Courage to Create – GDG Surabaya X Women Techmaker X iTalk UC Library

8 Maret sudah menjadi tanggal yang bersejarah bagi para perempuan di seluruh dunia. International Women’s Day ini menjadi salah satu tradisi lama yang dirayakan untuk memberi apresiasi kepada para perempuan yang telah brani untuk melangkah menjadi lebih maju dan memberi definisinya sendiri terhadap kesuksesan. Namun pada saat ini, masih banyak sekali perempuan yang merasa takut atau malu untuk mempromosikan dirinya ke ranah sosial. Oleh sebab itu, UC Library melakukan Kerjasama dengan Google Developer Groups dan Women Techmakers untuk melakukan iTalk yang dilaksanakan melalui Zoom Meetings pada tanggal 10 April 2021. iTalk ini dilakukan dengan tujuan agar para perempuan dan pihak minoritas lainnya agar lebih berani untuk melangkah dan menunjukan bakatnya dalam kehidupan maupun di dunia karirnya.

Sesi pertama dimulai dengan salah satu pembicara pertama yaitu Apoorva Sharma, yang merupakan Global Product Lead Google. Apoorva Sharma menjelaskan tentang salah satu materi yang berguna bagi kehidupan kedepannya yaitu Career Mobility: Moving Across Jobs and Companies. Apoorva memiliki banyak sekali pengalaman berskala global sejak ia sering berpindah dari satu sekolah ke sekolah lainnya selama 11 tahun dan kemudian ia juga sering berpindah-pindah pekerjaan untuk mengukur dan memahami jenis pekerjaan apakah yang sebernarnya ia sukai.

Apoorva memiliki formula khusus mengenai bagaimana ia mengukur kesuksesan. Apabila masyarkat secara umum mengukur kesuksesan melalui gaji dan jabatan dalam pekerjaannya, maka Apoor mengubah perspektif tersebut dengan rumusannya sendiri. Ukuran kesuksesan seseorang terdiri dari kesehatan mental, kesehatan fisik, waktu luang, menyukai hal-hal yang disukai, barulah kemudian gaji dan jabatan dalam pekerjaan.

Selama perjalanannya dalam bidang pendidikan dan pekerjaan yang sering berpindah-pindah, Apoorva memiliki banyak pembelajaran yang harus ia unlearn, diantaranya adalah tidak meminta pertolongan pada orang lain, tidak berpikir dahulu sebelum berbicara, merasa bersalah apabila merasa tidak mengetahui sesuatu. Apoorva menilai bahwa terkadang kita tidak perlu berharap bahwa kita mengetahui segalanya. Penting bagi kita untuk menanyakan pertanyaan yang benar daripada mengetahui jawaban yang benar. Apoorva juga mengatakan bahwa kesempatan itu tidak ada, kesempatan itu diciptakan barulah ia akan ada.

Fail fast, Move On, and Dont Resist to Change. Kira-kira itulah salah satu motto yang mungkin bisa kita terapkan dalam kehidupan yaitu gagal dengan cepat, anggap kegagalan tersebut sebagai hal yang berlalu, dan jangan pernah menolak untuk berubah. Apoorva mendorong kita untuk menemukan mentor dan sponsor. Dengan persiapan dan kesempatan, maka kita bisa sukses atau beruntung. Apa yang harus dipersiapkan? Pertama yaitu membangun kemampuan dan belajar, melakukan banyak interview, setelah itu tingkatkan performa kinerja dan promosi.

Untuk membagun kesempatan, diperlukan kemampuan untuk menemukan diaman peluang tersebut ada, mengetahui posisi kita dan bagaimana kita bisa meningkat dengan cepat, lalu relasi. Dengan kombinasi persiapan dan peluang, kita bisa meraih kesuksesan.

Selanjutnya, dilanjutkan dengan sesi kedua yang mendatangkan Ibu Herlina Yoka Roida, Ph.D., sebagai salah satu dosen dari Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya. Menurut Ibu Herlina, Pendidikan merupakan salah satu investasi terpenting yang ditanamkan oleh orangtua kepada anak-anaknya. Pada sesi ini, Ibu Herlina menjelaskan mengenai bagaimana untuk memanage uang pada saat maupun setelah pandemic. Pertama, kita harus bisa melihat dimana sebenarnya kita berada. Apa sih maksudnya? Kita harus tahu dahulu nih posisi kita sekarang apakah ada hal-hal yang sebenarnya kita tidak perlukan namun kita tetap beli terus menerus. Perbaiki dahulu apa yang salah dalam diri kita agar kita bisa memanage uang dengan baik. Kemudian setelah itu, kita harus bisa mengkontrol hutang kita. Jangan terus menerus menambah hutang kita hingga menumpuk dan membuat kita kualahan yah!. Selanjutnya, Ibu Herlina juga menyarankan untuk tetap makan di rumah. Ini adalah tips yang simple, tapi sebenarnya sangat berguna untuk memanage keuangan kita loh!. Asupan gizi bisa kamu control sendiri, keuangan yang dikeluarkan juga tidak mahal. Keempat, kalian juga bisa memotong pengeluaran yang sebenarnya kita tidak perlukan. Lebih baik uang tersebut kamu buat dana tabungan masa depan nih. Nah dana tabungannya bisa kamu masukkan sebagai investing dalam berbagai hal loh!. Terakhir, kamu juga harus merencanakan untuk masa depan kamu. Baik dalam invest, maupun untuk pekerjaan juga yah. Kalian bisa mulai untuk mencari income lainnya dari berbagai hal. Tahukah kalian bahwa sebenarnya ada banyak sekali pekerjaan yang bisa kamu lakukan di dalam rumah?. Jadi kalian tidak terhalang hanya karena virus corona ini yah!. Tapi tetap perhatikan tentang physical dan mental health kalian yah, jangan sampai mengganggu aktivitas kalian. Penuhi diri kalian dengan positive vibes dan asupan yang baik bagi diri kalian.

iTalk ini ditutup dengan sesi tanya jawab yang dilakukan oleh Ibu Herlina Yoka Roida, Ph.D.. Tentunya agar tetap interaktif dan para penonton juga bisa menanyakan mengenai hal yang lebih mendetail yah. Sesi terakhir diisi oleh ibu Indra Maryati (ISB Lecturer – Universitas Ciputra Surabaya) dan membawakan #IamRemarkable Workshop, di mana pada sesi pilihan ini para peserta diajak untuk lebih mengenal dan ‘mengahargai’ capaian-capaian apa yang sudah diraih selama ini. Sesi ini lebih interaktif dan lebih personal tentang pengenalan diri dan bagaimana bisa menjadi wanita yang lebih baik lagi di masa yang akan datang.

 

Information Literacy Class: Reference Manager Mendeley dan Tutorial Akses E-Resources

Universitas Ciputra Library kembali lagi mengadakan Information Literacy Class (ILC) pada tanggal 31 Maret 2021 lalu. ILC ini merupakan suatu acara bulanan yang diadakan oleh Universitas Ciputra Library agar dapat membantu para mahasiswa Universitas Ciputra agar tidak kebingungan dalam mencari jurnal yang terpercaya dan juga membuat referensinya loh. ILC kali ini diadakan pada pukul 14.00 – 16.00 WIB dan dihadiri oleh 56 orang melalui Zoom Meeting. Bulan ini, Universitas Ciputra Library memfokuskan untuk mengajarkan mengenai tips and trik cara menelusur informasi dan mencari bahan referensi serta belajar reference manager Mendeley. Reference manager Mendeley ini sendiri sangat berguna agar kita dapat menentukan format sitasi penggunaan fitur ‘’add citation’’ serta bibliography secara otomatis dalam penulisan karya akhir kita. Buat kamu khususnya mahasiswa yang sedang kebingungan dalam membuat skripsi kamu, tentu acara Information Literacy Class bukanlah suatu acara yang mau kamu lewati deh! Disini kita akan dibimbing oleh Pak Raden Panji J. Udik Esbiantoro, S.S sebagai salah satu staff perpustakaan Universitas Ciputra Surabaya yang akan menjelaskan lebih lanjut mengenai topik yang sudah ditentukan.

Kelas ini diawali dengan penjelasan dari Pak Panji yang membahas tentang pengenalan kembali pada salah satu website terpercaya yang bisa kita akses untuk mencari suatu jurnal ataupun artikel. Bagi kalian yang sudah sering mampir ke kegiatan ILC ini, tentu kalian sudah familiar nih dengan garuda.ristekbrin.go.id Yap, di situs ini, kita bisa mengetahui dengan jelas mengenai journal-journal yang ingin kamu download. Caranya juga mudah, kamu hanya perlu menginput keyword yang ingin kamu cari, dan ribuan jurnal maupun artikel akan tersedia untuk kamu download.

Setelah mengetahui cara untuk mendownload artikel dari garuda.ristekbrin.go.id, sekarang Pak Panji kembali menjelaskan tutorial untuk mengakses E-Journal Emerald. Cara mengakses Emerald ini sendiri tentu saja pertama-tama kalian harus pergi ke halaman web emerald di https://www.emerald.com/insight/. Setelah sudah berhasil mengakses website, kalian bisa klik “Register” yang ada di halaman depan website. Kalian bisa lanjut mengisi data diri kalian mulai dari nama, email, nomor akses organisasi (diberikan pada saat zoom meeting class), dan kalian tinggal register deh. Setelah mengeklik register, kalian akan diminta untuk reset password melalui email yang sudah diregistrasi sebelumnya. Ketika akun kalian sudah jadi, kalian bisa log in langsung menggunakan email yang sudah didaftarkan. Jika kalian sudah memasukan nomor akses organisasi Universitas Ciputra saat registrasi, maka kalian nantinya bisa mengakses langsung ribuan jurnal yang telah di upload. Cara pencariannyapun mudah, kalian bisa langsung mengeklik topik mana yang menarik perhatian kalian. Setelah itu, kalian akan langsung diarahkan ke topik-topik yang lebih terperinci dan lebih detail agar memudahkan kalian untuk mencari inspirasi.

Pencarian jurnal sudah, mendownload jurnal sudah, cara mengakses jurnalnya juga sudah dijelaskan. Kini, Pak Panji juga melengkapi penjelasannya dengan cara-cara untuk menggunakan Reference Manager Mendeley. Jika kamu sering ketinggalan atau kebingungan untuk mengaksesnya, tenang saja, disini Pak Panji bersedia untuk membimbingmu dan menunggu agar kita bisa mengakses Mendeley bersama-sama. Untuk mengakses Mendeley, kalian harus menggunakan Microsoft word yah. Mendeley bisa diconnectkan langsung ke Microsoft word agar memudahkan kita untuk membuat suatu reference. Pak Panji menjelaskan secara detail mengenai caranya untuk membuat sutau reference maupun mencari reference malalui Mendeley.

Menarik bukan? Bagi kalian yang masih suka ketinggalan informasi penting ini, coba deh set hari untuk mengikuti ILC di bukan depan! Jangan sampai kamu stuck di tugas akhir hanya karena kesalahan yang bisa diminimalisir sekarang yah.

NEW Video from ‘Kutu Buku’ (Kupas Tuntas soal Buku)

Hey Creative People, tahukah kalian UC Library memiliki konten video KUTU BUKU (Kupas Tuntas soal Buku) hasil kolaborasi dengan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Ciputra. Eits, jangan bayangin kalau seri KUTU BUKU ini bakalan bahas isi buku yang ngebosenin 😌 topik pembahasannya selalu dikaitkan dengan kebutuhan dan hobi kalian, jadi hitungannya ‘bermain’ sambil belajar. Contohnya di episode terbaru KUTU BUKU yang membahas soal pentingnya punya mental sprint ala Nam Do San dari drakor Start-Up.
Buat yang kepo, cus langsung cao ke channel YouTube Universitas Ciputra Library 💨 happy watching 😄

 

1. Sukses Start Up ala Nam Do San.
Kalian termasuk tim Han Ji Pyeong atau Nam Do San? Siapa yang belum kenal mereka? Yap! Pasti hampir semua kenal ya dengan kedua tokoh dari drama korea “Start-Up” ini. Menjadi buah bibir di penghujung tahun 2020 lalu. Plot cerita yang tidak mudah ditebak, dan pendalaman karakter masing-masing pameran membuat seri ini begitu banyak menarik milenial. Selain itu, perjuangan mereka dalam membangun bisnis patut dijadikan contoh. Sama halnya dengan buku yang akan kita review berikut ini, “Sprint: How to Solve Big Problems and Test New Ideas in Just Five Days”. Link: https://www.youtube.com/watch?v=K8XGia9W9R8 

2. Media Sosial, Aku, Kamu dan Kita.
Beberapa saat lalu, Netflix merilis film dokumenter yang berjudul “The Social Dilemma”. Dokumenter ini juga memberi gambaran betapa “menyeramkannya” media sosial yang sudah melekat dengan kehidupan manusia. Film ini menceritakan bahwa semua aktivitas yang kita lakukan di internet (media sosial) diawasi, direkam, dan diukur oleh sistem yang telah dirancang sedemikian rupa. Aktivitas yang dimaksud seperti ketika kita sedang melihat sebuah konten, berapa lama kita melihatnya, konten seperti apa yang sering kita sukai, komentar yang kita bagikan, dan lainnya.

Di KUTUBUKU (Kupas Tuntas Soal Buku) kali ini kita juga akan membahas buku “Digitized Lives” (302.231 REE d) di mana melalui buku ini dapat memberikan kita wawasan mengenai perkembangan teknologi digital yang turut membangun kultur baru yaitu kultur digital, dimana hubungan sosial kini juga terjalin melalui internet, video games, smartphones, dan berbagai platform yang memiliki teknologi tinggi.
Link: https://www.youtube.com/watch?v=aaHQhbXTi7U

3. Ingin Mencari Sumber Online Terpercaya? Ini Jawabannya.
Hai UCpeople, yakin nih sumber informasi online yang kalian gunakan dalam penulisan tugas akhir atau tugas kuliah bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya?

KUTU BUKU (Kupas Tuntas Soal Buku) kali ini akan membagikan cara untuk cek kredibilitas sumber informasi online kalian berdasarkan buku Modul Pelatihan Literasi Informasi: Pelatihan Instruktur Tingkat Dasar (Call No. 028.70711 MOD). Link: https://www.youtube.com/watch?v=7E1CXnVzPtg&t=40s

4. The Power of Dream: Warisan Pak Ciputra untuk Indonesia.
Semangat dan optimisme Ciputra untuk tak henti-hentinya menularkan virus entrepreneur sangat terasa. Melalui pemikiran dan keteladanan hidup yang diberikan selama beliau hidup diharapkan mampu menumbuhkembangkan sikap dan mental entrepreneur para setiap calon entrepreneur. ✨

Satu tahun lalu, 27 November 2019, Pak Ciputra berpulang. Sosok Pak Ciputra tidak pernah pergi dari kami. Legacy nya selalu terpatri dalam hati dan langkah hidup kami.

Di KUTUBUKU (Kupas Tuntas Soal Buku) kali ini kita akan membahas sosok Pak Ciputra
dalam buku: Ciputra, The Entrepreneur: The Passion of My Life (Call No. 338.04092 END c)
Link: https://www.youtube.com/watch?v=rbzbcvYabcY

5. Dari Terajana Sampai Tarik Sis Semongko! – Musik Dangdut Dahulu Hingga Kini.
Siapa yang gak pernah dengar jargon yang satu ini, “Tarik sis… Semongko!” Jargon yang akhir-akhir ini viral di sosial media dan aplikasi TikTok ini adalah bukti bahwa musik dangdut adalah satu genre musik yang enggak ada matinya. Tapi gimana sih ceritanya musik dangdut yang dulu dianggap sebagai musik kaum muda urban pinggiran dianggap kampungan dan norak, sekarang menjadi salah satu musik yang digemari anak milenial.
Di KUTUBUKU (Kupas Tuntas Soal Buku) kali ini kita akan menapaki kisah per-dangdut-an di Indonesia dari buku yang satu ini: Dangdut: Musik, Identitas, dan Budaya Indonesia (Call No. 780 WEI d)
Link: https://www.youtube.com/watch?v=MxJYgUc6Bis

6. Boolean Operator: Cara Instan Mendapatkan Data yang Relevan.
KUTUBUKU (Kupas Tuntas Soal Buku) kali ini akan membagikan tips and trick seputar penelusuran informasi secara online yang bisa mempermudah kalian dalam menyelesaikan tugas akhir atau penelitian kalian berdasarkan buku Modul Pelatihan Literasi Informasi: Pelatihan Instruktur Tingkat Dasar (Call No. 028.70711 MOD). Link: https://www.youtube.com/watch?v=9ftwEJIX7ms

7. Lakukan 3 Hal Ini Untuk Sukses Berkomunikasi.
Miskomunikasi bisa sering banget terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Bisa jadi karena kemampuan komunikasi kita yang kurang efektif, jadi pesan yang kita sampaikan tidak dipahami oleh orang lain.

Pada dasarnya, komunikasi itu bukan jalan tol yang cuma satu arah. Komunikasi harus terjadi dua arah. Pesan yang kita sampaikan seharusnya mudah dipahami dan diterima dengan baik oleh pendengar, baru deh komunikasi kita berhasil.

Dale Carnegie and Associates melalui bukunya yang berjudul ‘Sukses Berkomunikasi’ (Call No. 650.14 CAR s) yang sudah cetakan ke-9 ini memberikan kita jawaban seputar cara menjadi komunikator yang baik. Link: https://www.youtube.com/watch?v=F43f20i4nHg

8. Dress ur Best.
Tampil menarik adalah impian kita semua. Dengan memiliki tampilan yang menarik tentunya akan meningkatkan rasa percaya diri kita. Nah untuk itu kita perlu melihat proporsi tubuh kita, lalu kita bisa menentukan nih pakaian apa yang sesuai dengan proporsi tubuh kita. Kalau kamu masih bingung dengan proporsi kamu, termasuk tipe tubuh yang mana nih? Jangan khawatir, kalian akan sangat terbantu dengan buku yang satu ini, DRESS YOUR BEST (Call no. 391 KEL d) karya Clinton Kelly dan Stacy London. Kalian dapat menemukan beberapa referensi outfit yang sesuai dengan bentuk proporsi tubuh kalian.
Dari buku DRESS YOUR BEST ini, ada beberapa tipe proporsi tubuh nih yang bisa kita jadikan sebagai panduan dalam memilih pakaian yang sesuai. Nah maka dari itu, yuk cari tau terlebih dahulu.
Link: https://www.youtube.com/watch?v=hi8RJ5OBFmQ&t=3s

Selamat menikmati, salam literasi 😊

Sukses Start Up ala Nam Do San – KUTU BUKU eps. 13

Hai UCpeople, siapa disini yang ngefans sama drakor “Start-up”? Kalian termasuk tim Han Ji Pyeong atau Nam Do San?
Menjadi buah bibir di penghujung tahun 2020 lalu. Plot cerita yang tidak mudah ditebak, dan pendalaman karakter masing-masing pameran membuat seri ini begitu banyak menarik milenial. Selain itu, perjuangan mereka dalam membangun bisnis patut dijadikan contoh. Sama halnya dengan buku yang akan kita review berikut ini, “Sprint: How to Solve Big Problems and Test New Ideas in Just Five Days” (Call No. 658.403 KNA s) di mana melalui buku ini kita akan belajar dari penulis, yaitu Jake Knapp yang menciptakan proses 5 hari tersebut di Google Ventures untuk membantu membuat prototype dan memvalidasi ide secepat dan seefektif mungkin.
Seri KUTU BUKU (Kupas Tuntas Soal Buku) Eps ke 13 ini adalah hasil kolaborasi UC Library bersama Laboratory of Communications and Media Convergence (LCMC)

Express Yourself with Ciputra Gemintang Theatre – Podcast KATALOG

Tahukah kamu setiap tanggal 27 Maret dicanangkan sebagai ‘Peringatan Hari Teater Dunia’? Pertama kali diciptakan oleh Institut Teater Internasional atau International Theatre Institute (ITI) dan dirayakan pertama kali pada 27 Maret 1962 bersamaan dengan pembukaan musim “Teater Bangsa” di Paris.

Sejak saat itu, setiap tahun pada tanggal tersebut, Hari Teater Sedunia dirayakan dalam skala global. Di Universitas Ciputra sendiri ada UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) Teater dengan nama Teater Gemintang.
Di episode podcast KATALOG kali ini, Nabila Marfuatunnisa (Psychology 2019, Ketua UKM Teater) akan berbagi cerita tentang Teater Gemintang. Apa aja sih kegiatannya? Lalu mahasiswa yang hadir bisa belajar apa aja? Apa Cuma belajar akting? Ikuti keseruan ngobrol bareng Nabila bersama host Roland V Riwu @olanddolan (LCMC Staff) dan Christye Dato Pango @chris_dato_pango (UC Library Staff).

Available on Spotify:
https://bit.ly/PodcastKatalog

Stay Safe, Stay at Home, Stay Productive, Stay Positive, and Stay Healthy UC People!💪

Don’t Be a Video Creator, Be a StoryTeller (Liputan iTalk with Abibayu)

Content Creator, salah satu pekerjaan yang pada masa ini sangat didamba-dambakan oleh banyak orang. Setiap orang tentu memiliki kesempatan yang sama dalam pekerjaan yang satu ini. Kalau di pabrik-pabrik atau pekerjaan fisik lainnya biasanya ada ‘slot’ maksimum untuk pekerja, namun tidak untuk pekerjaan yang satu ini. Menarik bukan? ya inilah mengapa banyak kaum millennial yang sekarang menginginkan pekerjaan sebagai content creator. UC Library kembali mengadakan Innovation Talk yang berjudul ‘Don’t Be A Video Creator, Be a Storyteller’ dan mendatangkan Abibayu sebagai narasumber pada Jumat, tanggal 26 Maret 2021 lalu.

Acara yang dimulai Pkl. 15.00 WIB ini diawali dengan sedikit cerita dari Kak Abibayu yang juga alumni dari IBM (International Business Management) Universitas Ciputra. Kak Abibayu merupakan Angkatan ke-3 dari Universitas Ciputra, dan sekitar tahun 2011, ia memulai karirnya sebagai seorang MC hanya untuk iseng-iseng saja. Tapi siapa sangka ternyata pekerjaan tersebut yang telah membawa Kak Abibayu menjadi salah satu content creator yang bisa dibilang sukses saat ini. Pekerjaan sebagai MC juga tidaklah mudah, dahulu dia mengaku malah tidak dibayar sama sekali, atau mungkin hanya dibayar nasi kotak. Tapi dengan ketekunannya, ia perlahan mulai mendapatkan job dari berbagai tempat seperti untuk mengisi ‘sweet seventeen’ dan banyak lainnya. Yah, pekerjaan ini akhirnya juga memberi efek ‘snowball’ dimana akhirnya berdampak kepada kehidupan pekerjaannya. Hingga 2015, akhirnya ia memberanikan diri untuk melangkah lebih maju sebagai seorang content creator hingga sekarang.

Kak Abibayu sendiri mengatakan bahwa Langkah pertama itu sangat penting untuk memulai suatu pekerjaan. Beberapa hal juga harus diperhatikan ketika ingin menjadi seorang content creator, salah satunya kita harus tahu seperti apa target audience yang kita tuju. Suatu konten itu akan percuma jika tidak tersampaikan ke penonton dengan baik, maka pastikan kalian membuatnya menjadi suatu konten yang menarik yah! Nah untuk audiencenya sendiri, kita dapat melihat contoh dari Kak Abibayu yang sering dibilang mirip seperti Park Seo Joon (salah satu artis ternama di Korea), maka Kak Abibayu akhirnya membuat video-video sesuai dengan audiencenya, yaitu lebih mengarah ke Korea, ditambah dengan komponen yang mendukung lainnya.

Sekarang, kira-kira kenapa yah kok banyak generasi millennial yang bilangnya mau bekerja tapi saat ditengah-tengah pekerjaannya, mereka jadi tidak konsisten dan kebanyakan berhenti? Pertanyaan ini kembali dijawab oleh Kak Abibayu, yah mungkin banyak generasi millennial saat ini yang masih belum memiliki tanggungan yang berat dalam hidup. Makan masih ditanggung oleh orangtua, tinggal juga kebanyakan pasti masih dengan orangtua. Sehingga kebanyakan dari mereka pasti menjadikan pekerjaan tersebut bukan sebagai kewajiban, namun hanya sebagai pilihan dan mencari kesempatan saja.

Sebenarnya ada beberapa cara untuk menangani itu semua, dan itu tergantungg dari diri kita sendiri loh! Coba deh kita berfokus kepada pertanyaan “Kenapa kok kita memutuskan untuk mulai bekerja? Apasih motivasimu dalam melangkah ke step ini? Apa sih tujuanmu?” Dan dari sana, baru kita bisa break down apa saja yang harus kita lakukan untuk mencapai tujuan tersebut dengan lebih jelas. Jangan hanya karena masalah kecil, atau mungkin konten kalian sepi, maka kalian langsung putus asa. Namun ingatlah tujuan kalian, dan perbaiki apa yang mungkin menyebabkan konten kalian belum terlalu menarik perhatian orang. Daripada putus asa, lebih baik membenarkan yang salah bukan?

Nah Terakhir nih, ada saran dari Kak Abibayu buat kalian yang baru mau memulai untuk menjadi seorang content creator, “Ingatlah bahwa kita juga harus melihat pasar dan juga apa yang sedang trend disaat itu” Contohnya sekarang ketika sedang gempar-gemparnya Dewa Kipas, maka tentu kita harus mengikuti trend tersebut. Apakah kita harus bermain catur? Tentu tidak! Tapi kita harus pintar-pintar yah untuk mencari content yang berhubungan dengan hal tersebut! Terlebih lagi, jangan sampai kalian melakukan sesuatu namun kalian tidak menyukainya. Ciptakanlah sesuatu yang dapat dinikmati oleh penonton dan juga dirimu sendiri! Hal ini juga penting karena jika kalian merasa tertekan dalam melakukan pekerjaan tersebut, maka pekerjaan tersebut hanya akan menjadi rutinitas yang mengontrol kehidupanmu!

Dalam acara ini juga dibuka donasi untuk mendukung Program Wahana Visi Indonesia membangun Perpustakaan SDN Tubangraeng, Landak, Kalimantan Barat dan total donasi yang terkumpul sebesar Rp. 635.048,00 Semoga donasi yang terkumpul bisa memberikan semangat untuk pelayanan rekan-rekan Wahana Visi dan sukacita bagi anak-anak di SDN Tubangraeng, Landak, Kalimantan Barat dalam mereka bermain dan belajar.

The Winner of Photo Contest “Study from Home with UC Library”

Selamat untuk para pemenang #uclibraryphotocontest2021 !!! Terima kasih atas karya keren dan effort kalian untuk lomba ini 😄🙏

Buat yang belum masuk di list ini, jangan berkecil hati 😀 masih banyak kok event UC Library lainnya yang bisa kalian ikuti 😉 semangat terus ya! 🙌🙌🙌

Terima kasih untuk semua peserta yang telah berpartisipasi dalam UC Library Photo Contest 2021 🙏 stay tune terus di Instagram @uc_library untuk info event dan lomba selanjutnya 😉

Untuk teknis penerimaan hadiah atau info lainnya, bisa menghubungi Pak Tito di WA +62 812-1749-0033 atau melalui email ke pango.dato@ciputra.ac.id

Inspiring Story: Martha Tilaar

Berdasarkan buku “Doktor (HC) Martha Tilaar: Bagi Indonesia: Perjalanan Seorang Perempuan Entrepreneur Mengubah Mimpi Menjadi Nyata” (Call Number: 920.7209598 HER d) karya Ayu Hermawan, diceritakan perjalanan panjang Martha Tilaar yang sudah sangat terkenal di tanah air. Nama ini pada mulanya identik dengan brand kosmetik terkenal, Sari Ayu, yang kemudian berkembang menjadi beragam produk yang tak kurang terkenalnya. la memimpin pabrik dengan 3000 pekerja di dalamnya.

Perjalanan paniang Martha dalam meraih semua itu pun dimulai sejak kecil. Karena ia adalah anak yang sakit-sakitan sehingga menjadi slow learner dibandingkan kedua adiknya, maka ibunya mengarahkan Martha untuk memiliki life skill yang tinggi. Sejak kecil Martha sudah diajar berdagang dan mendapat untung. Secelah dewasa, ia diikutkan dalam kursus kecantikan karena kebetulan ia adalah gadis tomboi yang amat tidak peduli pada penampilan diri.

Perjuangan panjang di belakangnya adalah penopang suksesnya saat ini sehingga diakui di dalam dan Iuar negeri. John Naisbitt bahkan menyebutnya sebagai salah satu ikon megatrend dalam bukunya. Kelebihan yang diberikan Tuhan kepadanya adalah ia memiliki orang-orang baik di setiap titik penting perialanan hidupnya.

Kelebihan lain, ia tetap seorang istri, ibu dan nenek yang penuh cinta. ✨.

Video selengkapnya: https://youtu.be/BgqjpwBytPw

Ingin Mencari Sumber Online Terpercaya? Ini Jawabannya #KUTUBUKU

Hai UCpeople, yakin nih sumber informasi online yang kalian gunakan dalam penulisan tugas akhir atau tugas kuliah bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya?

KUTU BUKU (Kupas Tuntas Soal Buku) kali ini akan membagikan cara untuk cek kredibilitas sumber informasi online kalian berdasarkan buku Modul Pelatihan Literasi Informasi: Pelatihan Instruktur Tingkat Dasar (Call No. 028.70711 MOD).

https://www.youtube.com/watch?v=7E1CXnVzPtg

Seri KUTU BUKU (Kupas Tuntas Soal Buku) episode 12 ini adalah hasil kolaborasi UC Library bersama Laboratory of Communications and Media Convergence (LCMC) by @uc_fikom 🙏

Mengakses Referensi Mendeley Manager dan Bimbingan dalam Mengakses E-Resources | Kelas Literasi Informasi

Banyaknya informasi dan data-data yang tersebar di Internet mungkin akan membuat kebanyakan dari kita akan merasa kebingungan untuk menentukan mana informasi yang benar dan mana yang salah atau tidak valid. Hal ini tentu pernah menjadi masalah dari semua orang, khususnya para pelajar yang masih sangat asing dengan penelusuran data di internet. Kelas Literasi Informasi yang diadakan oleh UC Library pada bulan ini masih membahas mengenai pembelajaran tutorial akses koleksi online dan pelatihan reference manager Mendeley.

Mengapa sih kira-kira hal ini sangat penting untuk dipelajari? Menulis dan mencari informasi tentu akan selalu bermanfaat baik sekarang atau nanti, dan tentu saja kita semua tidak mau ketinggalan informasi yang sangat penting inikan? Terutama untuk para mahasiswa yang sedang mengerjakan tugas akhir dan mulai bingung karena harus revisi skripsi melulu, nah ini mungkin bisa membantu kalian loh! Kelas Literasi Informasi ini diadakan pada tanggal 24 Februari 2021 dan kali ini, pesertanya berhasil menembus 101 orang lebih loh! Wah, senang deh rasanya melihat antusias para pelajar yang masih semangat belajar di masa pandemi ini! Kelas yang diadakan secara online dan dimulai Pkl. 14.00 WIB ini dibawakan oleh Bapak Raden Panji J. Udik Esbiantoro, S.S dan juga Dr. Timotius Febry Christian, S.T., M.t., CSCA. sebagai pembicaranya.

Seminar ini dimulai dengan penjelasan singkat dari Pak Panji mengenai cara yang benar untuk mengecek kredibilitas sumber informasi online. Terdapat 4 cara yang disampaikan, yang pertama yaitu dengan mengecek domain URLnya terlebih dahulu. URL yang harus dihindari antara lain seperti blog, wordpress, tumblr, journal, blogspot, weebly, penzu, dan juga Wikipedia. Nah kenapa sih kok tidak boleh? URL yang telah disebutkan biasanya akan dilarang untuk dipergunakkan di essay formal seperti skripsi karena validitas dan akurasinya masih dipertanyakan dan merupakan sumber informasi terbuka yang bisa diedit kapanpun oleh siapapun. Setelah itu, bisa melihat dari tujuan dari sumber informasi dengan mengecek “about us” untuk mengetahui statement, visi dan misi, serta tujuan dari pembuat informasi. Ketiga, kita harus mengetahui sumber informasi online yang valid dan akurat, salah satunya dengan tidak menggunakan sumber informasi yang terbuka dan bisa diedit kapanpun. Terakhir, kita juga bisa mengecek tanggal dari kabar informasi tersebut, inilah sebabnya terkadang akan ada tugas yang mewajibkan menggunakan informasi online yang umurnya tidak lebih dari 5/10 tahun. Pak Panji juga menjelaskan mengenai beberapa sumber primer yang bisa digunakan sebagai pendukung seperti garuda.ristekbrin.go.id, eric.ed.gov, scholar.google.com, Zotero, Mendeley, predatoryjournals.com, dan Turnitin.com. Selain memberi dan menjelaskan sedikit mengenai kegunaannya, Pak Panji juga menjelaskan mengenai operator Boolean, Google syntax, dan e-journal yang dilanggan oleh UC. Selanjutnya, dilanjutkan dengan penjelasan cara untuk mengakses emerald. Emerald ini sendiri merupakan situs yang kerap kali disarankan untuk dipakai para mahasiswa ketika hendak mengakses journal atau buku. Namun disini seringkali terdapat banyak mahasiswa yang masih nampak kebingungan ketika hendak menggunakannya. Pihak UC Library telah membimbing setiap individunya dan membuka sesi pertanyaan secara terbuka agar para peserta bisa langsung mengakses journal Emerald saat itu juga.

Sesi kedua dilanjutkan oleh Bapak Febry dengan membahas mengenai pelatihan referensi manager Mendeley. Ada 2 tahap sebelum melakukan discovery data, yang pertama yaitu cara mencari bahan referensi, dan penggunaan add citation dan bibliografi secara otomatis. Jika diperhatikan, ketika kita hendak mencari data di Google Scholar, aka nada fitur “Cite” yang telah disediakan untuk mencari literatur yang dibutuhkan. Nah kita bisa mengeklik “Cite” pada salah satu tema artikel yang kita mau, lalu meng-copy pada file yang ada. Setelah itu, kita bisa memanfaatkan Mendeley dan membuat folder lalu mem-paste pada page yang ada di Mendeley. Dengan cara simpel itu, referensi kita sudah masuk kedalam database loh! Disini Bapak Timotius juga menjelaskan cara-cara lain untuk membangun database dari Look up DOI dan juga menginputnya secara manual. Sesi ini dilanjutkan dengan penjelasan mengenai penggunaan add citation dan bibliografi yang dilakukan secara otomatis dan discovery data dari Mendeley itu sendiri!

Seminar ini sungguh informatif dan tentunya berguna loh! Jangan lupa ya untuk ikut Information Literacy Class yang dilakukan oleh UC Library setiap bulannya! Mereka juga menyediakan banyak event lainnya loh! Seperti layanan sirkulasi online, kelas literasi informasi, akses online tugas akhir, mini museum yang bisa kamu temukan di library lounge, video youtube Kupas Tuntas Soal Buku, dan banyak lainnya!