada 22 Juli 2022 secara hybrid. Ada 161 peserta yang datang langsung di Lombok mengikuti Kongres VI Aspikom. Selain itu, ada 41 peserta lainnya yang mengikuti secara daring. Sehingga yang memberikan suara ada 202 dari 232 program studi (prodi) aktif sebagai anggota Aspikom. (ipl/kun)

Gubernur Khofifah Harap ASPIKOM Mampu Kurangi Hate Speech, Bullying dan Berita Hoax. kominfo.jatimprov.go.id. 22 September 2022

https://kominfo.jatimprov.go.id/berita/gubernur-khofifah-harap-aspikom-mampu-kurangi-hate-speech-bullying-dan-berita-hoax

Jatim Newsroom – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa berharap Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) mampu kurangi hate speech, bullying dan berita hoax.

Itu disampaikan gubenur usai menghadiri Seminar Nasional, Pelantikan dan Rakernas Pengurus Pusat ASPIKOM (Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi) di Auditorium Dian Universitas Ciputra, Lt. 7  Citraland CBD Buelevard Surabaya Kamis (22/9/2022).

Menurut gubernur, untuk menghilangkan hate speech, bullying dan berita hoax tidak mudah, tapi jika ASPIKOM bergerak bersama maka persoalan itu akan bisa tereduksi “Setiap Komunikasi yang terbangun seyogyanya akan memunculkan understanding untuk menghindari miss persepsi dan membangun mutual trust serta mutual respect,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan gubernur. komunikasi yang sukses adalah komunikasikan yang bisa membangun koneksitas dua arah bukan komunikasi satu arah. ‘Setiap komunikasi seyogianya akan membangun understanding karena menghindari miss persepsi dan muncul trust,” katanya.

Sementara dalam paparannya, gubernur menyampaikan beberapa hal, salah satunya Indonesia saat ini bersiap menghadapi ancaman krisis pangan, ancaman krisis energi dan ancaman krisis keuangan. “Jawa Timur bisa menjadi bagian yang memberikan kontribusi di dalam hal upaya mengatasi krisis pangan, upaya mengatasi krisis energi, dan upaya mengatasi krisis keuangan,” tuturnya.

Di sektor pangan, Jawa Timur memiliki kontribusi signifikan. tercatat 2020 untuk pertama kalinya Provinsi Jawa Timur melampaui provinsi lain dalam produksi pangan, terutama padi.. pada 2021 kembali Jawa Timur memberikan kontribusi tertinggi diantara seluruh provinsi dalam produksi padi. “Tahun ini, per 30 Juli produksi pagi di Jawa Timur mencapai 8,3 juta ton. 31 Desember insya Allah kita tembus 10 juta ton,” imbuhnya.

Hingga saat ini ada 16 provinsi Indonesia Timur yang suplai logistiknya hampir 80% dari Jawa Timur Saya menyebut 16 karena Sulsel sudah selesai dan sudah swasembada pangan,

Mengantisipasi krisis energi, Jatim terus berupaya menyosialisasikan penggunaan energi baru terbarukan salah satunya Pembangkit Listrik Tenaga surya (PLTS) mulai dimaksimalkan. “Pondok-pondok di Jatim banyak yang menggunakan  penel surya untuk mengurangi energi yang dihasilkan dari fosil.

Sementara untuk mengantipasi krisi keuangan, Jatim terus mengembangkan UMKM . tercatat year on year per semester 1 2021 2022 pertumbuhan ekonomi nasional tumbuh impresif 5,44 persen, Jawa Timur lebih impresif lagi karena pertumbuhan ekonomi  mencapai 5,74 persen ini tentu hasil kerja keras semua elemen strategis bahwa pertumbuhan ekonomi Jawa Timur lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional

Selein itu, gubernur menyebut, pesan yang disampaikan tokoh dunia seperti Jack Ma (pendiri Alibaba) yang memprediksi bahwa pada 2030, UMKM akan menguasai 80 persen skala ekonomi dunia. 99 Persen UMKM akan melakukan perdagangan secara online. “Ini yang harus diwadahi dan dikuatkan Pemda sehingga UMKM bisa tumbuh di setiap daerah,” harapnya. (hjr)

#pemprov jatim #gubernur khofifah

Kepemimpinan Indonesia di Asean. balipost.com. 19 September 2022. Dewa GS. HTB

https://www.balipost.com/news/2022/09/19/292884/Kepemimpinan-Indonesia-di-ASEAN.html

Wisata Surabaya Banyak PR. Jawa Pos. 13 September 2022. Hal. 2022. Agoes Tinus Lies I. HTB