The Power of Dream: Warisan Pak Ciputra untuk Indonesia | KUTU BUKU eps 10

Ir. Ciputra lahir di kota kecil Parigi, Sulawesi Tengah pada tanggal 24 Agustus 1931. Kepahitan masa kecil telah menimbulkan tekad dan keputusan penting yaitu memiliki cita-cita bersekolah di Pulau Jawa demi hari depan yang baik, bebas dari kemiskinan dan kemelaratan. Oleh karena itu tidak heran bila saat ini ia berpendapat bahwa pendidikan yang baik adalah pendidikan yang membangun manusia seutuhnya dan beberapa cirinya adalah membangun moral, mendorong kreativitas dan mendidik karakter-karakter mandiri siswa-siswinya.

Semangat dan optimisme Ciputra untuk tak henti-hentinya menularkan virus entrepreneur sangat terasa. Melalui pemikiran dan keteladanan hidup yang diberikan selama beliau hidup diharapkan mampu menumbuhkembangkan sikap dan mental entrepreneur para setiap calon entrepreneur.

Satu tahun lalu, 27 November 2020, Pak Ciputra berpulang. Sosok Pak Ciputra tidak pernah pergi dari kami. Legacy nya selalu terpatri dalam hati dan langkah hidup kami.

Sosok Entrepreneur sejati. Berkarya dan Berinovasi.
Hidup untuk Berdampak dan Memberi 🙏🏻

Di KUTUBUKU (Kupas Tuntas Soal Buku) kali ini kita akan membahas sosok Pak Ciputra
dalam buku: Ciputra, The Entrepreneur: The Passion of My Life (Call No. 338.04092 END c)

Seri KUTU BUKU (Kupas Tuntas Soal Buku) Eps ke 10 ini adalah hasil kolaborasi UC Library bersama Laboratory of Communications and Media Convergence (LCMC) Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Ciputra Surabaya

Kelola Keuangan di Masa Pandemi untuk Generasi Sandwich | Podcast KATALOG

Pandemi Covid-19 memberikan banyak waktu untuk menata kembali kondisi keuangan. Salah satunya bagi kita, kita dapat berhenti sejenak untuk mengevaluasi gaya hidup dan kebiasaan belanja. 💸
Meskipun COVID-19 akan terus berdampak secara global, beberapa keputusan cerdas dapat membantu kita agar mampu menjaga keuangan yang sehat. Untuk itu, mengatur ulang strategi manajemen baik untuk keuangan pribadi dan keluarga sangatlah penting terutama untuk para generasi sandwich di musim pandemi seperti saat ini. 😃
Podcast KATALOG edisi bulan Desember ini, kita akan ngobrol-ngobrol seputar tema ”Kelola Keuangan Masa Pandemi Untuk Generasi Sandwich” yang akan dibawakan oleh Ibu Luky Patricia Widianingsih, S.E., M.S.A. (HumBis) (Dosen ACC-UC) dan Pak James Wijaya, S.Kom., M.Kom. (Dosen ISB-UC). Di edisi ini aka dibahas beberapa tips yang dapat dilakukan dalam pengelolaan keuangan yang dihadapi generasi Sandwich khususnya di masa sulit pandemi ini dan aplikasi yang bisa menjadi tools bantuan dalam memantau keuangan. 👍
Ada juga nih deretan buku koleksi dari UC Library yang dibahas di podcast KATALOG yang bisa dijadikan referensi buat temen-temen yang ingin memulai mengatur keuangan.📚
UC People jangan lewatkan episode podcast UC library hasil kaloborasi dengan LCMC FIKOM bersama Christye Dato Pango (Pustakawan Universitas Ciputra Surabaya) dan Roland V Riwu (LCMC UC FIKOM Staff).

Available on Spotify:
https://bit.ly/PodcastKatalog

Stay Safe, Stay at Home, Stay Productive, Stay Positive, and Stay Healthy UC People!💪

iTalk on The Spot with Yulia – Maximize Your IG Potential

Data dari Napoleon Cat dari periode Januari-Mei pengguna instagram di Indonesia terus meningkat, angka pengguna instagram di Indonesia mencapai 69,2 juta pengguna. Dengan jumlah pengguna yang begitu besar, media sosial instagram memiliki potensi yang besar untuk berbisnis. Potensi tersebut bisa membantu kita untuk meningkatkan penjualan bisnis kita. Lalu bagaimana caranya? Pakai caption sepanjang mungkin? Pakai hashtag sebanyak mungkin? Atau follow akun sebanyak mungkin? 😆

Nah! Buat kalian yang ingin mencari tau jawaban dari semua pertanyaan ini, belajar melihat peluang, dan memanfaatkan media sosial instagram sebagai media berbisnis, yuk bersama-sama belajar bagaimana mengoptimalkan sosial media instagram. Kita ngobrol-ngobrol santai bareng Kak Luh Putu Yulia Megayani (Digital Creator, Founder aksarasocialstudio.com) yang pastinya sangat inspiratif seputar mengelola instagram kita sebagai platform bisnis yang potensial.

https://www.instagram.com/p/CI7oKo-oQ6-/

Perpustakaan Universitas Ciputra memenangkan Juara 1 EVALIA 2020

Kacang Kenari, Buah Kedondong
UC Library menang dong! 😆

Pada Selasa (15/12) lalu, UC Library mengikuti FPPTI JATIM AWARD: EVALA dan EVALIA 2020, dan berhasil meraih Juara 1 EVALIA 2020!
EVALIA sendiri adalah singkatan dari East Java Academic Librarian Innovation Award yang diadakan oleh FPPTI-Jatim (Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia – Jawa Timur) yang bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada perpustakaan yang menunjukkan inovasi dan kreativitasnya dalam masa Pandemi dan kenormalan baru sehingga perpustakaan dapat semakin berperan dalam membentuk masyarakat. 📚
Pada kesempatan ini pula, Pustakawan UC Library, Pak Chrisyandi Tri Kartika juga menjadi salah satu finalis EVALA 2020. EVALA (East Java Academic Librarian Award) sendiri adalah kegiatan pemilihan pustakawan berprestasi tingkat perguruan tinggi wilayah Jawa Timur meskipun dalam masa pandemi karena begitu pentingnya rasa penghargaaan yg harus diberikan kepada para pustakawan yang tetap aktif berinovasi dalam masa pandemi. 📖
Terima kasih untuk dukungan dari seluruh pihak sehingga tercapai raihan ini. Salam Literasi 🙏

Winning The Pandemic Fight With The Spirit of Majapahit: Modernisasi itu Mengikis Sejarah?

Puluhan tahun lalu sebelum internet ditemukan, mungkin yang hanya bisa kita nikmati hanyalah apa yang ada disekitar kita. Namun sekarang dengan adanya dunia baru yang dikarenakan globalisasi, nilai-nilai budaya kian luntur. Sebagai manusia, normal rasanya untuk selalu mencari sesuatu yang baru. Tidak terlepas dari inovasi yang semakin lama semakin berkembang dan canggih. Di dunia yang sekarang, sangat mudah untuk mencari segala sesuatunya, tinggal satu klik lalu kalian akan temukan. Dibalik itu ternyata ada berbagai peninggalan sejarah yang mulai terlupakan dan terkikis. Tapi jika kita coba untuk melihat dari sisi positifnya, sebenarnya perubahan kearah yang modern itu ada baiknya loh, asalkan kita belajar dari masa lalu ya!

UC Library kembali mengadakan iTalk (Innovation Talk) yang mengangkat topik tentang Kerajaan Majapahit. Melalui iTalk ini diharapkan para peserta dapat belajar dari semangat masa kejayaan Majapahit. Karena sebetulnya kita bisa mengambil banyak pelajaran dan nilai moral dari sebuah sejarah, terutama pada saat krisis seperti masa pandemi ini. Kalau mendengar nama Kerajaan Majapahit, pasti yang ada di ingatan kita adalah para penguasa Majapahit, Raden Wijaya, Mahapatih Gadjahmada dan Hayam Wuruk. Namun ternyata ada tokoh-tokoh lain di balik berdirinya Kerajaan terbesar dalam sejarah Indonesia ini. Di acara yang dilaksanakan secara online melalui Zoom Meeting dan dimoderatori oleh Pak Chrisyandi Tri Kartika, S.Sos. (Pustakawan Perpustaakaan Universitas Ciputra Surabaya dan Ketua Komunitas Pernak-Pernik Surabaya Lama) ini, peserta juga akan mengenal tokoh-tokoh pahlawan di masa Majapahit yang direpresentasikan melalui Museum.

iTalk ini diadakan pada Senin, 30 November 2020 pada pukul 15.00 – 17.00 WIB dan dihadiri oleh 51 peserta dan mengundang dua narasumber, yaitu Adrian Perkasa, S.Hum., M.A. (Kandidat Doktor Universitas Leiden, Belanda, Penulis Buku Orang-orang Tionghoa & Islam di Majapahit) dan Ajeng Ayu Arainikasih, S.Hum., M.A. (Peneliti Museum, Kandidat PHD Universitas Leiden, Belanda, Penulis Buku #MuseumTravelogue series).

Ketika kita mengetahui sejarah kita, maka kita akan lebih paham dan mendapat kejelasan dalam kehidupan kita kedepannya. Bapak Adrian Perkasa, S.HUM., M.A. merupakan salah satu narasumber yang akan menyampaikan topik pada sore hari itu. Pada sesi pertama ini, ia menjelaskan beberapa hal penting yang menunjukkan betapa berdampaknya Kerajaan Majapahit pada kehidupan kita di zaman sekarang. Tahukah kalian bahwa model ‘pemerintahan’ nusantara pada masa ini sebetulnya ternyata hasil dari pengamatan dari Kerajaan Majapahit loh! Mulai dari pembentukan symbol pohon beringin di Garuda, hingga banyak lainnya yang merupakan inspirasi untuk menentukan bentuk NKRI. Tidak hanya kepada Negara, namun berdampak juga pada ilmu pengetahuan hingga ajaran-ajaran penting seperti sifat utama kepemimpinan. Sadar gak sih kita sebenarnya bahwa banyak hal yang kita gunakan di masa kini yang ternyata adalah hasil dari masa lampau? Pertanyaannya sekarang hanya apakah kita mau menggali lebih dalam untuk menarik garis sejarah tersebut?

Nah, tentunya banyak dari kita yang pasti sudah merasa bosan untuk mempelajari sejarah yang gitu-gitu aja. Itulah sebabnya ada beberapa bentuk modernisasi yang dapat membantu kita mempelajari sejarah tersebut loh! Topik yang kedua ini dilanjutkan oleh narasumber kedua yaitu Ibu Ajeng Ayu Arainikasih, S.Hum., M.A. Ia menjelaskan bahwa peninggalan-peninggalan tentunya merupakan clue yang patut kita lihat dan pelajari, karena memang itu sangat mempengaruhi kehidupan kita! Toh ngga ada ruginya loh menambah ilmu, apalagi dengan cara yang asik! Ibu Ayu menjelaskan mengenai museum abad 21 yang sekarang dilengkapi dengan banyak fasilitas untuk membantu kita lebih ‘enjoy’ dalam menjelajahi sejarah. Ada beberapa point museum abad 21 yang disampaikannya pada sesi ini, antara lainnya adalah people oriented, interactive and 5 senses exhibits and participatory, visitors as users, museums are accessible 24/7, inclusive museum, hingga socially responsible museum. Wah, banyak juga yah! kira-kira apa sih itu semua?

People oriented, not object oriented, yang dimana berarti museum itu tetap mementingkan manusia yang berkunjung, bukan bendanya. Meskipun museum itu berisikan barang peninggalan ataupun barang penting, namun barang atau objek tersebut hanyalah sebuah cerita yang memberi kita sebagai pengunjung sebuah ilustrasi agar kita bisa membayangkan cerita apa yang ada dibalik object tersebut. Tentunya, dilanjutkan dengan interactive and 5 senses exhibits dimana pengunjung juga bisa ikut untuk menikmati, menyentuh, dan memiliki eksperiens tersendiri dalam museum tersebut. Mungkin hal ini bisa ditunjukan hanya dengan bagaimana pengunjung membuat clay, membuka tutup label, atau sekedar hanya dengan mengikuti bayangan. Selanjutnya, ada juga inclusive museum dimana berarti museum itu tidak tertutup untuk suatu golongan manusia tertentu. Namun, ada juga fasilitas yang diberikan untuk orang-orang dengan disabilitas, atau mungkin juga ada museum yang aman bagi anak-anak kunjungi. Tentu dengan adanya inclusive museum ini, sangat membantu orang-orang agar lebih mudah menikmati museum tersebut ya kan!. Kemudian yang terakhir, ada juga socially responsible museum dimana tentunya bisa membantu kita untuk menciptakan kehidupan social yang lebih harmonis dan baik!

Setelah kita mendengar iTalk tersebut, apakah masih berpikir bahwa sejarah itu membosankan? Ternyata tidak loh teman-teman! Kalian malah bisa belajar lebih banyak lagi dengan bantuan internet yang ada untuk mengakses mengenai budaya dan sejarah dengan cara yang lebih modern dan tidak membosankan! Jadi yuk, kita bisa bersama-sama belajar dari orang-orang pada masa lampau dan mengaplikasikan hal tersebut di kehidupan kita sehari-hari!

Salam Literasi.

Dari Terajana Sampai Tarik Sis Semongko! – Musik Dangdut Dahulu Hingga Kini #KUTUBUKU

Siapa yang gak pernah dengar jargon yang satu ini, “Tarik sis… Semongko!” Jargon yang akhir-akhir ini viral di sosial media dan aplikasi TikTok ini adalah bukti bahwa musik dangdut adalah satu satu genre musik yang enggak ada matinya. Tapi gimana sih ceritanya musik dangdut yang dulu  dianggap sebagai musik kaum muda urban pinggiran dianggap kampungan dan norak, sekarang menjadi salah musik yang digemari anak milenial.

Di KUTUBUKU (Kupas Tuntas Soal Buku) kali ini kia akan menapaki kisah per-dangdut-an di Indonesia dari buku yang satu ini: Dangdut: Musik, Identitas, dan Budaya Indonesia (Call No. 780 WEI d)

Seri KUTU BUKU (Kupas Tuntas Soal Buku) Eps ke 9 ini adalah hasil kolaborasi UC Library bersama Laboratory of Communications and Media Convergence (LCMC) Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Ciputra Surabaya🙏

Silahkan klik link berikut:

https://youtu.be/MxJYgUc6Bis

 

Podcast KATALOG at Spotify

Ada yang baru nih #ucpeople dari UC Library!
Bekerja sama dengan UC Fikom Radio LCMC FIKOM, hadir mini program audio podcast KATALOG (KAbar TerbAru dari Library lhO Gaesss).
Di podcast ini akan rutin dibahas mengenai isu terkini dan buku-buku apa yang bisa kalian jadikan insight buat aktifitas harian kalian.
UC People jangan lewatkan episode podcast UC library bersama host Pak Tito Christye Dato Pango (Librarian UC Library) dan Roland V Riwu (LCMC Staff).
Available on Spotify:

iTalk on the Spot with Museum Gubug Wayang

Hai #ucpeople, tahukah kalian jika setiap 28 November diperingati sebagai Hari Dongeng Nasional? Yup, tanggal ini dipilih karena bertepatan dengan hari kelahiran Drs. Suyadi atau yang dikenal sebagai Pak Raden dalam serial Si Unyil. Pak Raden yang juga pencipta serial Si Unyil dianggap sebagai tokoh yang telah berjasa menghidupkan dunia dongeng Indonesia.
Buat kalian yang yang akrab atau pengen tahu dengan karakter boneka Si Unyil, tentu akan senang jika dapat berkesempatan berkunjung ke Museum Gubug Wayang Mojokerto. Di Museum ini banyak sekali koleksi boneka wayang Si Unyil yang bisa kita lihat.
Di iTalk on the Spot kali ini kita akan jalan-jalan virtual ke Museum Gubug Wayanng Mojokerto untuk melihat beragam koleksi dari Pak Raden dan Si Unyil bersama Kak Cyntia Handy (Direktur Museum Gubug Wayang)✨
Yuk ikuti keseruannya! 😃
Silahkan klik link berikut:

Mengembangkan Pemikiran Kritis dan Detail Ditengah Masa Banjir Informasi

Pada tanggal 12 November 2020, Kelas Literasi Informasi Perpustakaan Universitas Ciputra kembali menghadirkan kelas online dari zoom yang mengulas mengenai “Learn More About Pharaphrase, Reference Materials, and Endnote Reference Manager with UC Library”. Kegiatan ini dimulai pada Pkl. 14:00 – 16:15 WIB dengan harapan agar peserta dapat belajar mengenai cara-cara untuk membuat paraphrase, endnote, juga reference. Informasi-informasi tersebut tentu sangat penting pada saat pembuatan suatu essay maupun membantu kita untuk mencari informasi yang lebih akurat. Kegiatan ini dimoderatori oleh Ibu Essy Marischa Nadia. S.E sebagai Staff Perpustakaan dan menghadirkan Bapak Yehuda Abiel, S.Sos serta Bapak Teofilus, S.E., M.M sebagai pembicara kelas hari tersebut.

Sesi pertama kelas ini dijelaskan oleh Bapak Yehuda Abiel, S.Sos untuk menjelaskan mengenai penelurusan informasi online, literasi digital, juga koleksi e-resources UC library. Pada jaman ini, perkembangan digital membuat kita untuk mencari segala sesuatu melalui internet. Manusia bisa dibilang sudah ‘kebanjiran’ informasi karena keluar masuknya informasi dapat dilakukan dengan sangat mudah. Walaupun begitu, hal ini juga memberi beberapa dampak negative seperti adanya informasi yang akhirnya tidak terfilter kebenarannya. Informasi palsu bisa dengan sangat mudah tersebar dan menimbulkan berbagai kesalah pahaman ditengah masyarakat.

Bpk. Yehuda Abiel Kembali menjelaskan sebagaimana pentingnya untuk seseorang mempunyai kemampuan literasi digital, dimana mereka bisa kritis dalam berfikir dan mengenali mana informasi palsu maupun yang fakta. Literasi digital itu dibagi menjadi beberapa bagian, yang pertama yaitu navigasi dimana seseorang harus melakukan pencarian informasi yang akurat, valit dan relevan. Kedua, mereka juga harus bisa menyeleksi sebelum akhirnya mempublikasi fakta melalui format yang baru dan yang sudah ditetapkan. Terakhir, mereka juga harus bisa melakukan pembaharuan atau pengetahuan konten baru dari informasi-informasi yang telah ia dapatkan sebelumnya. Untuk memenuhi semua itu, seseorang harus memiliki pilar-pilar dalam literasi digital. Diantaranya ada kreatifitas, kolaborasi, kecakapan berkomunikasi, keterampilan praktis dan fungsional, e-safety, memfilter informasi, berpikir kritis dan evaluative, juga pemahaman budaya dan social. 8 Pilar tersebut sangat penting agar seseorang tidak menelan mentah-mentah tanpa berpikir kebenaran dan logika dari informasi yang ia dapat.

Seringkali seorang pelajar butuh untuk mencari berbagai informasi dari internet yang akurat, lengkap, dan tetap valid. Namun untuk mengambil suatu data, kita tidak diperbolehkan untuk asal melakukan copy-paste, namun ada beberapa cara yang harus dilakukan untuk menavigasi informasi tersebut. Seperti yang di jelaskan Bpk. Yehuda, kita dapat menggunakkan metode Boolean operator AND, OR, dan NOT. Beliau juga menjelaskan bagaimana untuk penggunaan di google sendiri. Selain itu, kita juga bisa menggunakan sintaks untuk mencari informasi yang dibutuhkan. Penelurusan informasi dengan sintaks sendiri bisa membantu kita untuk mencari informasi dengan format tertentu, contohnya pdf, docx, site, dll.

Ribuan hingga jutaan sumber data juga sudah tersebar melalui internet, oleh karena itu ada beberapa sumber yang biasa digunakan, yaitu sumber primer. Para akademisi biasanya akan sangat terbantu dengan beberapa site yang akurat, valid dan relevan, seperti google scholar, eric.ed.gov, dan source journal lainnya. Tidak sampai sana, namun kita juga bisa Kembali melakukan konfirmasi rating journal online yang kita ambil pada sinta.ristekbrin.go.id atau scimago. Sumber primer yang digunakkan sebagai pendukung juga harus dikelola dengan menggunakkan reference yang sudah ditentukan. Contohnya seperti endnote, Zotero, juga Mendeley. Karena jika tidak, maka informasi yang kita dapat bisa dicap sebagai plagiarism dan bisa jadi tidak valid karena tidak ada sumber datanya. Sesi ini sangat membantu kita untuk mengenali berbagai cara untuk mengenali dan membuat sebuah literasi yang benar. Dibantu dengan sumber primer, pembuatan references, hingga mengenali jurnal predator dan juga pengecekan plagiarism.

Terlihat betapa pentingnya informasi yang telah dijelaskan oleh Bpk. Yehuda Abiel. S.Sos pada sesi ini. Jelas, padat, dan sangat penting untuk kehidupan literatur disekeliling kita. Bpk. Yehuda Abiel mengajak kita untuk tidak mudah menerima informasi yang tersebar baik melalui social media, maupun artikel-artikel di platform lain. Pada masa pandemic ini, Universitas Ciputra masih membuka perpustakaannya pada hari dan jam tertentu, tentunya dengan protocol kesehatan yang baik. Kunjungan Perpustakaan UC dibagi menjadi 2, yaitu Pkl 07:30 – 11:30, dan sesi 2 dilakukan pada Pkl 12:30 – 16:30 WIB. Selain Perpustakaan offline, Universitas Ciputra juga menyediakan book delivery service yang dapat dikirim di area Jawa dan Bali. Tentunya hal ini sangat membantu para pelajar untuk memudahkan pencarian informasi yang relevan, valid, dan akurat.

Sesi kedua dilanjutkan dan dilengkapi oleh Bpk. Teofilus, S.E, M.M untuk menjelaskan penggunaan openknowledgemaps.org, juga pencarian artikel-artikel dari aplikasi harzing publish or perish. Pada publish and perish sendiri menyediakan beberapa informasi seperti pembuatan kutipan, sources,  dan masih banyak informasi lainnya. Selain itu, ada juga source yang biasanya digunakkan seperti google scholar, dan connected papers. Situs-situs diatas sudah terbukti dalam membantu pengecekan validasi informasi yang ada. Di sesi ini juga diberikan tutorial reference manager Endnote oleh Pak Teofilus, juga cara-cara mensitasi jurnal dan melakukan paraphrase dalam tulisan ilmiah. Jadi, jika anda mau meminimalisir adanya plagiarism dan hoaks yang terjadi disekitar kita, maka anda bisa menggunakkan situs-situs diatas.

Terakhir, kelas literasi ini ditutup dengan mini games yang dapat membantu pesertanya untuk memahami lebih lagi mengenai materi yang telah dijelaskan. Tentunya, untuk beberapa orang yang memenangkan permainan, mendapatkan beberapa hadiah dari pengada acara tersebut. Acara berlangsung lancar dan sangat informatif, dengan harapan agar informasi yang disampaikan bisa membantu pekerjaan para siswa juga kemampuan literasi masyarakat.

How to Mantain Your Health – PODCAST KATALOG Eps. 18

Ada pepatah nih “Nikmati hidup selagi masih muda” nah biar anak-anak muda nih lebih menikmati hidup pastinya harus dalam kondisi yang sehat dong. Makanan enak gak akan jadi ‘enak’ kalau kondisi tubuh kita gak fit. Dalam rangka Hari Kesehatan Nasional yang jatuh tepat pada tanggal 12 November ini, kita akan ngobrol-ngobrol di podcast KATALOG sama dokter Yohan Christian Suisan, M.Ked.Klin., Sp.KFR seputar bagaimana sih cara menjaga kesehatan yang tepat supaya kondisi tubuh kita tetep oke di masa pandemi seperti ini dan juga mitos-mitos seputar kesehatan!

Ada juga nih deretan buku koleksi dari UC Library yang dibahas di podcast KATALOG yang bisa dijadikan referensi buat temen-temen yang ingin memulai hidup sehat:

1. Human Nutrition – Science for Healthy Living. (612.3 STE h)
2. The 150 Healthiest 15-Minutes Recipes on Earth (641.555 BOW o)
3. 202 Jus Buah dan Sayuran untuk Menjaga Kesehatan dan Kebugaran anda (641.875 WIR d)
4. Mind/Body Health: The Effects of Attitudes, Emotions, and Relationships. (CBC 616.0019 MIN)

UC People jangan lewatkan episode podcast UC library hasil kaloborasi dengan LCMC FIKOM bersama Christye Dato Pango (Pustakawan Universitas Ciputra Surabaya) dan Roland V Riwu (LCMC UC FIKOM Staff).

Available on Spotify:
https://bit.ly/PodcastKatalog

Stay Safe, Stay at Home, Stay Productive, Stay Positive, and Stay Healthy UC People!