Express Yourself with Ciputra Gemintang Theatre – Podcast KATALOG

Tahukah kamu setiap tanggal 27 Maret dicanangkan sebagai ‘Peringatan Hari Teater Dunia’? Pertama kali diciptakan oleh Institut Teater Internasional atau International Theatre Institute (ITI) dan dirayakan pertama kali pada 27 Maret 1962 bersamaan dengan pembukaan musim “Teater Bangsa” di Paris.

Sejak saat itu, setiap tahun pada tanggal tersebut, Hari Teater Sedunia dirayakan dalam skala global. Di Universitas Ciputra sendiri ada UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) Teater dengan nama Teater Gemintang.
Di episode podcast KATALOG kali ini, Nabila Marfuatunnisa (Psychology 2019, Ketua UKM Teater) akan berbagi cerita tentang Teater Gemintang. Apa aja sih kegiatannya? Lalu mahasiswa yang hadir bisa belajar apa aja? Apa Cuma belajar akting? Ikuti keseruan ngobrol bareng Nabila bersama host Roland V Riwu @olanddolan (LCMC Staff) dan Christye Dato Pango @chris_dato_pango (UC Library Staff).

Available on Spotify:
https://bit.ly/PodcastKatalog

Stay Safe, Stay at Home, Stay Productive, Stay Positive, and Stay Healthy UC People!💪

Don’t Be a Video Creator, Be a StoryTeller (Liputan iTalk with Abibayu)

Content Creator, salah satu pekerjaan yang pada masa ini sangat didamba-dambakan oleh banyak orang. Setiap orang tentu memiliki kesempatan yang sama dalam pekerjaan yang satu ini. Kalau di pabrik-pabrik atau pekerjaan fisik lainnya biasanya ada ‘slot’ maksimum untuk pekerja, namun tidak untuk pekerjaan yang satu ini. Menarik bukan? ya inilah mengapa banyak kaum millennial yang sekarang menginginkan pekerjaan sebagai content creator. UC Library kembali mengadakan Innovation Talk yang berjudul ‘Don’t Be A Video Creator, Be a Storyteller’ dan mendatangkan Abibayu sebagai narasumber pada Jumat, tanggal 26 Maret 2021 lalu.

Acara yang dimulai Pkl. 15.00 WIB ini diawali dengan sedikit cerita dari Kak Abibayu yang juga alumni dari IBM (International Business Management) Universitas Ciputra. Kak Abibayu merupakan Angkatan ke-3 dari Universitas Ciputra, dan sekitar tahun 2011, ia memulai karirnya sebagai seorang MC hanya untuk iseng-iseng saja. Tapi siapa sangka ternyata pekerjaan tersebut yang telah membawa Kak Abibayu menjadi salah satu content creator yang bisa dibilang sukses saat ini. Pekerjaan sebagai MC juga tidaklah mudah, dahulu dia mengaku malah tidak dibayar sama sekali, atau mungkin hanya dibayar nasi kotak. Tapi dengan ketekunannya, ia perlahan mulai mendapatkan job dari berbagai tempat seperti untuk mengisi ‘sweet seventeen’ dan banyak lainnya. Yah, pekerjaan ini akhirnya juga memberi efek ‘snowball’ dimana akhirnya berdampak kepada kehidupan pekerjaannya. Hingga 2015, akhirnya ia memberanikan diri untuk melangkah lebih maju sebagai seorang content creator hingga sekarang.

Kak Abibayu sendiri mengatakan bahwa Langkah pertama itu sangat penting untuk memulai suatu pekerjaan. Beberapa hal juga harus diperhatikan ketika ingin menjadi seorang content creator, salah satunya kita harus tahu seperti apa target audience yang kita tuju. Suatu konten itu akan percuma jika tidak tersampaikan ke penonton dengan baik, maka pastikan kalian membuatnya menjadi suatu konten yang menarik yah! Nah untuk audiencenya sendiri, kita dapat melihat contoh dari Kak Abibayu yang sering dibilang mirip seperti Park Seo Joon (salah satu artis ternama di Korea), maka Kak Abibayu akhirnya membuat video-video sesuai dengan audiencenya, yaitu lebih mengarah ke Korea, ditambah dengan komponen yang mendukung lainnya.

Sekarang, kira-kira kenapa yah kok banyak generasi millennial yang bilangnya mau bekerja tapi saat ditengah-tengah pekerjaannya, mereka jadi tidak konsisten dan kebanyakan berhenti? Pertanyaan ini kembali dijawab oleh Kak Abibayu, yah mungkin banyak generasi millennial saat ini yang masih belum memiliki tanggungan yang berat dalam hidup. Makan masih ditanggung oleh orangtua, tinggal juga kebanyakan pasti masih dengan orangtua. Sehingga kebanyakan dari mereka pasti menjadikan pekerjaan tersebut bukan sebagai kewajiban, namun hanya sebagai pilihan dan mencari kesempatan saja.

Sebenarnya ada beberapa cara untuk menangani itu semua, dan itu tergantungg dari diri kita sendiri loh! Coba deh kita berfokus kepada pertanyaan “Kenapa kok kita memutuskan untuk mulai bekerja? Apasih motivasimu dalam melangkah ke step ini? Apa sih tujuanmu?” Dan dari sana, baru kita bisa break down apa saja yang harus kita lakukan untuk mencapai tujuan tersebut dengan lebih jelas. Jangan hanya karena masalah kecil, atau mungkin konten kalian sepi, maka kalian langsung putus asa. Namun ingatlah tujuan kalian, dan perbaiki apa yang mungkin menyebabkan konten kalian belum terlalu menarik perhatian orang. Daripada putus asa, lebih baik membenarkan yang salah bukan?

Nah Terakhir nih, ada saran dari Kak Abibayu buat kalian yang baru mau memulai untuk menjadi seorang content creator, “Ingatlah bahwa kita juga harus melihat pasar dan juga apa yang sedang trend disaat itu” Contohnya sekarang ketika sedang gempar-gemparnya Dewa Kipas, maka tentu kita harus mengikuti trend tersebut. Apakah kita harus bermain catur? Tentu tidak! Tapi kita harus pintar-pintar yah untuk mencari content yang berhubungan dengan hal tersebut! Terlebih lagi, jangan sampai kalian melakukan sesuatu namun kalian tidak menyukainya. Ciptakanlah sesuatu yang dapat dinikmati oleh penonton dan juga dirimu sendiri! Hal ini juga penting karena jika kalian merasa tertekan dalam melakukan pekerjaan tersebut, maka pekerjaan tersebut hanya akan menjadi rutinitas yang mengontrol kehidupanmu!

Dalam acara ini juga dibuka donasi untuk mendukung Program Wahana Visi Indonesia membangun Perpustakaan SDN Tubangraeng, Landak, Kalimantan Barat dan total donasi yang terkumpul sebesar Rp. 635.048,00 Semoga donasi yang terkumpul bisa memberikan semangat untuk pelayanan rekan-rekan Wahana Visi dan sukacita bagi anak-anak di SDN Tubangraeng, Landak, Kalimantan Barat dalam mereka bermain dan belajar.

The Winner of Photo Contest “Study from Home with UC Library”

Selamat untuk para pemenang #uclibraryphotocontest2021 !!! Terima kasih atas karya keren dan effort kalian untuk lomba ini 😄🙏

Buat yang belum masuk di list ini, jangan berkecil hati 😀 masih banyak kok event UC Library lainnya yang bisa kalian ikuti 😉 semangat terus ya! 🙌🙌🙌

Terima kasih untuk semua peserta yang telah berpartisipasi dalam UC Library Photo Contest 2021 🙏 stay tune terus di Instagram @uc_library untuk info event dan lomba selanjutnya 😉

Untuk teknis penerimaan hadiah atau info lainnya, bisa menghubungi Pak Tito di WA +62 812-1749-0033 atau melalui email ke pango.dato@ciputra.ac.id

Inspiring Story: Martha Tilaar

Berdasarkan buku “Doktor (HC) Martha Tilaar: Bagi Indonesia: Perjalanan Seorang Perempuan Entrepreneur Mengubah Mimpi Menjadi Nyata” (Call Number: 920.7209598 HER d) karya Ayu Hermawan, diceritakan perjalanan panjang Martha Tilaar yang sudah sangat terkenal di tanah air. Nama ini pada mulanya identik dengan brand kosmetik terkenal, Sari Ayu, yang kemudian berkembang menjadi beragam produk yang tak kurang terkenalnya. la memimpin pabrik dengan 3000 pekerja di dalamnya.

Perjalanan paniang Martha dalam meraih semua itu pun dimulai sejak kecil. Karena ia adalah anak yang sakit-sakitan sehingga menjadi slow learner dibandingkan kedua adiknya, maka ibunya mengarahkan Martha untuk memiliki life skill yang tinggi. Sejak kecil Martha sudah diajar berdagang dan mendapat untung. Secelah dewasa, ia diikutkan dalam kursus kecantikan karena kebetulan ia adalah gadis tomboi yang amat tidak peduli pada penampilan diri.

Perjuangan panjang di belakangnya adalah penopang suksesnya saat ini sehingga diakui di dalam dan Iuar negeri. John Naisbitt bahkan menyebutnya sebagai salah satu ikon megatrend dalam bukunya. Kelebihan yang diberikan Tuhan kepadanya adalah ia memiliki orang-orang baik di setiap titik penting perialanan hidupnya.

Kelebihan lain, ia tetap seorang istri, ibu dan nenek yang penuh cinta. ✨.

Video selengkapnya: https://youtu.be/BgqjpwBytPw

Ingin Mencari Sumber Online Terpercaya? Ini Jawabannya #KUTUBUKU

Hai UCpeople, yakin nih sumber informasi online yang kalian gunakan dalam penulisan tugas akhir atau tugas kuliah bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya?

KUTU BUKU (Kupas Tuntas Soal Buku) kali ini akan membagikan cara untuk cek kredibilitas sumber informasi online kalian berdasarkan buku Modul Pelatihan Literasi Informasi: Pelatihan Instruktur Tingkat Dasar (Call No. 028.70711 MOD).

https://www.youtube.com/watch?v=7E1CXnVzPtg

Seri KUTU BUKU (Kupas Tuntas Soal Buku) episode 12 ini adalah hasil kolaborasi UC Library bersama Laboratory of Communications and Media Convergence (LCMC) by @uc_fikom 🙏

Mengakses Referensi Mendeley Manager dan Bimbingan dalam Mengakses E-Resources | Kelas Literasi Informasi

Banyaknya informasi dan data-data yang tersebar di Internet mungkin akan membuat kebanyakan dari kita akan merasa kebingungan untuk menentukan mana informasi yang benar dan mana yang salah atau tidak valid. Hal ini tentu pernah menjadi masalah dari semua orang, khususnya para pelajar yang masih sangat asing dengan penelusuran data di internet. Kelas Literasi Informasi yang diadakan oleh UC Library pada bulan ini masih membahas mengenai pembelajaran tutorial akses koleksi online dan pelatihan reference manager Mendeley.

Mengapa sih kira-kira hal ini sangat penting untuk dipelajari? Menulis dan mencari informasi tentu akan selalu bermanfaat baik sekarang atau nanti, dan tentu saja kita semua tidak mau ketinggalan informasi yang sangat penting inikan? Terutama untuk para mahasiswa yang sedang mengerjakan tugas akhir dan mulai bingung karena harus revisi skripsi melulu, nah ini mungkin bisa membantu kalian loh! Kelas Literasi Informasi ini diadakan pada tanggal 24 Februari 2021 dan kali ini, pesertanya berhasil menembus 101 orang lebih loh! Wah, senang deh rasanya melihat antusias para pelajar yang masih semangat belajar di masa pandemi ini! Kelas yang diadakan secara online dan dimulai Pkl. 14.00 WIB ini dibawakan oleh Bapak Raden Panji J. Udik Esbiantoro, S.S dan juga Dr. Timotius Febry Christian, S.T., M.t., CSCA. sebagai pembicaranya.

Seminar ini dimulai dengan penjelasan singkat dari Pak Panji mengenai cara yang benar untuk mengecek kredibilitas sumber informasi online. Terdapat 4 cara yang disampaikan, yang pertama yaitu dengan mengecek domain URLnya terlebih dahulu. URL yang harus dihindari antara lain seperti blog, wordpress, tumblr, journal, blogspot, weebly, penzu, dan juga Wikipedia. Nah kenapa sih kok tidak boleh? URL yang telah disebutkan biasanya akan dilarang untuk dipergunakkan di essay formal seperti skripsi karena validitas dan akurasinya masih dipertanyakan dan merupakan sumber informasi terbuka yang bisa diedit kapanpun oleh siapapun. Setelah itu, bisa melihat dari tujuan dari sumber informasi dengan mengecek “about us” untuk mengetahui statement, visi dan misi, serta tujuan dari pembuat informasi. Ketiga, kita harus mengetahui sumber informasi online yang valid dan akurat, salah satunya dengan tidak menggunakan sumber informasi yang terbuka dan bisa diedit kapanpun. Terakhir, kita juga bisa mengecek tanggal dari kabar informasi tersebut, inilah sebabnya terkadang akan ada tugas yang mewajibkan menggunakan informasi online yang umurnya tidak lebih dari 5/10 tahun. Pak Panji juga menjelaskan mengenai beberapa sumber primer yang bisa digunakan sebagai pendukung seperti garuda.ristekbrin.go.id, eric.ed.gov, scholar.google.com, Zotero, Mendeley, predatoryjournals.com, dan Turnitin.com. Selain memberi dan menjelaskan sedikit mengenai kegunaannya, Pak Panji juga menjelaskan mengenai operator Boolean, Google syntax, dan e-journal yang dilanggan oleh UC. Selanjutnya, dilanjutkan dengan penjelasan cara untuk mengakses emerald. Emerald ini sendiri merupakan situs yang kerap kali disarankan untuk dipakai para mahasiswa ketika hendak mengakses journal atau buku. Namun disini seringkali terdapat banyak mahasiswa yang masih nampak kebingungan ketika hendak menggunakannya. Pihak UC Library telah membimbing setiap individunya dan membuka sesi pertanyaan secara terbuka agar para peserta bisa langsung mengakses journal Emerald saat itu juga.

Sesi kedua dilanjutkan oleh Bapak Febry dengan membahas mengenai pelatihan referensi manager Mendeley. Ada 2 tahap sebelum melakukan discovery data, yang pertama yaitu cara mencari bahan referensi, dan penggunaan add citation dan bibliografi secara otomatis. Jika diperhatikan, ketika kita hendak mencari data di Google Scholar, aka nada fitur “Cite” yang telah disediakan untuk mencari literatur yang dibutuhkan. Nah kita bisa mengeklik “Cite” pada salah satu tema artikel yang kita mau, lalu meng-copy pada file yang ada. Setelah itu, kita bisa memanfaatkan Mendeley dan membuat folder lalu mem-paste pada page yang ada di Mendeley. Dengan cara simpel itu, referensi kita sudah masuk kedalam database loh! Disini Bapak Timotius juga menjelaskan cara-cara lain untuk membangun database dari Look up DOI dan juga menginputnya secara manual. Sesi ini dilanjutkan dengan penjelasan mengenai penggunaan add citation dan bibliografi yang dilakukan secara otomatis dan discovery data dari Mendeley itu sendiri!

Seminar ini sungguh informatif dan tentunya berguna loh! Jangan lupa ya untuk ikut Information Literacy Class yang dilakukan oleh UC Library setiap bulannya! Mereka juga menyediakan banyak event lainnya loh! Seperti layanan sirkulasi online, kelas literasi informasi, akses online tugas akhir, mini museum yang bisa kamu temukan di library lounge, video youtube Kupas Tuntas Soal Buku, dan banyak lainnya!

Half an Hour with Cancer Survivor – Podcast KATALOG Eps. 21

Hari Kanker Sedunia dirayakan setiap 4 Februari untuk meningkatkan kesadaran terhadap kanker dan mendorong pencegahan, deteksi, dan pengobatan kanker. Hari Kanker Sedunia dibentuk oleh Union for International Cancer Control untuk mendukung Deklarasi Kanker Dunia, yang dibuat pada tahun 2008 lalu.
Di episode podcast KATALOG kali ini, Delvin Tanjaya, mahasiswa VCD UC tahun 2018 dan President O-week 2020 akan berbagi cerita tentang pengalaman divonis kanker lymphoma hodgkin stadium 3 di usia 12 tahun dan bercerita bagaimana dia berjuang melawan kanker sampai akhirnya sembuh. Semangat positif dari orang terdekat sangat membantu seseorang penderita kanker dan terlebih penting menurutnya semangat positif dari diri sendiri.

Ada juga nih deretan buku koleksi dari UC Library yang dibahas di podcast KATALOG kali ini, seperti
dari buku serial Chicken Soup for the Soul berjudul ‘The Cancer Book’ (Call no. 810.8020362096994 CHI) tulisan Jack Canfield, dkk dan buku ‘Hope & Healing for Your Breast Cancer Journey’ (Call no. 810.2023561 SIL c) tulisan DR. Julie Silver. Teman-teman UC People bisa tau apa yang para penderita rasa dan pikirkan selama berjuang melawan kanker. Ayo jangan lewatkan podcast UC Library hasil kolaborasi dengan LCMC FIKOM bersama host Roland V Riwu @olanddolan (LCMC Staff) dan Christye Dato Pango @chris_dato_pango (UC Library Staff).

Available on Spotify:
https://bit.ly/PodcastKatalog

Stay Safe, Stay at Home, Stay Productive, Stay Positive, and Stay Healthy UC People!💪

Buku Cerita Silat: Dulu dan Kini | UC Library Insight

Cerita Silat yang identik dengan seni bela diri dan pendekar yang bekelana nan-jauh ternyata memiliki makna tersendiri bagi bangsa Indonesia. UC Library berkesempatan mewawancarai Pak Juliastono, seorang penerbit buku cerita silat yang telah mengumpulkan karya-karya cerita silat selama hampir 4 tahun. UC Library bertanya tentang perjalanan Cerita Silat di Indonesia, bagaimana tantangan saat menerbitkan cerita silat, dan bagaimana cerita silat dapat diterima oleh generasi milenial.

Simak video selengkapnya: https://youtu.be/abISGnQdbjc

iTalk on the Spot with Waste Recycling Project

Tahukah kalian jika setiap 21 Februari diperingati sebagai Hari Peduli Sampah Nasional? Yup, Kementerian Negara Lingkungan Hidup mencanangkan 21 Febuari 2006 sebagai Hari Peduli Sampah untuk pertama kalinya tepat setelah terjadinya tragedi longsor sampah di TPA Leuwigajah, Cimahi, Jawa Barat pada tanggal 21 Februari 15 tahun silam. 🙏
Sampah sendiri menjadi persoalan yang tidak ada habisnya untuk dibicarakan. Banyak kejadian yang ditimbulkan akibat sampah, seperti bencana banjir yang kerap melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Bahkan, warga Jakarta saja dalam satu hari saja, bisa menghasilkan sampah plastik seluas tujuh lapangan bola.🌱
Keresahan tentang limbah sampah plastik ini juga yang membuat Waste Recycling Project (WARP) secara konsisten mengubah limbah plastik menjadi berbagai benda menarik yang punya nilai jual tinggi.✨

Di iTalk on the Spot kali ini, kita akan berkenalan langsung dengan Waste Recycling Project (WARP) dan ngobrol bareng di IG Live UC Library bersama Verena Lindra (Founder WARP-Waste Recycling Project) 🤩

Yuk simak obrolan santai tentang daur ulang limbah bareng Kak Verena dari @warp.sby
Ada banyak pesan penting yang disampein Kak Verena bakal punya dampak besar buat bumi dan generasi kita di masa mendatang.

Pekerjaan Jaman Now itu Gimana Sih? (Liputan iTalk “Make Your Content Outstanding”)

Kehidupan manusia mau tidak mau pasti selalu terpengaruh dengan kehidupan sekelilingnya, dan secara tidak sadar pasti akan terjadi berbagai perubahan sosial didalamnya. Seiring dengan perkembangan jaman, tentu bertambah pula berbagai pekerjaan yang selama ini mungkin tidak pernah kita pikirkan. 10 tahun lalu, dimana internet mungkin masih belum cukup canggih, mungkin konsep dari pekerjaan yang ada di pikiran kita hanya akan tetap berkutat di pekerjaan fisik saja. Mulai dari chef, supir, jasa, dan beberapa pekerjaan yang ‘terlihat’. Namun siapa sangka ternyata sekarang jenis-jenis pekerjaan sudah banyak yang bertambah, namun tentu juga ada pekerjaan yang hampir punah loh!. Yap, salah satu pekerjaan yang kira-kira pada jaman ini sedang naik daun dan diminati oleh banyak orang yaitu menjadi salah satu konten creator.

Nah, kepo gak sih mengenai pekerjaan apa sih itu konten creator? Universitas Ciputra Library kembali mengadakan iTalk dengan judul ‘’Make Your Content Outstanding” yang digelar pada tanggal 11 Februari 2021 kemarin. iTalk yang diadakan melalui Zoom ini dihadiri oleh kurang lebihnya 223 partisipan dan mendatangkan 2 narasumber yaitu Miela Indarto sebagai Head of Content Kreativv dan juga Gabriela LD Swastika sebagai dosen fakultas Ilmu Komunikasi di UC. Yap, Universitas Ciputra juga menggandeng Kreativv yaitu salah satu Indonesia leading digital creative entrepreneurship media and community. Innovation Talk kali ini diadakan dengan harapan agar para pesertanya dapat menemukan ide kreatif, mengajarkan bagaimana menjadi copywriter yang handal, serta cara-cara untuk menjadi content creator yang kreatif serta unik ditengah masa pandemi ini.

Konten creator ini sendiri merupakan salah satu pekerjaan yang tentunya sangat menguntungkan loh! Pekerjaan ini terlahir dari maraknya penggunaan teknologi pada jaman ini. Jika dulu kita hanya melihat ada selebriti di televisi, namun sekarang seorang konten creator itu sendiri dapat diibaratkan sebagai seorang ‘artis di media social’. Pada sesi pertama Innovation Talk kali ini, Bu Gabriela atau Bu Gabby menjelaskan apa itu komunikasi massa, bagaimana mendistribusikan konten, apa yang perlu diperhatiin agar konten kalian diliat banyak orang/ prinsip persuasi, model pemasarannya, dan sekilas tentang copywriting dan content writing.

Sesi kedua yang dibawakan oleh Miela Indarto menjelaskan mengenai cara kerja dari seorang content creator itu sendiri. Platform social media itu sendiri selalu berkembang dan berubah tanpa henti. Sesuatu yang sedang hype hari ini, bisa saja terlupakan begitu saja sebulan kemudian. Nah hal ini dikarenakan banyaknya trend-trend baru yang dinamis terus beredar di masyarakat. Trend itu sendiri bisa berupa challenge, 1 minute video, memes, dan masih banyak lainnya. Belum lagi perubahan dari feature yang disediakan oleh media social itu sendiri. Media social seperti Instagram, TikTok, Facebook, YouTube, dan masih banyak platform lainnya tentu akan terus mengembangkan fiturnya agar penggunanya tidak bosan kan? Media social juga terus “menyuguhi” kita para penggunanya sesuatu yang baru sesuai dengan algorithmnya. Algorithm itu sendiri apa sih? Nah, pernah gak sih kalian merasa kalau beberapa jam lalu kalian sedang asik membahas suatu topik pembicaraan dengan teman kalian, eh ternyata salah satu topik pembicaraan tersebut muncul di explore media social kalian? Eits, itu bukan kebetulan loh!, tentunya media social seperti Instagram itu selalu menyiapkan post-post’an yang berhubungan dengan interest kalian!. Seperti yang kita tahu sendiri, ada milyaran orang yang menggunakan media social, dan tentunya setiap individunya memiliki interest yang berbeda-beda. Ada yang mungkin suka konten-konten romantic, comedy, fashion, creepypasta, dan masih banyak jenis lainnya loh. Nah dari sinilah dimana seorang content creator bisa mengembangkan bakatnya!. Seorang konten creator itu sendiri merupakan orang yang menyiapkan konten-konten kreatif agar para pengikut maupun penontonnya dapat menikmati konten yang mereka buat.

Sudah paham kan sekarang gambaran dari seorang content creator itu sendiri? Yuk kita lanjut ke cara pengembangannya! Seorang konten creator harus bisa menentukan interest mereka didalam suatu media. Dengan begitu, kalian bisa mengetahui audiens dari para pengikut kalian itu siapa sih? Dan apa yang sebenarnya mereka cari ketika mengikuti kalian, namun ingat, jangan sampai salah sasaran yah! Seorang konten creator juga harus bisa memberikan konten-konten yang terbaik mengingat banyaknya competitor lain yang ada diluar sana. Jadi, pintar-pintarlah menangkap audiens di media sosial yah! Pastikan deh kalian tahu selera para pengikut kalian bagaimana. Kemudian setelah itu, kalian juga harus bisa mempersuasi para pengikut kalian untuk tetap percaya dan “mengikuti” kalian. Sesuai dengan yang dijelaskan oleh Bu Gabriela LD, bahwa terdapat 3 pillar penting saat kalian mempersuasi massa. Pertama, kalian harus menciptakan Ethos atau kredibilitas yang kuat dengan pengikut kalian. Kredibilitas ini sendiri bisa dibangun dengan cara menunjukkan track record dari kehidupan kalian di masa lampau. Dengan bagitu, pengikut kalian dapat menjadi lebih percaya karena track record kalian itu dipandang bagus oleh mereka! Kedua yaitu Pathos atau emotion, nah kali ini kalian bisa mulai untuk mencari koneksi dengan orang-orang maupun dengan penonton kalian. Caranya gimana sih untuk menjalin koneksi yang baik dengan penonton? Tentu kalian bisa memanfaatkan feature yang sudah disediakan oleh media sosial dong! Contohnya, di Instagram kalian bisa mulai dengan menggunakkan polling, QnA, maupun bercerita agar para pengikut kalian merasa dekat dengan kalian. Terakhir, ada juga logos atau logic yaitu dimana kalian harus bisa mengatur cara marketing kalian agar tidak sampai salah!

Tertarik untuk menjadi seorang content creator? Yuk mulai membuat konten-konten kreatif dan juga inovatif!