Book Bazaar @ Library

Dalam rangka memeriahkan HUT UC ke-X, UC Library mengadakan bekerja sama dengan penerbit Andi dan Gloria mengadakan Bazaar Buku Murah dengan diskon mulai 30% – 75% selama bulan Agustus 2016. Selain buku-buku dari penerbit tersebut, juga diiual majalah binding dan buku koleksi seputar IT koleksi UC Library. Mulai 1 Agustus s/d 31 Agustus 2016.

 

kolase

iTalk: Table Manner

“You’re on a business meeting and decide to entertain your guests from the USA. The meeting goes smooth and your guests are happy. Then comes the dinner at a five star restaurant, and you have no idea how to behave. You’re staring at the knife and fork not knowing how to use them properly. You stare at your guests and realize that they’re wearing their formal suit, while you’re not. This is a fiasco. This is why you need table manner, knowing that the dinner might blow up your business chances. Learn table manner, save your business chance!”

Kutipan diatas adalah pengantar kegiatan bulanan UC Library, iTalk yang kali ini berjudul ‘Table Manner”.  Kegiatan yang dilaksanakan pada Hari/Tanggal: Senin, 29 Agustus 2016, bertempat di UC Student & Service Lounge (UC Lantai 2) ini memnunjuk narasumber Bpk Agustinus Nugroho, S.E., MIHM dari jurusan IHTB.

Etika makan atau Table Manners adalah aturan yang harus dilakukan saat bersantap bersama di meja makan.

Etika makan diperkenalkan oleh bangsa Eropa yang merupakan aturan standar terutama saat bersantap bersama-sama di sebuah acara resmi atau acara makan bersama di keluarga besar. Meskipun sebebarnya Etika tersebut telah ada jauh sebelum peradaban Eropa menyebar ke seluruh dunia.

Setiap negara memiliki aturan meja makan yang berbeda-beda. Namun, ada beberapa aturan dasar yang terdapat di setiap etika makan, yaitu :

  • Makan dengan mulut yang tertutup saat mengunyah makanan
  • Berbicara dengan volume suara yang rendah
  • Tutupi mulut saat batuk atau bersin
  • Jangan menyandarkan punggung di sandaran kursi
  • Jangan menimbulkan suara saat mengunyah makanan
  • Jangan memainkan makanan dengan peralatan makan
  • Jangan mengejek atau memberitahu seseorang bahwa dia memiliki etika makan yang buruk
  • Jangan bersendekap di meja makan
  • Selalu meminta ijin ke empunya acara saat akan meninggalkan meja makan
  • Jangan menatap mata orang lain saat dia sedang makan
  • Jangan berbicara di telepon di meja makan. Meminta ijinlah saat anda benar benar harus menjawab telepon, dan meminta maaflah saat kembali.
  • Jangan menimbulkan suara saat memakan sup
  • Letakkan garpu di sebelah kiri dan garpu disebelah kanan bersama-sama di arah jam 5 di atas piring dengan bagian pisau yang tajam menghadap ke dalam. Ini menandakan bahwa anda telah selesai makan.
  • Lap yang disediakan di atas meja tidak boleh digunakan
  • Jangan menghilangkan ingus dengan lap tangan. Lap yang disiapkan untuk anda hanya untuk membersihkan mulut bila kotor
  • Jangan mengambil makanan dari piring orang lain dan jangan memintanya juga
  • Telan semua makanan yang ada di mulut sebelum minum
  • Jangan menggunakan tangan saat mengambil makanan yang tersisa di dalam mulut, gunakan tusuk gigi
  • Usahakan untuk mencicipi semua makanan yang disediakan
  • Tawarkan ke orang di sebelah anda saat anda akan menuangkan minuman ke gelas anda
  • Sisakan makanan sedikit bila anda tidak ingin atau tidak sanggup menghabiskan makanan
  • Tunggu ada aba-aba untuk mulai memakan makanan yang dihidangkan
  • Menambahkan bumbu setelah mencicipi makanan dianggap kasar dan menghina koki
  • Kecuali di restoran, jangan minta untuk menyingkirkan sisa makanan anda kecuali acara makan sudah selesai dan jangan pernah melakukan bila diundang ke acara formal.
  • Jangan lupakan satu hal yang umum, jangan lupa untuk selalu mengatakan ‘tolong’ dan ‘terima kasih’ setiap kali anda meminta bantuan

Beberapa etika umum yang harus dilakukan adalah:

  1. Bila pelayan tidak memberikan anda duduk, Duduk dan tariklah bangku dengan dua tangan.
  2. Bukalah serbet atau napkin dengan wajar taruh di pangkuan anda.
  3. Jika sudah siap memesan menu, lihat daftar menu dengan wajar, jangan terlalu lama. Segera menunjuk menu yang anda pilih. Setelah itu biasanya pelayan mempersilakan anda mencicipi menu pembuka atau Appetizer.

Acara yang dimulai Pkl. 10.00 WIB ini diawali dan ditutup oleh penampilan UKM Band, Resonance.

 

collage

 

Library August Surprise

Dalam rangka memperingati HUT UC ke X (26 Agustus 2016), UC Library bagi-bagi kejutan spesial buat para pengunjung Perpustakaan. Dalam tajuk “Library August Surprise”, Library membagikan hadiah-hadiah berupa coklat, voucher seharga Rp 10.000,- ke Chixy, dan Dean Canteen kepada para pengunjung yang beruntung mulai dari tanggal 22-25 Agustus 2016. Pemenang pun didapatkan dari berbagai cara yang sudah dirancang oleh UC Library, mulai dari penyebaran kertas berupa clue untuk ditukarkan ke konter sirkulasi peminjaman, para UCer yang meminjam dan mengembalikan koleksi yang dipilih secara acak, para peserta kegiatan Movie Time yang diadakan di Library Lounge, maupun yang berhasil menjawab pertanyaan di UC Library Lovers. Selamat kepada penerima hadiah, dan sampai jumpa di kejutan-kejutan selanjutnya.
collage 1 collage 2

Movie Time @ UC Library: Joy (2015)

Kegiatan Movie Time @ UC Library kembali hadir pada hari Kamis, 25 Agustus 2016 lalu yang adilaksanakan pada Pkl. 13.00 – 15.00 wib bertempat: Library Lounge, dan film yang diputar adalah JOY (2015). Film ini disutradarai oleh sutradara peraih Oscar David O. Russell dan dibintangi oleh pemain-pemain kaliber Oscar, seperti Jennifer Lawrence, Robert De Niro, Bradley Cooper, Edgar Ramirez, Virginia Madsen, Dascha Polanco, Elisabeth Rohm

Sinopsis: Bercerita tentang kisah perjalanan hidup dari seorang ibu rumah tanga yangg berasal dari Long Island yang bernama Joy Mangano (Jennifer Lawrence). Perjuangan seorang ibu tunggal yang harus membesarkan 3 orang anaknya dan bekerja keras hingga menjadi seorang pengusaha sukses.

Dia dikenal sebagai penemu alat pel modern Miracle Mop yang dijual lewat acara TV Home Shopping. Selain itu, Joy juga menemukan berbagai alat rumah tangga yang bermanfaat lainnya dan mempunyai lebih dari 100 hak paten atas namanya.

Namun hidup yang penuh misteri harus dijalaninya, dan membawanya pada jalan yang tak diduga.

 

kolase

LIBRARY – Circulation on The Spot

Pada hari Selasa & Kamis / 16 & 18 Agustus 2016 lalu dimulai pukul 10.00 WIB, UC Library kembali mengadakan kegiatan Circulation On The Spot dan kali ini diadakan di lantai 6 (enam) gedung UC.
Circulation On The Spot ini diadakan sebagai tujuan untuk mendekatkan UC Library kepada pemustaka sekaligus memudahkan pemustaka untuk meminjam, mengembalikan maupun memperpanjang koleksi yang diinginkan. Adapun Koleksi yang di sirkulasikan adalah koleksi sesuai dengan jurusan yang ada di lantai 6 (Psychology & FDB) dan koleksi yang jarang termanfaatkan oleh pemustaka.
kolase

“Mengenal Cita-citaku” @ Taman Baca RW 01 Kel. Made, Surabaya

Terlihat ada yang berbeda pada Sekolah PAUD  RW 01 Kel. Made Kec. Sambikerep pada Jumat (5/8) lalu, tampak rombongan berbondog-bondong ke lokasi yang di mayoritasi oleh anak-anak di bawah umur 3 tahun. Ternyata rombongan tersebut adalah rombongan dari Universitas Ciputra yang dimotori oleh Library dalam rangka kegiatan pembinaan Taman Baca RW 01 Kel. Made Kec. Sambikerep. Kegiatan bertajuk “MENGENAL CITA-CITAKU” ini mendapuk tim dari jurusan MCM (Marketing Communication) yang diwakili oleh Ibu Hilda dan Ibu Monica.

Kegiatan yang dimulai Pkl. 09.00 wib ini selain siswa-siswi PAUD , juga dihadiri 20 orang Ibu-ibu, 5 orang dari Universitas Ciputra, dua (2) orang Mahasiswa Magang dari UNAIR (Nyono dan Ryan).

Pada kegiatan kali ini diadakan aktivitas mengenal profesi dari polisi, guru, dan dokter serta membuat dan mewarnai bentuk tangan dengan melibatkan anak-anak, orang tua dan Guru/Bunda PAUD. Metode yang digunakan berupa kertas berbentuk tangan yang diberi tulisan tentang cita-cita/profesi sebagai dokter/guru/polisi yang kemudian diberi warna dan ditempel pegangan berupa sedotan. Alhasil keluarlah karya berupa warna-warni bentuk tangan sesuai dengan kreatifitas anak-anak usia PAUD RW 01 Kel. Made Kec. Sambikerep.

Melalui acara ini UC Library mengajak peran serta warga RW 01 Kel. Made Kec. Sambikerep khususnya anak-anak usia PAUD,  ibu-ibu, dan Guru/Bunda PAUD untuk mengarahkan anak-anaknya memilih cita-cita/profesi sebagai seorang dokter/guru/polisi sesuai  yang diinginkan.

kolase

Presentasi Pengenalan UC Library kepada Mahasiswa Baru angkatan 2016

Pada hari Selasa, tanggal 26 Juli lalu, diadakan kegiatan pengenalan Perpustakaan kepada mahasiswa baru angkatan tahun 2016, sebagai salah satu dari rangkaian acara Pra O-Week 2016 dengan tema “VISION: Define Your Future”. Sebagai perwakilan dari UC Library, diutus Bu Kathy, Pak Chrisyandi, Bu Essy, dan Pak Abi yang melaksanakan presentasi di 5 ruangan berbeda yang telah ditetapkan oleh panitia.

kolase

iTalk: “RETAIL BEYOND IMAGINATION”

Retail Beyond Imagination menjadi tema i’Talk (Innovation Talk) bulan Juni. Tepatnya pada Selasa, 7 Juni 2016 lalu, hadir sebagai narasumber, adalah Ibu Dr. Christina Whidya Utami, S.E., M.M. dan Bpk. Teofilus, S.E., M.M. sebagai perwakilan dari program studi IBM. Di sini Bu Utami dan Pak Teofilus menjelaskan mengenai visual merchandising dan impulse buying. Impulse buying adalah orang yang tidak merencanakan sesuatu dalam belanja. Konsumen tidak terpikir untuk membeli produk tertentu. Tetapi merekan langsung melakukan pembelian karena ketertarikan pada produk saat itu juga. Kecenderungan dilakukan secara spontan, reflek, tiba-tiba, dsb. Impulse buying bisa terjadi dimana saja dan kapan saja.

Fenomena Impulse Buying

Ternyata pembelanja impulse buying lebih banyak tingkat kemungkinannya, dibandingkan dengan pembelanjaan yang direncanakan. Memang terlihat wajar jika seorang konsumen datang ke supermarket karena dorongan membeli sesuatu. Pemasaran yang seperti ini dilakukan yang bertujuan agar menarik konsumen melakukan impulse buying.

Ada beberapa hal yang mempengaruhi konsumen untuk impulse buying, adalah:

  1. Produk yang memiliki kesempatan untuk terjadinya impulse buying. Umumnya adalah menawarkan produk yang berharga rendah sehingga konsumen tidak perlu berpikir panjang lagi untuk membelinya.
  1. Produk-produk yang memiliki masa advertising, sehingga ketika berbelanja konsumen ini ingat bahwa produk tersebut pernah dilihat dalam iklan di televisi maupun iklan online.
  2. Produk-produk dalam ukuran kecil dan mudah disimpan, biasanya konsumen mengambil produk ini karena di anggap murah dan tidak terlalu membebani keranjang belanjaannya.
  1. Hal lain yang bisa mempengaruhi orang melakukan impulse buying adalah produk “self service”. Misalnya konsumen ini bisa menuang sendiri minumannya atau konsumen bisa langsung memanaskan makanan lewat microwave.

Beberapa kesimpulan yang bisa didapatkan:

  1. Berdasarkan hasil penelitian maka peran dan juga susunan visual merchandising dalam store harus ditingkat demi terciptanya lebih lagi impulse buying dan juga penguatan brand image dimata pelanggan (customer). Penguatan visual merchandising seperti: penambahan wallpaper dalam interior store ataupun sofa set agar customer lebih nyaman. Ataupun perpaduan warna dan wallpaper agar visual merchandising yang tercipta menjadi lebih kuat lagi.
  2. Customer experience yang tercipta sudah baik karena keramahan dari pelayanan akan tetapi hal tersebut harus lebih lagi ditingkatkan agar timbulnya impulse buying dan kuatnya brand image Apabila visual merchandising ditingkatkan maka customer experience juga dapat lebih banyak lagi tercipta dan juga penguatan brand image yang kemudian banyaknya impulse buying yang tercipta.
  3. Variabel impulse buying yang tercipta dapat juga memperkuat brand image perusahaan secara langsung sehingga brand image tercipta akibat impulse buying, selain fakor visual merchandising dan customer experience. Jadi, penambahan elemen visual merchandising dapat memperkuat brand image dan impulse buying.

Sekitar pkl. 12.00 wib acara selesai dan ditutup oleh penampilan dari UKM Band Resonance.

1

2

 

 

Kunjungan Sahabat Perpustakaan SMA Kr. Petra 2 Surabaya

Pada hari Senin (6/6) lalu, sekitar pkl. 13.30 wib tampak rombongan siswa-siswi berseragam putih abu-abu berbondong-bondong masuk ke perpustakaan UC. Bu Kathy Mamahit (Library Head) menyambut siswa-siswi tersebut yang adalah rombongan dari Sahabat Perpustakaan SMA Kr. Petra 2 Surabaya. Setelah berkumpul di Library Lounge, Bu Kathy mulai memperkenalkan UC Library kepada 23 siswa-siswi peserta rombongan. Selain perkenalan, rombongan juga diajak untuk berkeliling melihat isi Perpustakaan serta ada juga presentasi tentang perkuliahan di UC  yang diwakilkan oleh Bu Maya, dari pihak Marketing UC. Di akhir acara Bu Atik, kepala perpustakaan SMA Kr Petra 2 Surabaya memberikan kenang-kenangan hasil karya salah satu Sahabat Perpustakaan kepada Bu Kathy.

1

2

Movie Time @ UC Library: Batas (3 Juni 2016)

UC Library kembali mengadakan Movie Time @ UC Library dan Movie Time kali ini dilaksanakan pada:

Hari / tanggal: Jumat, 3 Juni 2016

Waktu: Pkl. 13.00 – 15.00 wib

Tempat: Library Lounge

Adapun film yang akan diputar, sbb:

BATAS (2011)

Sutradara: Rudi Soedjarwo

Penulis: Slamet Rahardjo Djarot,Lintang Sugianto
Pemeran: Marcella Zalianty,Arifin Putra,Piet Pagau,Jajang C Noer,Ardina Rasti,Otiq Pakis

Sinopsis:

Adalah Jaleswari (Marcella Zalianty), sosok perempuan yang putus asa ditinggal mati suaminya lalu mendapatkan tugas di perbatasan Indonesia dari perusahaannya. Keberangkatan yang didasari keputusasaan justru melahirkan optimisme baru. Jaleswari mendapatkan tugas untuk menyukseskan program corporate social responsibility (CSR) di bidang pendidikan di Provinisi Kalimantan Barat, Kabupaten Pontianak, di wilayah perbatasan Indonesia dengan Malaysia. Kondisinya, guru-guru yang dikontrak untuk mengajar di sana tak bertahan lama. Hanya ada Adeus yang bertahan, itupun karena dia adalah pemuda asli daerah itu. Adeus berhenti mengajar karena ada Otik yang menginginkan warga di desa itu tetap bodoh. Kebodohan warga dimanfaatkan supaya mereka terus memimpikan “surga” yang ada di negeri sebelah. Jaleswari yang akhirnya mengembalikan semangat Adeus agar kembali siap mengajar anak-anak di desa itu. Tidak mudah membangkitkan semangat Adeus untuk kembali mengajar. Apalagi Adeus mendapat ancaman dari Otik yang kerap mengirimkan perempuan warga setempat ke negeri sebelah. Jaleswari juga diancam, bahkan diteror. Tapi, semangat belajar Borneo,bocah setempat yang punya semangat belajar membuat Jaleswari bangkit melawan teror itu. Semangat Jaleswari juga membangkitkan semangat Panglima Galiong Bengker (kepala suku Dayak dalam film itu) untuk membuat warganya berpendidikan. Dia yang ”membentak” Adeus agar tak kalah semangat dengan Jaleswari untuk mendidik anak-anak di desa itu. Dia jadi harapan besar karena merupakan pemuda asli desa itu.

DSC06745 DSC06747 DSC06748 DSC06749