Bermanja-manja di Pantai Koguna

Bermanja-manja di Pantai Koguna.Kompas.22 Maret 2017.Hal.26

Sudah tak terhitung pose yang diperagakan Adnan (34), begitu memijakkan kaki di hamparan pasirputih nan halus. Menatap jauh ke lautan, telentang di butiran pasir, dan berlutut dengan kedua tangan diangkat. Bersama kelima temannya ia tak mau satu pun gaya luput darii jepretan kemarea ditengah kemolekan Pantai Koguna di Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara.

Berpose ria selesai, Adnan lalu berlari ke laut. Berendam sebentar, Adnan ke daratan lagi. Pria berambut panjang itu mengambil ancang-ancang berlari. Di garis batas empasan buih air laut, kedua kakiknya menekan butiran pasir. Ia meloncat sejauh 2 meter ke dalam lautan sambil berteriak. Lalu, untuk sejenak, raganya menghilang di dalam lautan.

Di sisi utara di hamparan pasir putih, kelima temannya masih terus mengeluarkan gaya terbaik untuk dabadikan dengan kamera telepon genggam.  Terkadang mereka saling rebut karena jepretan tak sesuai dengan harapan.

“Saya baru pertama akli berekreasi ke sini. Saya langsung takjub. Perjalanan jauh terbayarkan,” ujar pria asal Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), itu saat ditemui di pantai,Sabtu (18/2). Pantai Koguna berjarak sekitar 90 kilometer dari Baubau, kota terbesar di Pulau Buton.

Hamparan pasir putih, laut dangkal, deburan ombak, sepoi angin, dan balutan langit yang dihiasi gumpalan awan tipis menjadi rona khas yang meriasi keriangan Adnan dan teman-temannya menikmati pantai tersebut.

 

Pasir Putih

            Pantai Koguna terletak di Desa Mopaanu, Kecamatan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton. Obyek wisata itu berjarak 40 kilometer dari Pasarwajo, ibu kota Kabupaten Buton.

Pantai Koguna bagian dari perairan Laut Banda. Sejauh mata memandang kea rah barat, hanya lautan luas membentang. Terlihat samar-samar pulau-pulau di Kabupaten Wakatobi, Sultra.

Akses ke obyek wisata itu bermula di Desa Ambuau, Kecamatan Lasalimu Selatan, dengan kondisi jalan beraspal mulus. Saat mendekati desa Mopaanu, di kiri dan kanan jalan pepohonan mere menjadi pemandangan umum. Karena musim panen belum tiba, yang terlihat suma hijaunya dedaunan pohon mete. Musim panen biasanya baru dating pada bulan September.

Selepas barisan pohon mete tersebut; gapura selamat dating Pantai Koguna melintang menyambut pengunjung. Saat itu, belum ada petugas pengutip retribusi tempat wisata. Gapura berjarak 100 meter dari tempat parkir kendaraan.

Dari tempat parkir, pengunjung berjalan sekitar 50 meter ke titik kumpul yang dipenuhi pepohonan khas pantai. Dari sini, sepanjang 1,5 kilometer ke arah utara, mata dimanjakan dengan panorama hamparan pasir putih yang sangat halus bak diayak.

Jarang ada batu di hamparan pasir tersebut, hanya batang-batang dan dahan kayu yang terempas arus laut ke darat. Pasir masih membentang ke dalam laut hingga 30 meter. Bentangan pasir putih tersebut terlihat jelas dari daratan .

Berbaring, berguling-guling , ataupun berjemur santai di hamparan pasir putih sangat nyaman.  Kulit hanya akan bersentuhan dengan serpihan pasir nan halus. “Saya sudah sering datang ke tempat ini, tetapi tetap saja tak bosan setiap kali berkunjung,” ujar Safrin (23), warga Pasarwajo, yang datang bersama tiga temannya. Ia berbeda rombongann dengan Adnan.

Hamparan pasir putih yang menjulur ke dalam laut menambah ketakjuban pada pantai Koguna. Pandangan mata dapat menembus hingga kedasar laut pada jarak 30 meter dari garis pantai. Kedalaman laut rata-rata tak lebih dari 50 meter. Gelombang kecil membuat air laut terlihat seperti genangan jernih tanpa riak berarti.

Di bagian pantai di depan titik kumpul yang ditumbuhi pepohonan khas pantai, dasar laut dipenuhi batu karang putih. Bentangan batu karang berukuran 20 meter x 10 meter. Tak ditemukan bagian batu yang tajam. Seluruhnya rata. Ada titik-titik tertentu yang ditumbuhi  lumut, tetapi itu tak membuat batu karang lantas licin.

Safrin mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton sudah mencanangkan Pantai Koguna sebagai objek wisata unggulan. Ia ingat, pada tahun 2014, tempat tersebut diresmikan sebagai obyek wisata yang acaranya diramaikan oleh artis dangdut dari Jakarta. Hiruk pikuk seremoni itu pun masih tersisa dalam bentuk gapura di pintu masuk pantai.

Pemkab Buton pun sedang membenahi fasilitas wisata di tempat itu. Sejumlah pekerja terlihat sedang merampungkan pembangunan temoat yang nantinya dilengkapi dengan kamar mandi air tawar dan kamar kecil. Bangunannya berada di sisi kanan tempat parkkir kendaraan atau sekitar 80 meter dari pantai.

Adnan mengatakan, pemerintah memang seharusnya melengkapi obyek wisata itu dengan fasilitas standard obyek wisata, seperti kamar mandi air tawar, kamar kecil, dan bungalow untuk bersantai. “Tempat ini anugerah besar untuk Buton. Jangan di sia-siakan,” ujarnya.

 

Udang Merah

Magnet Pantai Koguna bertambah kuat dengan adanya habitat udang kecil merah di sisi utara tempat wisata. Udang merah dengan rata-rata panjang tak lebih dari 5 sentimeter itu berkoloni di air payau di hutan bakau, berjarak sekitar 150 meter dari bibir pantai. Pengunjung Koguna biasanya menyempatkan diri pula untuk menikmati lokasi tersebut.

Pantai Koguna sepatutnya di kelola dengan baik agar berguna bagi kabupaten Buton, seperti tersurat dari kata koguna yang berarti “berguna” dalam bahasa suku Cia-Cia, dalah satu suku terbesar di Buton. (Videlis Jemali)

Sumber: Kompas.22-Maret-2017.Hal_.26

Wisatawan Indonesia ke Negeri Ginseng Meningkat

Wisatawan Indonesia ke Negeri Gingseng Meningkat.Kompas.16 Maret 2017.Hal.28

Banyaknya obyek wisata menarik di Korea Selatan (Korsel)  telah membuat negara ini selalu diperhitungan di kancah internasional, terutama di sector pariwisata. Menariknya lagi, wisatawan Indonesia memiliki porsi besar terhadap peningkatan jumlah wisatawan Negeri Ginseng tersebut.

Data statistic pariwisata 2016 yang dirilis oleh Korea Tourism Organization (KTO) menyebutkan, pada 2016 terdapat 17.241.823 wisatawan asing berkunjung ke Korsel. Angka tersebut naik 30,3 persen jika dibandingkan dengan 2015, yakni 13.231.651 wisatawan.

Sementara itu, wisatawan Indonesia yang mengunjungi Korsel pada 2016 mencapai 295.461 orang atayu meningkat  52,6 persen jika dibandingkan 2015. Peningkatan signifikan ini merupakan tingkat pertumbuhan tertinggi di wilayah Asia Tenggara. Dari semua negara yang berkunjung ke Korsel, Indonesia menempati posisi ke-9.

Direktur Korea Tourism Organization Jakarta OH Hyonja, berharap jumlah tersebvut dapat terus meningkat sehingga Indonesia menjadi pasar yang besar bagi pariwisata Korsel. “Indonesia, yang memiliki penduduk sekitar 250 juta dan merupakan negara keempat dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia, serta negara dengan mayoritas muslim terbanyak di dunia, tingkat pertumbuha wisatawan ke Koreanya sangat tinggi. Dalam 10 tahun kedepan, diperkirakan ke posisi 3-4 bersama dengan China, Jepang, dan lainnya.”

China yang saat ini menempati urutan pertama jumlah wisatawan ke Korsel, yakni mencapai 8.067.722 orang, juga disebut-sebut sebagai negara yang terus memberikan kontribusi besar meski hubungan diplomatic dengan Korsel mengalami pasang surut.

Secara year-on-year, wisatawan asal China meningkat 34 persen dibandingkan 2015. Peningkatan ini terjadi karena bertambahnya jumlah wisatawan individu, kunjungan wisatawan pada akhir pecan selama musim dingin, dan wisatawan akhir pekan.

Sementara itu, wisatawan Asia Tenggara (6 negara) meningkat sekitar 39 persen jika dibandingkan 2015. Pertumbuhan jumlah wisatawan ini terjadi karena digalakannnya promosi paket wisata musim dingin. Tak hanya itu, dibukanya rute penerbangan baru ke Korea (Delhi – Incheon oleh Korean Air, Incheon Hanoi/Busan – Hanoi oleh Vietjet) turut mendongkrak minat wisatawan.

Sumber : Kompas. 16 Maret 2017. Hal 28.

Sempatkan Diri Berwisata ke Meksiko dan Kuba

Sempatkan Diri Berwisata ke Meksiko dan Kuba.Kompas.21 Maret 2017.Hal.8

Negara-negara di Amerika Latin, Seperti Meksiko dan Kuba, memiliki “keseksian” yang menarik untuk dikunjungi. Banyak wisatawan luar negeri, khususnya dari Amerika Serikat, yang tertarik mengunjungi Negara-negara di kawasan ini. Kehidupan dan budaya di Negara- Negara Amerika Latin terasa lebih dinamis dan bersemangat. Hal ini menjadi salah satu alasan wisatawan datang berkunjung.

Sayangnya, kawasan ini belum banyak menarik minat wisatawan Indonesia. Meski demikian, tak ada salahnya kita mengenal destinasi wisata yang satu ini. Siapa tahu ada yang menarik hati untuk dikunjungi.

Meksiko

Jika sebelumnya hal-hal terkait Meksiko hanya dapat dilihat melalui tayangan telenovela di saluran TV Indonesia, kini sudah saatnnya kita bervakansi langsung ke negeri “Maria Mercedes” ini. Sekadar untuk merasakan dan melihat secara lebih dekat beragam keunikan dan keindahan yang dimilikinya.

Setiba ibu kota Meksiko, kunjungi Main Square, National Palace, Metropolitan Cathedral, Templo Mayor. Selanjutnya ke National Museum of Anthropology, museum sejarah terbesar dan yang paling banyak dikunjungi di Meksiko. Pada 2016, museum ini masuk pada Sepuluh Museum Terbaik di Dunia urutan kelima versi Traveler’s Choice Award dari TripAdvisor.

Kemudian, jangan lewatkan berbelanja di paar La Ciudadela. Ini adalah pasar tradisional dan kerajinan seni yang ada di Meksiko. Terletak di Av Balderas y Plaza, Ciudadela, Col Centro Historico Mexico City, Meksiko. Disini pengunjung dapat menawar harga barang kerajinan seni. Produk yang dijual adalah asli buatan lokal seperti barang pecah-belah, perhiasan, perak, keramik, gitar, boneka, border, keranjang, mainan kayu, barang-barang dari kulit, dan tas belanja.

Keesokan harinya dapat mengunjungi Teotihuacan untuk mengunjungi Archaeological of Teotihuacan. Tempat ini terkenal juga dengan sebutan “City of the Gods,” reruntuhan situs arkeologi yang dulunya merupakan kompleks permukiman besar yang telah ada sejak 300 tahun sebelum masehi. Wisatawan dapat mencoba mendaki ke atas Pyramid of the Sun & of the Moon untuk dapat melihat pemandangan yang menakjubkan dari reruntuhan bersejarah ini.

 

Kuba

            Dari Meksiko, arahkan diri ke Kuba. Tepatnya di ibu kotanya, Havana. Di sini, wisatawan dapat melakukan city tour dengan mengunjungi Vieja Habana dengan bangunan-bangunan bersejarahnya seperti Presidential Palace, Plaza de Revolucion, dan Plaza de la Cathedral. Kemudian, dilanjutkan melewati GranTeatro del al Habana, Capitol Nacuonal, dan Florida Bars.

Hari berikutnya, lanjutkan perjalanan menuju provinsi Pinar Del rio, daerah penghasil tembakau paling terkenal di Kuba, melalui Ruta del Tobaco. Dalam perjalanan wisatawan akan disuguhkan pemandangan indah dari Bukit Mogote yang hijau dan perkebunan-perkebunan tembakau. Sore hari dapat menikmari keindahan Sungai Cueva del Indio dengan menggunakan perahu.

Serunya destinasi wisata ke dua Negara ini dapat dinikamati bersama Golden Rama. Biro perjalanan ini juga memasukkan destinasi wisata mengunjungi NASA’s Johnson Space Center tempat pelatihan astronot dan pengontrolan misi di Houston, AS.

Sumber: Kompas.21-Maret-2017.Hal_.8

Pesona Purba Toba & Samosir

Pesona Purba Toba dan Samosir.Kompas.17 Maret 2017.Hal.33

Danau Toba memiliki keunggulan sejarah vulkanologi. Awalnya merupakan gunung berapi yang pernah mengalami letusan dahsyat di dunia. Akibat letusan supervolcano 75.000 tahun lalu itu, bagian atas gunung luluh lantak dan menghasilkan kaldera yang kini menjelma menjadi Danau Toba. Sejarah letusannya bahkan lebih dahsyat dari supervolcano Yellowstone. Dibalik sejarah dasyat geologonya, kekayaan budaya dan masyarakatnya sampai saat ini sangat bernilai.

Kedahsyatan letusan gunung  yang memengaruhi kehidupan dunia ribuan tahun yang lalu itu menciptakan banyak situs geologi berbaur dengan budaya dan kultur setempat sampai saat ini. Salah satunya batuan lava hasil ekstrasi lelehan magma ke permukaan hingga membentuk kubah lava digunakan oleh masyarakat setempat untuk menyusun Batu Persidangan MAkam Raja Siallagan di Samosir.

PULAU SAMOSIR

Daya tarik utama Danau Toba adalah di pulau Samosir. Di Pulau Samosir terletak pusat kebudayaan Batak. Pulau ini merupakan kaldera yang tidak terendam oleh air dan berada di ketinggian 1.000 m diatas permukaan laut.

Pesona alam kawasan Danau Toba dan Pulau Samosir sangat indah nan memukau. Danau terluas di Asia Tenggara ini memiliki air yang jernih, berwarna biru sekaligus tenang. Paduannya dengan kontur ekstrim disekelilingnya yang berbukit dan bergunung tinggi makin menyempurnakan pesonanya. Ada banyak titik/spot yang mempunyai pemandangan spektakuler.

Berbicara akses, menuju Pulau Samosir ini tidakklah sulit tetapi juga tidak bisa dianggap remeh. Salah satu alternatif yang paling umum adalah menyebrang menggunakan kapal feri dari Pelabuhan Ajibata, Parap[at menuju Pelabuhan Tomok Pulau Samosir, wisatawan harus cermat memperhatikan jam berangkat dan kembali kapal. Jika lalai, bisa-bisa harus menginap semalam di Samosir untuk menunggu jadwal kapal feri keesokan harinya

Sesampai di Pulau Samosir, kita bisa menikmati beragam lokasi menarik. Salah satunya pasar tradisional Tomok yang menyediakan beragam souvenir khas Batak serta hasil budaya lokal Pulau Samosir. Makanan disinipun cukup beragam dengan mayoritas berbahan dasar hasil alam kawasan Danau Toba.

Selagi sibuk berbelanja wisatawan pada umumnya tak melewatkan kawasan perkampungan adat yang juga disekitaran Tomok. Disinibisa dilihat rumah-rumah adat BAtak kuno terbuat dari kayu, dengan bentuk dinding samping seperti lunas (balok memanjang didasar perahu) dan ditopang tiang-tiang terikat kuat satu sama lain. Bangunan itu diletakkan di atas fondasi batu tanpa semen. Selain itu terkenal juga Patung Sigale-gale yang bisa menari dan makam kuno Raja Sidabutar yang sudah berusia lebih dari setengah abad.

BERMALAM

Sebagian wisatawan khususunya wisatawan mancanegara biasanya memutuskan untuk bermalam di Pulau Samosir. Penginapan tak sulit didapat di sini. Dari Tomok, wisatawan bisa menuju ke daerah Tuktuk(30 menit perjalanan). Daerah lereng yang memiliki tanah relative landau di pulau Samosir tetapi mempunyai pemandangan yang indah. Banyak hotel, penginapan serta restoran di daerah sini. Makanan yang di tawarkan pun lebih beragam dan lebih ramah dengan lidah wisatawan asing.

Didaerah Tuktuk ini, wisatawan bisa menikmati beragam wisata airantara lain jetski,kapal wisata keliling menyusur tepian danau, paraseling dsb.

Beberapa destibasi wisata alam lainnya di Pulau SAmosir PAntai Ambarita, Aek Natonang, Batu Marhosa, PAntai PAsir Putih, Goa Marlakkop hingga Pemandian Air Panas di dekat Kota Pangururan.

“Pemerintah berencana membangun Danau Toba dengan dana Rp 21 triliun melalui Badan Otorita Danau Toba. Rp 10 triliun merupakan dana dari pemerintah dan Rp 11 triliun dari investor.”

 Sumber : Kompas. 17 Maret 2017. Hal.33

Kiat Hemat Plesir ke Singapura

Kiat Hemat Pesiar Ke Singapura.Kompas.16 Maret 2017.Hal.29

Bagi yang belum p­­­ernah menginjakkan kaki di luar negeri, Singapura bisa jadi tempat pertama untuk disambangi. Negeri jiran ini cukup aman, nyaman, dan memudahkan para pelancong pemula.

Sayangnya, banyak yang menganggap wisata di Negara pulau tersebut menyedot banyak biaya. Padahal, ada beberapa cari untuk menyiasati masalah biaya agar piknk lebih irit.

Peta

Tersesat di Singapura mungkin menjadi momen mendebarkandan seru. Namun, pikirkan lagi, berapa banyak waktu terbuang hanya demi menjangkau lokasi yang tepat? Agar tak mudah tersesat, sebaiknya carilah peta Singapura yang bisa di dapat di Bandar Changi atau bisa mengunduh peta lokasi yang diincar di Singapura. Lengkapi juga dengan peta MRT dan peta jalur bus untuk memudahkan tranportasi.

Transportasi

Jika ingin menghemat biaya transportasi, andalkanlah angkutan umum seperti bus, MRT, dan LRT. Anda bisa membeli kartu EZ Link atau Singapore Tourism Pass (STP) untuk mengakses transportasi umum. Untuk rang lanjut usia, akses transportasiumum Singapura juga terbilang nyaman. Di tiap stasiun MRT terdapat lift khusus untuk para lansia dan penyandang disabilitas.

Penginapan

Jika fasilitas bukan priotitas dan ingin berhemat, Anda bisa enyewa hostel dengan model dormitory. Hostel semacam ini bida menawarkan 4-8 tempat tidur (biasanya dalam bentuk tempat tidur bertingkat) dan bisa disewa untuk rombongan atau keluarga dalam satu kamar. Tersedia pula female dormitory jika Anda dan teman-teman pelancong perempuan dan menginginkan keamanan dan kenyamanan.

Bekal air minum

Air mineral dalam kemasan botol di Singapura biasanya jauh lebih mahal dibandingkan dengan di Indonesia. Oleh karena itu , bawalah botol kosong. Anda bisa mengisi air minum di hotel sebelum bertualang di Singapura. Selain itu, carilah keran air minum di taman-taman di Singapura. Anda bisa mengonsumsi air minum dalam keran khusus ini karena telah terjamin higienis dan aman.

Lokasi Makan 

Harga makanan di Singapura relative lebih mahal dibandingkan dengan di Indonesia. Namun, Anda bisa menemukan sejumlah lokasi yang menawarkan harga makanan yang lebih terjangkau. Beberapa kawasan di antaranya adalah Bugis, Chinatown, dan Geylang. Sebaiknya perhatikan menu dan informasi harga sebelum menentukan pilihan bersantap. Standar makanan yang tidak terlalu mahal bisa berkisar 2-6 dollar Singapura. Kecuali jika Anda memang berniat berwisata kuliner, harga tidak lagi menjad masalah. [MIL]

Sumber: Kompas.16-Maret-2017.Hal_.29

Berwisata ke Pendopo Sabha Swagata Blambangan

Berwisata ke Pondopo Sabha Swagata Blambangan.Kompas.15 Maret 2017.Hal.25

Pendopo Kabupaten Banyuwangi bertransformasi. Ruang yang dulu hanya di peruntukkan sebagai rumah tinggal para Bupati, kini menjadi ruang publik, tempat diskusi, bedah buku, dan menjadi tempat berwisata baru.

“Mau keliling pendopo Mas? Mari saya antar berkeliling. Tapi isi buku tamu dulu, ya,” kata Sofia, petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pendopo Sabha Swagata Blambangan, dengan ramah. Senyum Sofia mengembang saat menyambut pengunjung. Meski hanya ada satu orang bertamu saat itu, ia terus menemani dan menerangkan detail tentang bangunan pendopo dan sejarahnya layaknya pemandu wisata.

Sofia mengenalkan sudut-sudut kompleks Pendopo Sabha Swagata Blambangan, rumah dinas Bupati Banyuwangi yang kini terbuka untuk umum. Suasana asri dan sejuk langsung terasa saat pengunjung masuk.

Luas pendopo itu 2 hektar, dengan rumput yang rapi dibagian depan. Pagarnya rendah dan pintu gerbangnya selalu terbuka. Bangunan paling depan adalah pendopo itu sendiri. Sebuah ruang terbuka dengan balok kayu sebagai soko guru. Lantainya masih berupa tegel abu-abu model lama. Lantai itu pernah diganti dengan granit, tetapi kemudian dikembalikan lagi ke aslinya.

Dibelakangnya berdiri bangunan utama yang jadi rumah tinggal bagi Bupati Banyuwangi Bangunan bergaya bergaya colonial itu teras depan dan belakang yang disebut pringgitan. Biasanya, tamu dijamu ditempat itu Bupati sendiri memilih tinggal dirumah pribadinya. Bangunan itu telah jadi rumah bagi para Bupati Banyuwangi sejak 1771.

Bagian belakang adalah ruang terbuka hijau. Warga menyebutnya sebagai bukit Teletubbies, bukit kecil. Bukit itu sebenarnya merupakan bangunan kamar tamu dan kantor serta ruang pertemuan. Arsitek Adi Purnomo yang membangun bangunan itu menamainya green house. Atap dan dinding yang dilapisi tanah berumput membuat ruangan tetap sejuk kendati tidak menggunakan pendingin ruangan. Kamar-kamar di dalam green house mengandalkan matahari sebagai sumber cahaya. Dibeberapa titik, langit-langit ruangan ditutup dengan kaca sehingga cahaya matahari bisa masuk dan menerangi ruangan tersebut.

Renovasi kompleks pendopo itu dilakukan pada tahun 2012 dan selesai pada tahun 2013, bupati banyuwangi Abdullah Azwar Anas memilih konsep hijau dan terbuka dalam merenovasi kompleks itu. Dalam proses pembangungan, tak ada satupun tanaman yang boleh ditebang. Alhasil, pohon manga, kelengkeng, sawo kecik, blimbing wuluh, palem, dan asam jawa yang berukuran cukup besar masih berdiri dan menambah kesejukan. Pagar direndahkan, tegel diganti sesuai asilnya, dan taman yang luas agar pengunjung bisa nyaman.

Duta besar Swedia, JOHANNA BISMAR SKOOG yang pernah berkunjung pada 2014, mengagumi hasil karya pendopo tersebut. Ia menyukai konsep hijau yang ditonjolkan. Rindangnya pepohonan juga membuat hawa dikota pesisir tersebut sejuk.

Dari Ningrat ke Rakyat

Lepas dari perubahan fisik ada perubahan besar dalam penggunaan pendopo. Kesan ningrat peninggalan Feodal luntur berganti dengan pesan terbuka. Pendopo yang dulu hanya dibuka untuk tamu tamu kawedanan dan Bupati, kini bisa dikunjungi siapa saja. Wisatawan pun diperbolehkan masuk. Anggota satpol PP bisa jadi pemandu mereka. Syaratnya hanya memakai pakain sopan. Petugaspun menyediakan kain bagi yang kebetulan memakai celana pendek. Selama ini pendopo juga digunakan untuk diskusi bedah buku, tempat perayaan anak yatim dan pengajian.

Menurut koordinator polisi pamong praja pendopo Sabha Swagata Blambangan Pritrisno (45), pendopo itu menjadi salah satu destinasi wisata kota Banyuwangi. Dalam sehari, setidaknya ada 10 orang hingga 15 orang berkunjung. Diakhir pecan. Pengunjung meningkat hingga 30 orang.

Menjadi pemandu wisata juga tak memberatkan mereka. Anggota satpol pp lainnya, Catur Sony Kurniawan (33), malah senang. Ia bisa beraktivitas keliling, mendapatkan pengalaman baru, dan kenalan baru. Menemani tamu membuat ia bisa bertemu banyak orang. Ia pun jadi rajin tentang sejarah banyuwangi. Agar bisa diceritakan pada pengunjung.

“Nah, repotnya kalau ada tamu luar negeri. Kami mengandalkan google translate. Sambil mengajak jalan-jalan mereka, kami melirik terjemahan di gawai.” Katanya.

Sayangnya, masih ada warga Banyuwangi, bahwa mereka bisa mengunjungi tempat itu. Salah satunya Yuyun (47) yang tinggal di kelurahan Kemangungan. Persis dibelakang pendopo. Selama ini, ia tak pernah berani masuk ke halaman itu hingga ke halaman belakang. “saya dan tetangga-tetangga masih sungkan. Pendopo itu kan tempat tinggalnya Bupati, saya ini cuman penjual soto.” Ujarnya.

Yuyun pernah sekali menginjakan kaki ke halaman pendopo. Namun, itu hanya untuk mengantar ibunya beribadah di Mushola. Dibukanya pendopo membuat warga seperti Yuyun bernyali untuk ikut masuk dan memanfaatkan rumah yang dibangun dengan keringat mereka sendiri. (ANNGER PUTRANTO)

Sumber: Kompas. 15 Maret 2017. Hal.25

Rusia Kaya Wisata

Rusia Kaya Wisata.Kompas.2 Maret 2017.Hal.13

Dengan wilayah seluas 17.125.200 kilometer persegi, Rusia menjadi negara terluas di dunia. Wilayahnya mencakup seperdelapan luas daratan bumi dan membentang sepanjang Asia Utara dan sebagian Eropa Timur. Bervakansi menelusuri negara ini tentu akan menjadi pengalaman yang tiada duanya.

“kekayaan” wisata Rusia diwakili oleh 23 situs warisan dunia UNESCO, 40 cadangan biosfer UNESCO, 41 taman nasional, dan 101 cadangan alam. Menakjubkan. Kota-kota yang sering dituju oleh wisatan adalah Moskow, Saint Petersburg, Tallin, Rgia, dan Vilnius.

Moskow

Di Ibu kota Rusia ini, wisatawan dapat mencoba metro subway yang ternama di dunia keindahan arsitektur dan beragam karya sni lukisan yang ada di dalamnya. Selain menjadi kawasan transportasi publik, ini merupakan tujuan wisata terpopuler dengan mengemas kesenian dan sejarah dari Rusia. Memiliki hampir 200 mural sejarah yang cukup rumit dan beberapa monument serta patung-patung bersejarah lainnya.

Selain itu, kunjungi pula lenin mausoleum. Sebuah monument makam Vladimir Lenin, pemimpin Rusia yang ternama di dunia. Selanjutnya, kunjungi Red Square, Katedral Saint Basil, The Moskow Kremlin, Bell Tower of Ivan the Great, dan pada malam harinya menikmati sirkus Rusia yang ternama dengan beragam atraksi yang memesona.

Saint Petersburg

Perjalanan wisata di hari berikutnya ke Saint Petersburg atau yang dahulu dikenal dengan nama Leningrad. Wisatawan dapat mengunjungi Katedral Saint Isaac yang didirikan oleh Tsar Alexander I. kemudian melewati Benteng & Paul, Istana Petrodvorets atau Peterhoff (Grand Palace), dan Museum Hermitage yang merupakan bekas istana musim dingin kaisar Tsar dan sekarang menjadi museum seni lukis terbesar di dunia. Tak Lupa, mengunjungi Gereja Saint Nicholas  dan Katedral Trinity, serta melihat patung perunggu Monumen Peter the Great.

Tallinn

Kota ini merupakan kota tua yang telah terdaftar sebagai warisan busaya UNESCO. Wisata kota dimulai dengan melewati budaya UNESCO. Wisata kota dimulai dengan melewat Taman Kadriorg dan Istana Barok Peter the Great dari abad ke 18, biara Saint Bridget di area Pirita. Kemudian, melewati Gerbang Viru dan Jalan Viru. Perjalan dapat dilanjutkan dengan walking tour untuk menikmati pemandangan di tengah kota Tallinn. Jangan lewatkan musim terbuka Rocca al Mare, museum etnographical open air yang menampilkan koleksi bersejarah dari abad ke 18 dan 19 dari Estonia.

Riga

Riga adalah kota paling besar diantara negara-negara baltik. Pengalaman wisata di kota ini dapat dimulai dengan mengunjungi Kastel Riga yang menjadi istana presiden. Dilanjutkan ke Kathedral Saint Mary the Virgin yang merupakan gereja tersebut di Baltik sejak abad ke 13. Ada juga Gereja Saint Petru dan wilayah kota tua yang menjadikan Riga diakui UNESCO dengan kumpulan gedung yang dikenal dengan “The Great and the Small Guild Halls,” Gerbang Swedish, monument kebebasan, Jalan Brivibas, distrik seni, dan gedung-gedung Noiveau.

Vilnius

Vilnius terkenal dengan lebih dari 1200 gedung dari abad pertengahan dan 48 gereja. Wisata di kota ini dimula dengan mengunjungi kota tua Vilnius, dengan melihat keunikan Gereja Vilnius, menara Gediminas, Gereja Petrus dan Paulus. Gereja Saint Anne, Old Universitas, dan “The Gate of Dawn”.

Semua kekayaan wisata di Rusia ini dapat dikunjungi bersama ATS Vacations. Dengan rute-rute wisata apik yang dihadirkan oleh ATS Vacations membuat perjalanan vakansi dapat terasa lebih memuaskan.

Sumber : Kompas, 2 Maret 2017. Hal 13