Pesona Percikan Air Madakaripura

Pesona Percikan Air Makadipura.Kompas. 28 Juli 2017. Hal 34 001-page-001

TAMAN nasional Bromo Tengger Semeru, Probolinggo, tidak hanya menawarkan keanggungan gunung Bromo namun juga menyimpan permata wisata air terjun yang karena lokasinya yang agak terpencil justru membalut air terjun ini dengan komlekan yang sangat alami.

MAKADIPURA

Nama Makadipura diambil dari nama Maha Patih Gajah Mada dari kerajaan Majapahit. Kata ‘madakaripura’ berasal dari kata ‘mada’ yang mengacu ke nama Gajah Mada, ‘kari’ berarti peninggalan, dan pura’ berarti tempat untuk bertapa/bersembahyang. Jadi’madakaripura’ berarti sebuah tempat peninggalan Patih Gajah Mada yang dulunya digunakan untuk bertapa. Diceritakan bahwa dahulu Sang Patih sering bertapa di lokasi ini tepatna di sebuah gua dibalik air terjun. Di tempat inilah kono Sang Patih mengucapkan sumpahnya untuk menyatukan Nusantara yang dikenal dengan Sumpah Palapa.

Jalur perjalanan Menuju Air Terjun Untuk memasuki area wisata, pengunjung dikenakan biaya tiket Rp 11.000 per orang. Tiket yang murah untuk menikmati keindahan air terjun yang mempesona. Memasukii pelantaran wisata, pengunjung akan disambut dengan arca Patih Gajah Mada dnegan posisi sedang bertapa dengan kolam disekitarnya. Di sini pengunjung disuguhi pemandangan yang sangat cantik. Sungai yang berair serta bukit-bukit tinggi di kanan kiri sungai yang ditumbuhi pohon-pohon rindang.

Dengan ditemani gemercik air sungai, perjalanan menuju ke air terjun dimulai dengan menyusuri jalan setapak besemen yang sempit di sepanjang pinggir sungai. Meskipun jalanan tidak sulit namun karena menanjak perjalanan terasa melelahkan dan menantang karena beberapa ruas jalan menggantung di atas sungai meski masih menempel pada salah satu dinding bukit yang mengapitnya.

Setelah kurang lebih 30 menit berjalan, kita akan sampai pada lokasi air terjun. Namun ini bukanlah air terjun utama Madakaripura. Kita masiih harus melanjutkan perjalnan yang membutuhkan kehati-hatian dan stamina lebih karena medan yang lebih menantang dan menguras tenaga. Jalur perjalanan tidak selalu bersemen, pengunjung juga harus menyeberangi sungai dan menejejakan kaki di bebeatuan sungai yang licin. Berpegangan pada batu-batu besar akan sangat membantu dari kemungkinan tergelincir. Yang lebih berbahaya adlah saat harus melewati jalur berbatuan di tebing yang posisinya miring. Batu-batu yang berlumut membuat pijakan menjadi licin. Berpegangan pada celah-celah batu tebing akan membantu kita supaya tidak terpeleset jatuh.

Selain tiu percikan air terjun juga akan terus menemani di sepanjang perjalanan menuju ke lokasi air terjun utama sehingga kta perlu mengenakan jas ujan atau memakai payung sebagai pelindung tubuh. Namun Anda tidak perlu repot membawa jas hujan dari rumah karena pada pintu masuk aerea wisata dijual jas hujan murah seharga Rp 10.000.

Perjalanan menantang selama kurang lebih 30 menit ini akan menghanarkan kita pada 2 tebing yang berdiri kokoh tinggi menjulang saling bersebelahan yang membentuk pintu gerbang alami. Air terjun Madakaripura berada tepat disebaliknya.

AIR TERJUN UTAMA

Melangkahlah kaki elewati pintu gerbang, Anda harus bersiap-siap untuk terepesona menyaksikan air terjun utama setinggi 200 meter yang berada di ketinggian 620 meter di atas permukaan laut.

Lansekap alam berbentuk relung besar dan dikelilingi bukit-bukit bertebing tinggi yang senantiasa mengucurkan air membuat tempat ini tampak menakjubkan. Berada dibawahnya serasa berada di relung raksasa dengan hiasan tirai air terjun yang memercikan warna putih. Sinar matahari agak terhalang disekitar air terjun sehingga suasana terasa temaram. Terdapat 5 air terjun di area ini, air terjun utama dan 4 air terjun pedamping yang 3 diantaranya membentuk air terjun baru. Curahan air ini tertumpah pada kolam yang berwarna kehijauan dengan kedalaman 7 meter dan luas 25 meter persegi. Karena kedalaman kolam dan ketinggian air terjun, tidak disarankan untuk berenang di kolam ini.

Dibalik air terjun utama, sekitar 25 meter dari atas terdapat sebuah gua yang dipercaya sebagai tempat dimana Patih Gajah Mada dahulu bertapa. Hingga kini air terjun Madakaripura masih dianggap suci oleh warga Tengger yang hidup di sekitar gunung Bromo yang beragama Hindu. Mereka menyebutkan sebagai “tirta sewana” yang berarti air suci yang digunakan dalam prosesi “mendhak Tirta” yang merupakan rangkaian upacara Yadya Kasada.

Perjalanan sekitar 1 jam yang melelahkan akan terbayarkan setelah sampai di air terjun utama Madakaripura, meskipun di sepanjang jalan menuju ke sana panca indra kita senantiasa dimanjakan dengan kesegaran udara, gemericik air sungai, dan panorama hijau pepohonan yang tumbuh subur di bukit-bukit. Menikmati pesona air terjun yang terbalut dengan keasrian alam yang mempesona, tak henti-hentinya menggulirkan decak kagum.

Sumber: Kompas. 28 Juli 2017. Hal 34

Perjalanan Spiritual di Hiroshima dan Nagasaki

Perjalanan Spiritual di Hiroshima dan Nagasaki.Kompas.27 Juli 2017.Hal 24 001-page-001

MENYEBUT nama Hiroshima dan Nagasaki, ingatan orang akan kembali pada tragedi saat Perang Dunia Kedua. Kedua kota itu luluh lantak oleh bom atom. Hingga kini, kedua kota itu menjadi saksi kejamnya peperangan.

Namun, selain menyusuri kembali jejak sejarah kelam puuluhan tahun silam itu, ada alasan lain untuk berkunjung ke Jiroshima dan Nagasaki. Kedua kota ini menjadi tujuan ziarah bagi mereka yang ingin merasakan kedamaian spritual.

Di Hiroshima, tepatnya di Miyajima, terdapat peninggalan budaya bersejarah, yaitu kuil Shinto Itsukushima. Kuil ini dibangun sekitar tahun 593. Setelah dibangun kembali oleh penguasa Tairano Kiyomori pada 1168, kuil ini menjadi bangunan memesona seperti dapat disaksikan hingga hari ini.

Ciri khas yang menjadi keunikan kuil Itsukushima adalah Torii, yaitu gerbang khas yang menandai pintu masuk kuil, serta Shaden atau Pavilion kuil. Pada kuil Itsukushima, baik Torii dan Shaden berada di laut, saat pasang naik, keduanya terendam air. Namun, pada saat pasang surut, air laut benar-benar surut sehingga pengunjung bisa berjalan menuju gerbang.

Keunikan lain dari kuil yang didedikasikan untuk melindungi penduduk dari bencana alam dan peperangan ini yaitu menjadi satu-satunya tempat pertunjukan musik traisional Jepang Noh yang terapung di laut. Noh terkadang ditampilkan di bawah cahaya lampu sehingga menguatkan kesan spritual tempat ini.

Nagasaki

Beralih ke Nagasaki, salah satu destinasi menarik di tempat ini adalah Taman Glover. Berada di puncak bukit Minami-Tamate, Taman Glover menghadirkan pemandangan memesona ke arah pelabuhan Nagasaki.

Jangan heran dengan nama yang berbau asing karena taman ini memang dibangun seorang Skotlandia bernama Thomas Blake Glover. Pada abad ke-19 Nagasaki termasuk kota yang dipenuhi oleh mereka yang memimpikan Jepang yang baru, termasuk di antaranya para pedagang asing dari seberang lautan.

Pada pertengahan abad ke-19, setelah kedatangan Komodor Perry di Uraga, Jepang kedatangan banyak kapal asing yang ingin berdagang. Shogun yang menjadi penguasa Jepang akhirnya membuka sejumlah pelabuhan untuk menerima kapal-kapal asing itu, termasuk pelabuhan Nagasaki yang dibuka pada 1859. Untuk memastikan kelancaran perdagangan dengan orang-orang asing, Shogun membuka sejumlah kawasan untuk tempat hunian mereka, termasuk di antaranya Minami-Yamate.

Pada 1863, Glover tiba di tempat ini dan membangun rumah di bukit Minami-Yamate. Lebih dari seabad kemudian, jejak peninggalan keluarga Glover di tempat ini tetap terpelihara dengan baik.

Jejak spritual lain yang dapat ditemui di Nagasaki adalah bangunan sejumlah gereja. Salah satunya adalah Ktedral Oura yang merupakan gereja tertua yang ada di Jepang. Terbuat dari kayu dengan arsitektur gotik, gereja ini dibangun pada 1864 oleh misionaris Perancis. Gereja ini termasuk dalam daftar situs Warisan Dunia pada 2016.

Berikutnya adalah Katedral Urakami, yang pada masanya merupakan yang terbesar di Timur. Meanriknya, gereja ini berlokasi hanya 500 meter dari hypocenter bom atom sehingga benar-benar musnah saat terjadi ledakan pada 9 Agustus 1945. Namun, di tengah reruntuhan, ditemukan sosok kayu Perawan Maria. Patung ini kemudian disebut “Hibaku no Maria” atau “ Maria yang terkena bom”. Kini, Ktedral Urakami diakui Vatikan sebagai “Basilika Minor” karena nilai sejarahnya.

Selain itu, masih ada Saint Kolbe Memorial Museum dan Gereja Hongouchi, Takashi Nagai Memorial Hall, Museum Sasttra Endo Shusaku Gereja Shitsu, Gereja Ono, dan Kuil Karematsu.

Jadi, ingin menikmati suasana spritual di Hiroshima dan nagasaki? Segera atur perjalanan Anda ke dua kota bersejarah ini.[*/ACA]

Sumber: Kompas.27 Juli 2017. Hal.24

Perjalanan Mengesankan di Georgia-Armenia

Perjalanan Mengesankan di Georgia-Armenia.Kompas. 27 Juli 2017.Hal 25 001-page-001

SEKALI waktu, tanyakan kepada diri sendiri, mengapa Anda berpergian. Jika mencari sesuatu yang lebih dari sekadar melihat tempat indah, berfoto, atau mengejar hiburan, pergilah ke negeri-negeri di antara Laut Mati dan Laut Kaspia. Georgia dan Armenia.

Negara-negara kecil itu mungkin bukanlah yang pertama terlintas di benak ketika Anda mendengar kata wisata. Namun, di tempat itu Anda akan menemukan ejak sejarah yang panjang, tersentuh karen budaya lokalnya, dan terpesona karen lanskapnya.

Anda bisa menjangkau Georgia dengan menempuh perjlaan dari Istam=nbu sebagai titik berangkat. Dari sana, tujulah Tbilisi. Anda akan terpesona dengan Narikala, benteng pertahanan yang dibangun pada abad ke-4, ketika kota ini berdiri. Arsitekturnya sendiri akan membuat Anda terpukau. Selain itu, letaknya yang tinggi menawarkan salah satu pemandangan kota terbaik. Anda juga bisa menggunakan cable car untuk melihat keindaha kota dari atas benteng.

Kita kerap mendengar nama Stalin. Dan, di Kota Gori, And abisa mengunjungi Joseph Stalin Museum, yang menyimpan peninggalan-peninggalan dari manatan pemimpin Uni Soviet itu. Kita bisa melihat perabot kantornya atau hadiah-hadiah yang diberikan kepadanya dari masa ke masa. Museum ini juga menyajikan sejarah sosialisme.

Dari situ Anda bisa melakukan perjalanan dari Georgian Military Road ke Kazbegi dengan menyeberangi Pegunungan Kaukasus dengan menyeberangi Pegunungan Kaukasus. Kemudia, kunjungilah Svetitskhovel Cathedral. Tempat ini dipercaya sebagai lokasi dipendamnya jubah Yesus. Tempat ini menjadi Situs Warisan Dunia yang diakui UNESCO.

Armenia memiliki banyak kuil kuno. Anda bisa melihat salah satunya, Zvartnots Temple. Kuil ini diambil dari kata zwart dalam bahasa Armenia, yang artinya gembira dan cantik. Kuil ini menjadi salah satu bangunan paling ikonik yang dibangun pada bad ke-7 ini selamat dari gempa besar yang terjadi pada abad ke-10. Namun, kita tetap bisa menikmati keindahannya dari patung-patung, kontruksi bangunan, dan reruntuhannya.

Jangan lewatkan pula tempat ziarah yang paling sering dikunjungi di Armenia, Khor Virap. Biara ini terletak di daratn tinggi Ararrt, dekat perbatasan dengan Turki. Dari tempat ini, Anda bisa melihat juga kemegehan Gunung Arart. Setelah itu, Anda bisa menyambangi Areni Winery, salah satu tempat pembutaan anggur tertua di dunia.

Danau Sevan, danau terbesar di Armenia, mesti masuk bucket list Anda. Danau yang cengkungannya sendiri mencapai satu per enam teritori Armenia ini juga menjadi salah satu danau air tawar di dataran tinggi terbesar di Eurasia. Sampai Oktober, Anda juga bisa mengikuti Sevan Water Cruise selama 30 menit.

Berwisata adalah perjalanan mengumpulkan pengalaman. Jika Anda ingin mewujudkannya di Georgia dan Armenia, ATS Vacations bisa menjadi partner perjalanan yang tepat.[*]

 

Sumber: Kompas. 27 Juli 2017. Hal.25

Mengamati Romawi di Capri

Mengamati Romawi di Capri.Kompas. 27 Juli 2017.Hal 24 001-page-001

BERLIBUR ke Benua Biru kerap menjadi impian sebagian orang. Namun, saking banyaknya tempat yang oke di Eropa untuk dikunjungi, kita malah sering kebingungan. Itulah sebabnya sesekali kita bisa menggunakan jasa biro perjalanan yang biasanya telah menyeleksi tempat-tempat wisata di Eropa yang patut diprioritaskan untuk dijamah.

Kalau kita gemar mengamati sejarah Romawi, kunjungi Pulau Capri di Italia. Keindahan pulau ini bahkan sudah tersohor sejak zaman kekuasaan Romawi. Kaisar Tiberius menjadi salah satu penguasa Romawi yang doyan meloncong ke pulau ini. Sekarang, giliran para selebritas dunia, politisi, dan seniman kenamaan yang kerap jalan-jalan di pulau ini, bahkan mereka membeli properti pribadi di sini.

Capri terletak di selatan Italia, tepatnya di selatan Teluk Napoli. Untuk mencapai pulau ini, biasanya wisatawan akan berangkat dari Sorrento, Npooli, dengan menggunakan kapal hidrofoil. Ini adalah moda angkutan massal yang terkenal. Kapal ini memiliki pemandangan pantai-pantai di bagian barat dan selatan Italia selama pelayaran yang memakan waktu 40-60 menit.

Capri memiliki dua pelabuhan, Mariana Grande di sisi utara dan Marina Piccola di sisi selatan. Hidrofil biasanya akan merapat di dermaga Mariana Grande karena ini adalah pelabuhan utama Capri. Untuk menuju tengah kota, wisatawan bisa naik sejenis kereta atau tram yang disebut funicular. Rute kereta ini cukup menanjak. Bisa pula berjalan kaki menyusuri anak-anak tangga, tetapi ini tentu sangat menguras tenaga.

Spot yang terkenal dari Capri adalh Grotta Azzura (Blue Grotto atau gua biru di bibir pantai Capri yang memiliki panjang sekitar 60 meter dan lebar sekitar 25 meter.Air laut yang jernih dan seolah memancarkan cahay biru memenuhi sebagian ruangan gua. Tentu saja ini menjadi magnet bagi wisatawan untuk menceburkan diri di sini. Sinar matahari yang berhasil menerobos gua dan menyapu permukaan air kemudia memantul ke dinding-dinding gua sehingga suasana mejadi serbabiru.

Konon, semasa pemerintahan Kaisar Tiberius, gua ini dihiasi beragam patung dewa Romawi. Beberapa patung pun masih tersisa di sana. Saking eksotiknya gua ini, penduduk setempat pada zaman dulu menganggap tempat ini adalah rumah para penyihir. Akibatnya, keindahan gua biru pun dilupakan. Hingga akhirnya pada 1826, penyair Polandia Agustus Kopisch bersama artis asal Swiss, Ernest Fries, menemukan kembali gua ini.

Di Capri juga terdapat kebun yang menjadi incaran turis, namanya Gardens of Augusto. Ini sebenarnya kebun raya yang zaaman dulu dikenal sejak awal abad ke-20 oleh pengusaha Jerman bernama Friedrich Alfred Krupp. Pada 1918, julukan Gardens of Augustunus mulai diperkenalkan.

Gardens of Augustunus menjadi semacam “ museum “ kekayaan flora Pulau Capri. Di sini beragam jenis flora tumbuh dengan cantik, di antaranya dahlia dan geranium. Kebun ini dirancang menghadap laut sehingga menyajikan keindahan yang memukau. Selain itu, dari sini wisatawan bisa memandang panorama Teluk Marina Piccola dan Gunung Solaro.

Di Capri terdapat gerai-gerai yang menawarkan produk-produk fashion terkenal. Selain itu, banyak kedai atau kafe untuk menyesap keindahan Pulau Capri dengan kursi gantung Montesolaro (Montesolaro charlift).

Mumpung masih di Italia, sempatkan juga untuk mampir di kota cantik Amlfi yang terkenal akan keindahannya. Kota ini terletak di semenanjung Sorrentine dan masuk di heritage UNESCO pada 1997.

Semua rencana liburan ini bisa kita percayakan pada Avia Tour yang telah menyiapkan paket menarik ke Eropa. Selamat jalan-jalan.[*/TYS].

Sumber: Kompas.27 Juli 2017. Hal.24

Jepang yang Menggoda

Jepang yang Menggoda.Kompas.27 Juli 2017. Hal 25 001-page-001

TAK hanya mengagumkan karena kemjuan teknologinya, Jepang juga membuat kita terpana karena kekayaan alamnya. Tidak seikit wisatawan Indonesia yang menyambangi Negeri Sakura untuk menikmati lanskap yang menyegarkan.

Dataran tinggi Jepang adalah daya tarik besar. Kita kenal Gunung Fuji, gunung dengan pucuk yang putih tertutup es. Memandangnya secara langsung, bahkan menjejaknya, akan menjadi pengalaman berharga.

Alpine Route, yang menjadi salah satu gunung dengan pemandangan paling indah, tentu saja juga akan menggoda wisatawan. Mereka bisa menjelajah gunung ini setelah musim dingin lewat. Rute ini menembus pegunungan dan memilki ketinggian sekitar 2.500 meter. Rute ini merupakan salah satu atraksi utama yang menarik. Kita bisa melihat langsung bentujan kedua tembok salju yang disebut Snow Wall Tateyama. Spot ini selau diinca wisatawan untuk mengabdikan momen.

Beberapa tahun terakhir, populiritas Shirakawago juga meningkat. Sebuah desa tradisional yang sudah dikukuhkan sbagai salah satu warisan dunia UNESCO karena keindahan serta keunikan rumah-rumah tua berusia ratuasan tahunm. Atapnya yang runcing kerap dikaitkan dengan filosofi “ tangan yang berdoa “ karena berbentuk seperti dua telapak tangan yang sedang tertangkup.

Jepang juga mampu menata lanskap dan mengemas aktivitas yang menarik, misalnya membuat festival bunga di Hokkaido. Di sini, Anda bisa menikmati keindahan bunga warna-warni yang bermekaran, seperti bunga lavender, grypsophilla, atau poppy.

Selain alam yang menakjubkan, Jepang juga menyajikan beberapa atraksi menarik bagi Anda yang inin menikmati kebersamaan dengan keluarga, khusunya anak-anak. Jepang memberikan pengalaman menarik melalui wahana hiburan pertama yang diadopsi dari mitos dan sejarah pelabuhan-pelabuhan legendaris di duni, Tokyo Dsineysea.

Di Tokyo Dsineysea, Anda dan keluarga bisa menikmati berbagai pertunjukan unik seperti kisah Mickey Mouse di Mediteranian Harbour dan mengunjungi Myserious Island, gunung buatan yang mampu mengeluarkan gemuruh dan bisa meletus. Jangan lupakan keceriaan anak Anda dan binar-binar semangat di mata mereka ketika mengunjungi Mermaid Lagoon,m sebuah wahana yang bertemakan putri duyung. Selain Tokyo Disneysea, Jepang menawarkan wahana bermain Universal Studios Japan yang terletak di Osaka.

Semua bentuk keindahan yang disajikan Jepang itu dapat Anda rasakan melalui Bayu Buana Travel,dengan paket tur yang terjangkau dan optimal pelayanannya. Bergegaslah wujudkan mimpi Anda dengan Bayu Buana.[*]

 

Sumber: Kompas.27-Juli-2017.-Hal-25