Waspadai Rejeksi Ginjal Setelah Transplantasi.Kompas.26 Maret 2018.Hal.13

JAKARTA, KOMPAS- Transplantasi ginjal mampu meningkatkan harapan hidup dan kualitas hidup penderita kerusakan ginjal yang mengalami kegagalan fungsi organ. Namun, pasien tetap harus waspada karena risiko mengalami rejeksi atau penolakan organ cukup tinggi. Pencegahan dan deteksi dini menjadi kunci meminimalkan dampak terjadinya rejeksi.

Jumlah penderita penyakit ginjal kronik di Indonesia hampir 100.000 orang, 25.000 orang diantaranya mengikuri program dialisis atau cuci darah. Namun, yang tertangani dialisis hanya 10.000-an dan melakukan transplantasi ginjal, 70 persen berisiko mengalami rejeksi. Dari 70 persen ini, 40 persennya biasanya mengalami rejeksi akut (mendadak dan cepat memburuk) serta 30 persennya mengalami rejeksi kronik (menahun).

“Rejeksi bisa terjadi beberapa saat setelah transplantasi, bisa juga setahun sesudahnya bahkan tujuh tahun. Pasien transplantasi ginjal bisa dikatakan aman dari risiko rejeksi jika sudah berhasil hidup dengan ginjal barunya lebih dari 10 tahun.” Kata dokter spesialis penyakit dalam RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) Mahurum Bonar Marbun dalam seminar bertajuk Kenali Ciri- ciri Gejala Rejeksi Ginjal pada Pasien Transplantasi yang diselenggarakan Yayasan Komunitas Cangkok Ginjal Indonesia, di Jakarta, Sabtu (24/3).

 

Kenali perubahan

Menurut Bonar, rejeksi terjadi karena sistem imun tubuh pasien akan mengenali ginjal yang ditransplantasikan sebagai benda asing sehingga memicu reaksi penolakan. Gejala rejeksi antara lain merasa tidak nyaman, demam, nyeri pada ginjal transplantasi, atau produksi urine berkurang. Gejala lain, tekanan darah tidak terkontrol. Akan tetapi, banyak kasus rejeksi tidak menunjukkan gejala klinis dan hanya terdeteksi melalui pemeriksaan laboratorium secara rutin.

Oleh karena itulah pasien harus waspada, mengenali perubahan yang terjadi, dan rajin kontrol. Hal itu merupakan upaya deteksi dini rejeksi. Untuk mencegah rejeksi, lanjut Bonar, orang dengan transplantasi ginjal diwajibkan minum obat imunosupresan. Kepatuhan minum obat sesuai dosis penting karena sangat menentukan keberhasilan pengobatan. Pasien dilarang mengubah dosis atau jenis obat karena bisa berakibat fatal.

“ Hal lain yang harus dilakukan adalah menjalankan pola hidup sehat melalui konsumsi makanan bergizi seimbang, minum air putih sesuai anjuran, dan berolahraga karena dapat mengontrol berat badan serta mengurangi tekanan pikiran,” ucap Bonar.

Presiden Yayasan Komunitas Cangkok Ginjal Indonesia Supriyanto mengatakan, transplantasi memungkinkan pasien memulihkan kembali kehidupannya, termasuk aktivitas ekonomi. Meski berisiko terjadi rejeksi, pasien transplantasi ginjal tidak boleh patah semangat. Banyak pasien yang berhasil melalui masa- masa rawan sehingga bisa hidup dengan transplantasi ginjal hingga bertahun- tahun, bahkan puluhan tahun. (NIK)

 

Sumber: Kompas.26-Maret-2018.Hal_.13

Pewarnaan yang Tepat untuk Kesehatan Rambut.Kompas.19 Maret 2018.Hal.21

Rambut adalah “aset” penting untuk menunjang penampilan seseorang. Oleh sebab itulah bagian tubuh ini acap disebut mahkota yang perlu diperhatikan keindahan dan kesehatannya.

 

Secara garis besar, rambur terdiri atas hair shaft (batang rambut), arrector pili muscle (otot arektor pili), sebaceous gland (kelenjar minyak), hair follicle (folikel rambut), hair bulb (bulbus rambut), dan hair papilla (papilla rambut).

Setiap helai rambut sendiri memiliki tiga lapisan, yaitu medulla dan merupakan bagian utama rambut, serta kutikula (bagian luar yang keras dan melindungi batang rambut).

Sementara itu, warna rambut atau pigmentasi di tentukan oleh dua jenis melanin, yakni eumelanin dan pheomelanin. Tingkat eumelanin memberi warna cokelat pada rambut atau hitam gelap, sementara pheomelanin memberikan warna kuning, merah, cokelat pada rambut.

Tingkat pigmen melanin yang dapat berubah- ubah juga dapat mengubah warna rambut. Sering kali orang Asia mengalami rambut beruban pada akhir usia 30-an, sementara orang kulit putih mengalami rambut beruban pada pertengahan usia 30-an. Di sisi lain, orang Afrika mungkin tidak mengalami rambut beruban hingga usia pertengahan 40-an.

Cat rambut

Uban atau rambut putih merupakan sesuatu yang wajar. Salah satu penyebab uban atau rambut putih muncul adalah efek penuaan. Ini terjadi karena seiring bertambahnya usia, produksi melanin di akar rambut berkurang da sejumlah ebsar rambut dapat tumbuh tanpa pigmen.

Melanin diproduksi oleh sel induk yang disebut melanosit dan terletak di dasar folikel rambut. Produksi melanin menjadi terganggu ketika sel mulai mati saat penuaan. Akan tetapi, usia ketika seseorang mengalami rambut beruban tergantung pada genetika atau keturunan, seperti diwariskan orang tua mereka.

Selain efek penuaan dan genetika, uban dapat muncul secara prematur atau dini karena kekurangan vitamin tertentu seperti vitamin B12, gangguan hotmon tiroid seperti hipotiroidisme atau hipertiriodisme yang mengakibatkan rambut menjadi sangat kering dan rapuh. Vitiligo, stres, dan kecemasan serta anemia pernisiosa juga menyebabkan uban muncul lebih dini.

Penyebab rambut memutih lebih awal juga dapat dikaitkan dengan berbagai kondisi lain, seperti penggunaan bahan kimia pada rambut yang berlebih, polusi, dan merokok.

Mengembalikan rambut kembali menjadi hitam dengan menggunakan pewarna rambut merupakan hal yang lumrah dan biasa dilakukan/ Merekan yang berjiwa muda, baik perempuan maupun laki-laki, mewarnai rambut dianggap sebagai ekspreimen untuk tampil tetap muda, modis, dan fashionable.

Amankah kalau cat rambut begitu sering mampir ke kepala kita? Riset tentang kaitan cat rambut dan kanker telah dilakukan sejak 1970-an dan merupakan bahan kosmetik yang paling banyak diteliti sehingga kita tidak perlu takut atau khawatir untuk mewarnai rambut.

Kita bisa tetap bisa tampil muda, modis, dan fashionable dengan warna rambut yang kita inginkan. Hal tersebut karena produk pewarna rambut saat ini telah melalui berbagai riset yang hasilnya merupakan solusi dari pewarnaan rambut konvensional.

Meskipun demikian, masih ada beberapa hal lain yang perlu di pertimbangkan. Bermacam-macam reaksi bisa terjadi pada kulit sensitif. Ada berbagai macam metode mengecat rambut. Praktik yang umum sekaran ini, rambut di-bleaching terlebih dahulu sebelum di cat. Dalam proses bleaching, rambut dikerok dan ditipiskan agar zat berwarna mudah masuk ke dalam rambut.

Bleaching secaraotomatis menggunakan bahan amonica kjarena berfungsi untuk penetrasi cat ke dalam rambut. Sayangnya, bahan kimiawi aktif ini dapat mengakibatkan kerontokan dan kebotakan. Belum lagi rasa perih yang ditimbulkan.

 

Hal terpenting dalam mewarnai rambut yang aman adalah bagaimana metode kita melakukannya dan semuanya itu berpulang pada pengaplikasian pewarna rambut yang baik dan benar. Sepanjang prosedur ini dijalankan, resiko yang tidak diinginkan dapat diminimalkan, terlebih saat ini teknologi sudah sangat maju dan sangat memperhatikan kesehatan.

Sebelum mewarnai rambut, sebaiknya anda melakukan tes alergi dengan meletakkan zat pewarna rambut di bagian tangan atau dibagian leher belakan telinga. Jika dalam tes alergi tersebut ternyata timbul rasa gatal, lebih baik kita tidak melakukan pewarnaan. Selanjutnya periode pewarnaan rambut sebaiknya dilakukan minimal empat bulan untuk menghindari rambut mejadi kusam dan kering. [AYA]’

 

Sumber: Kompas.19-Maret-2018.Hal_.21

Persiapkan Kehamilan.Kompas.26 Maret 2018.Hal.13

Pasangan suami-istri prlu merencanakan kehamilan agar janin sehat.

Selain pola hidup sehat, perlu deteksi dini gangguan kesuburan.

 

JAKARTA, KOMPAS- Pasangan suami-istri perlu merencanakan kehamilan agar bayi tumbuh sehat. Selain menerapkan pola hidup sehat, suami-istri juga perlu menjalani pemeriksaan guna mendeteksi adanya gangguan kesuburan.

Untuk mengatasi gangguan kesuburan ada sejumlah metode, termasuk metode bayi tabung, Pesan itu disampaikan para pembicara pada Forum diskusi Kesehatan kerja sama harian Kompas dan Rumah Sakit Siloam bertema “ Merencanakan Kehamilan Agar Janin Tumbuh Sehat”, Sabtu (24/3), di Jakarta.

Menurut anggota staf departemen Obsteri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia- Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Andon Hestiantoro, beberapa hal perlu diperhatikan seseorang jika ingin hamil. Selain organ kandungan sehat, termasuk siklus menstruasi teratur, berat badan sebaiknya juga tidak terlalu kurus atau gemuk.

Siklus menstruasi normal 21-35 hari penting bagi mereka yang ingin hamil. Jika siklus haid tidak teratur, dicari penyebabnya dan diatasi. “Jadi, perlu pemeriksaan,” ujarnya. Andon menjelaskan, perempuan disarankan hamil sebelum usia 35 tahun karena jumlah dan mutu sel telurnya masih bagus. Sementara pria memproduksi sperma sampai lanjut usia, tapi mutunya belum tentu bagus jika pola hidupnya tak sehat.

Menurut ahli andrologi dan seksologi Rumah Sakit Siloam TB Simatupang. Mira Krishtania, pasangan ingin punya anak harus menjalani pemeriksaan. Mutu sperma mempengaruhi kemampuan membuahi sel telur. Itu mencakup jumlah, bentuk, dan gerakan sperma. “Sperma bisa sejak awal diperiksa,” ujarnya.

Pada pria, gangguan kemampuan membuahi sel telur bisa berupa varises di testis atau varikokel, benturan di testis, gangguan seksual dan kelainan bentuk penis.

ASUPAN GIZI

Menurut Ketua Progra Studi Magister Ilmu Gizi FKUI Inge Permadi, pola makan kunci merencanakan kehamilan. Terlalu kurus atau gemuk berdampak pada kehamilan. Seseorang yang ingin hamil perlu menjaga berat badannya idea, indeks massa tubuh (IMT) 18,5-22,9 IMT kurang dari 18,5 terlalu kurus dan diatas 22,9 terlalu gemuk.

“Kalau mau berat badan normal, pola makan diatur agar jumlah jenis, dan jadwalnya bagus. Asupan makanan harus sesuai kebutuhan agar kelebihan makanan disimpan sebagai lemak. Sel lemak bertumpuk bisa mengganggu kehamilan,” katanya

Kecukupan vitamin D penting dalam merencanakan kehamilan. Menurut Inge, untuk mendapatkan vitamin D, kulit harus terpapar langsung sinar matahari beberapa menit sampai kulit kemerahan. Andon menambahkan, kekurangan vitamin D memicu menstruasi tidak teratur. (ADH)

 

Sumber: Kompas.26-Maret-2018.Hal_.13

Tak Ada Lagi Kutil

Tiba-tiba wajah muncul bintil dan menyatu dengan kulit? Jika jerawat ada saatnya mengering, bintil yang satu ini justru tetap melekat.

 

Jaringan yang berbintil itu yang disebut kutil. Meski sering tidak berbahaya, namun kutil dapat mengurangi nilai penampilan.

Yang membuat banyak orang sebal , kutil dapat tumbuh di wajah. Jika itu mengganggu dan ingin menghilangkannya. Diperlukan cara tepat dan higienis. Salah satunya dengan metode arus listrik bertegangan rendah lewat treatment MD Electro Cauter.

Dokter Leni Kumalasari Dipl AAAM, Direktur Emdee Skin Clinic di Surabaya menjelaskan, sejak usia remaja, keluhan di kulit wajah dan leher bertambah dengan adanya kutil. Itu mulai dari milia, hyperplasia kelenjar cebasea dan syringoma.

Milia berupa penumpukan keratin pada saluran kelenjar minyak. Hyperplasia kelenjar cebasea adalah pembesaran kelenjar minyak. Syringoma berupa sumbatan saluran kelenjar keringat yang banyak dijumpai di area bawah mata. “Jika jumlahnya semakin banyak, tentu ini akan menggangu penampilan,” paparnya, Senin (26/3).

Apalagi ketika usia sudah di atas 40 tahun, banyak orang tua yang juga mengeluhkan adanya kutil berupa keratosis seboroik, skin tag (kutil lipatan), dan xanthelasma (flek yang melebar). Meski tidak mengganggu secara keseluruhan. Itu akan memengaruhi penampilan.

Jika ingin menghilangkannya, kini caranya lebih mudah dan cepat, itu bisa diatasi dengan treatment electro cauter. “karena pengaruh hormonal, kutil juga muncul saat ibu-ibu usai melahirkan. Kutil itu tidak sakit ketika dipencet, namun sangat mengganggu estetika.” Terangnya. Untuk menghilangkan kutil pada wajah dan tubuh, maka treatment MD Electro Cauter menjadi cara efektif. Ini adalah tindakan medis dengan menggunakan metode arus listrik bertegangan rendah untuk mengatasi kutil. Metode itu juga bisa mengatasi pertumbuhan jaringan kulit (tumor jinak) yang tidak diinginkan seperti keratosis seboroik, milia, hyperplasia kelenjar minyak, nevus (tahi lalat), dan skin tag. Dengan jarum kecil yang steril mirip solder listrik, dokter akan membakar atau mengambil kutil yang tidak diinginkan. “Treatment ini sangat aman dan hanya memerlukan waktu singkat.” Ujarnya.

Setelah menggunakan treatment ini, ada bebera[a cara agar proses ini berjalan maksimal. Yang harus dihindari adalah penggunaan krim. Jika biasanya setiap malam menggunakan krim malam, selama perawatan penghilangan kutil sebaikny.a pemakaian krim malah dihentikan dulu.

Itu karena krim malam bersifat pengelupasan Hentikan penggunaan selama tiga hari setelah proses electro cauter dibiarkan mengelupas sendiri. Biasanya proses it memrluka waktu sekitar seminggu.

“konsultasi perlu dilakukan duaminggu setelah treatment,” katanya dengan konsultasi lanjutan, dokter akan mengetahui hasilnya.

Sumber: Surya_.28-Maret-2018.Hal_.4

Sleep Well, Work Well

Menjelang tidur malam merupakan saat- saat kritis bagi orang yang sukses. Berdasarkan penelitian, sangat penting untuk memastikan bahwa mereka menutup hari itu dengan pikiran tenang, tidur nyenyak, bangun lebih fresh, dan seize the day. Ada lima hal yang mereka lakukan sebelum tidur. (forbes/xav)

 

Optimalisasi Kinerja Otak

Penelitia baru, waktu tidur tujuh jam lebih baik ketimbang delapan jam. Tiduran yang cukup sangat penting untuk memaksimalkan memori dan kinera otak saat beraktivitas. Jadi, pastikan jam tidurmu cukup selamat tujuh jam agar tubuh lebih optimal ketika kembali bekerja di pagi hari.

 

Family Time

Para eksekutif yang sukses sering sulit membagi waktu antara karir dan personal life-nya. Bahkan, banyak juga yang membawa setumpuk kerjaan ke rumah. Padahal, melepaskan kepenatan bersama keluarga adalah penting. Seperti ditunjukkan oleh David brooks, kebahagiaan keluarga jauh lebih bernilai daripada kesuksesan di karir. Manfaatkan family time yang berkualitas selagi masih sempat bertemu.

Rileks, Tambah Inspirasi

Di balik kesuksesan, ada kemampuan baca yang hebat. Pilihan bukunnya tak selalu yang berkaitan dengan pekerjaan. Bisa juga fiksi atau non-fiksi diluar bidangmu. FYI, hal itu bisa memberikan wawasan baru. Ada banyak inovasi yang terinspirasi dari disiplin ilmulain. Tapi tujuan dari baca buku sebelum tidur ini sebenarnya untuk relaksasi. Oya, tapi sebuah studi dari National Institutes of Health menyarankan untuk menghindari membaca buku ber-platform digital karena cahaya yang dipancarkan melalui smartphone atau tablet bisa mengganggu tidur dan melelahkan mata. Jadi buku berbasis kertas masih jadi pilihan terbaik sebelum menuju alam mimipi.

 

Matikan Semua Gadget

Suara yang terpancar dari ponsel, komputer, dan table bisa mengganggu saat terlelap. Matikan semua perangkat gadget. Hal itu bisa membantu kamu fokus satu hal, seperti ngobrol bareng keluarga, membaca, atau bikin perencanaan, faktanya, selama dalam kesepian, memungkinkan munculnya ide- ide baru.

 

Update Target

Sepertinya nggak masuk akal ya, bikin planning sebelum tidur malah bisa membantu menenangkan pikiran. Tapi, orang- orang yang sukses, rutin melakukannya. Ini karena, ketika bangun tidur, mereka sudah punya “senjata” untuk menuntaskan pekerjaan di hari itu. Mereka bikin daftar pencapaian pada hari sebeulumnya. Termasuk target- target yang tidak tercapai dan agenda yang harus dilakukan untuk hari berikutnya. Berikutnya, mereka bikin wish list yang ingin dicapai di hari itu.

Banyak orang sulit tidur di malam hari karena masih memikirkan agenda di hari berikutnya. Kurangin kekhawatiran itu dengan planning yang baik. Menurut Business Inside, CEO American Express Kenneth Chenaulth suka menuliskan tiga hal teratas yang ingin dicapai pada esok hari itu. Hal itu membantunya dalam memprioritaskan pekerjaan yang akan dilakukannya.

 

Sumber: Jawa Pos. 16-maret-2018

 

Wipe Out the Drugs and Switch to Home Remedies to Treat Digestive System’s Problems

by Annissa Munaf

It has been a common thing for many of us to experience digestive disorders like diarrhea, heartburn, gas, constipation, nausea, acid reflux, and stomach cramps, to name a few, it causes daily suffering for some people. For people who have been experience such long-term digestive problem might leads to a serious digestive illness like GERD, Celiac, IBS (Irritable Bowel Syndrome), and Hemorrhoids. Many of us choose to take the fastest way when it comes to those uncomfortable symptoms like taking drugs instead of doing home remedies in the more natural way.

Before we get to the point, it is also important to get acknowledge with more in-depth understanding about digestive system. The digestive system is a group of organs working together to convert food into energy and basic nutrients to feed the entire body. Digestive system has eight anatomies; mouth, pharynx, esophagus, stomach, small intestine, liver and gallbladder, pancreas, and large intestine. The digestive system is responsible for taking whole food and turn them into whole foods and turning them into energy and nutrients to allow the body to function, grow, and repair itself. Digestion is the process of turning large pieces of food into its component chemicals. Mechanical digestion is the physical breakdown of large pieces of food into smaller pieces. This where the digestive problems usually occurred. It can be from food that we eat that give an impact to our stomach or it can be also from the way we eat the food. Did we chew it right and slow? Did we eat until we are stuffed?

Why home remedies but nit drugs? Our ancestor believe that the more natural the better. I personally think that it is true. I have digestive problems since I was a kid, it is both because of my eating habit and the food that I ate. At the same time, I always been given the fastest way to cure my digestive problems, which is with drugs. As time passes by, I went in and out of the hospitals just because I easily get diarrhea, stomach cramps from gas, and over bloated. Until in my adult age, I have to suffer from GERD and really watch what I eat and the way I eat it. I switch to home remedies since then there are no drugs that is giving any significant impact to my digestive problems. I also think that overuse the drugs to treat any digestive problems makes your body become reluctant to it. So, here are some of the natural cures that I have tried, consulted with the experts, and succeeds for digestive problems:

Tea

When I feel that I am having a stomach pain like bloating and gassy, I always make hot tea with ginger. It soothes and calm the stomach. Ginger is often referred stomach tonic and can help with bowels, stomach cramps, nausea, and other digestive disorders. If you are having the IBS disease, you can consume the chamomile tea, it relaxes your stomach from gas and constipation. Peppermint tea can also control gas and heartburn and tame an upset stomach.

Probiotics

Probiotics are live microbial organism that are naturally found in the digestive tract and are often called the “friendly” bacteria. It can help you regain good digestive health while helping with condition such as gas, IBS, diarrhea, colitis and constipation. I usually take yogurt, but there is also kefir. However, other food like aged cheese, cottage cheese. Miso, spirulina, and wheat grass also contain probiotics. So, if you are a lactose in tolerant, you can consume the green food instead.

Papaya or pineapple fruit enzymes

This is the best fruits to help you with constipation, bloating, nausea, and stomach cramps. Papaya contains the enzymes papain and chymonpapain, and both of these are digestive aids in cleansing the digestive tract. Pineapple contains the enzyme bromelaine, which help break down the proteins in food. Both of these fruit enzymes can be helpful when eaten or used as juices that can act as an ancatacid.

Apple cider vinegar

I will never let my day goes by without drinking ACV shot first thing in the morning and drink a glass of water mixed with ACV before I go to sleep. Why? Clearly to me, this is the best home remedies by far to help prevent those digestive problems. In addition, by consuming ACV on a daily basis, it can reduce the fats in your body especially in your stomach. Though ACV is acidic in nature, it has an alkalizing effect in your body and this help improve digestion. Also, it has pectin, a water-soluble fiber that regulates bowel movement. It is believed to restore your immune system as well.

Try to switch to home remedies and avoid unnecessary drugs like laxative, aspirin, ibuprofen, and naproxen, as well amoxicillin, to treat your digestive problem. Those drugs can wipe out good bacteria with the bad. So, which one you will be to save your gut?

 

Sumber: Independent-Observer.16-22-Maret-2018.Hal_.20

Sering Kesemutan dan Pingsan

Salah Satu Tanda Epilepsi

Padahal, kesemutan sesaat dan sering pingsan juga bisa menjadi tanda epilepsy.” Dokter Wardah Rahmatul Islamiyah SpS

SURABAYA –  Setiap 26 Maret, berbagai belahan dunia memperingati Purple Day. Itu merupakan gerakan untuk meningkatkan kepedulian terhadap para pengidapp epilepsy. “Apalagi, jumlah pasien terus meningkat setiap tahunnya,” ujar dokter Wardah Rahmatul Islamiyah SpS. Kebanyakan pasien yang datang sudah berusia lanjut.

Sebab, di usia tersebut, banyak fungsi tubuh yang menurun. Itu membuat risiko terjadinya kerusakan di otak menjadi tinggi. Epilepsy disebabkan kerusakan otak yang bisa dipicu berbagai hal. Bisa fungsional ataupun structural. “Fungsional ini, jika dilakukan MRI atau CT scan, biasanya hasilnya normal,” lanjut dokter di RSUD dr Soetomo tersebut.

Namun, ketika dilakukan elektroensefalogram (EEG), fungsi oak terlihat terganggu. Gangguan fungsional biasanya terjadi sejak masa kehamilan. Salah satu penyebabnya adalah infeksi TORCH (torsoplasma, rubella, cytomegalovirus, dan herpes). “ Sementara itu, kerusakan structural, hasil pemeriksaan dengan CT san dan MRI akan langsung terlihat,” tuturnya.

Bentuk epilepsy bermacam-macam. Umumnya, masyarakat lebih mengenalnya dengan serangan kejang. “Padahal, kesemutan sesaat dan sering pingsan juga bisa menjadi tanda epilepsy,” papar Wardah.

Sayang, tanda-tanda tersebut sering diabaikan masyarakat. Mereka datanng ke rumah sakit ketika mengalami kejang. “Cir khas epilepsy adalah gejala terjadi dalam waktu singkat dan berulang,” lanjutnya.

Epilepsy bisa diobati. Biasanya  penderita minum obat secara teratur selama tiga tahun. Namun, dalam bebrapa kasus, epilepsy juga kebal terhadap obat atau penambahan dosis hanya mengantarkan pasien dalam honeymoon period. “Pasien memang bebas kejang, tetapi dalam jangka waktu pendek saja,” jelas dr Heri Subianto SpBS (K).

Jika pasien kebal obat dan sumber kejang menyebar ke banyak tempat, solusinya adalah tindakan paliatif dengan operasi menggunakan teknik sayatan kecil. “Tindakannya bernama endoscopic corpus callosotomy, bertujuan memutuskan jalur0jalur saraf yang membuat kejang tersebar ke mana-mana,” terangnya.

Heri menambahkan, pembedahan dilakukan untuk menghillangkan area penyebab kejang, mengintervensi jalur saraf yang mengakibatkan kejang, atau menanamkan alat khusus pengendali kejang. “Kami pernah melakukannya di RSUD dr Soetomo akhir tahun lalu. Hasilnya menunjukkan perbaikan. Frekuensi si kejang menurun jika dibandingkan dengan sebelum pembedahan,” ujarnya. (dwi/c16/dio)

Sumber: Jawa-Pos-Metropolis.27-Maret-2018.Hal_.25

Obesitas, Naikkan Risiko Kanker

BIRMINGHAM – Memiliki bobot tuuh berlebih dapat memicu gangguan kesehatan yang serius. Stdi terbaru yang dilakukan Cancer Research Inggris, sebagaimana dilansir BBC, menemukan hasil bahwa mereka yang obesitas mengalami kenaikan risiko kanker.

Poin perhatian utrama tertuju pada kaum milenial alias kalangan muda yang terbentuk menjadi generasi “tergemuk”. Standar pengukuran seseorang termasuk obesiats atau tidak bisa dihitung dari body mass index (BMI).

Jika BMI di atas 25, artinya sudah tergolong overweight (berat badan berlebih). Alarm kuat untuk menurunkan berat badan. Apabila sudah menyentuh angka BMI 30, artinya sudah obesitas. Prof Linda Bauld dari Cancer Research Inggris menuturkan, “Obesitas merupakan ancaman besar bagi kesehatan. Pencegahan obesitas juga urgen untuk dilakukan.”

Salah satu usulannya melarang penayangan ikan junk food di televise, sebelum pukul 21.00. Prof Mei Greaves, ahli kanker dari Institute of Cancer Research, London, menerangkan bahwa keterkaitan obesitas dan risiko kanker perlu dikaji. “Jika obesitas bisa dicegah dampaknya pada tingkat kankr memang belum bisa ditentukan, namun hampir paati menurun secara signifikan,” ucapnya. (bbc/nor/c6/nda).

Sumber: Jawa-Pos.27-Maret-2018.Hal_.9

Weight Loss Program

By Annissa Munaf

In our daily routine in such a massive-portion-sized culture, maintaining healthy weight can be hard and losing weight, even harder. If you have tried and failed to lose weight previously, you may believe that just dieting may not work for you. I have learned over the years for myself and my clients that some diets do not work at all and none of them work for everyone, because our bodies often react differently to different foods. While there is no easy remedy to losing weight, healthy weight is an important element of good health. How much you eat play central roles in maintaining healthy weight or losing weight. There are plenty of steps you can take to develop a healthier way with food, control emotional triggers to overeating or binging, and achieve lasting weight-loss success with daily exercise.

Anybody who has ever been on a diet knows that the standard remedy for weight loss is to reduce the number of calories you consume. An average woman needs to eat 1200-1500 calories per day to lose 0.5 kg of weight per week and 2000-2200 calories to maintain a weight. An average man needs 1750-2000 calories per day to lose 0.5 kg of weight per week and 2500 calories to maintain. Your age, weight, current weight, activity levels, and metabolism all matter for how much weight you can lose. To find the method of weight loss that is right for you will possibly take time and require more patience, commitment, and experimentation with different food, diets, and exercise. Here are some steps to achieve a successful and lost-lasting weight loss program:

Take in fewer calories. Frankly almost any diet will work id it help you take in fewer calories by doing; getting you to eat certain “good” foods and avoid “bad” one, combining what you eat in a day with calories you will burn during your exercise routine, and changing how you behave toward eating. Cut back on sugars and starches like sugary drinks, gluten meals, and sweet treats. Cutting carb–eliminate them–and eating more protein add more benefits to your program because it will lower your insulin levels and you will start to eat fewer calories without hunger.

Banishes certain fats. No all fat is bad. Our body needs fat to control our weight. You can start consuming “fats” fats like avocados, nuts, soymilk, tofu, seeds, and fatty fish on your diet. Do not be afraid of eating fat, as you try not to do both low-carb and low fat diet altogether will fail your program to lose weight. As long as you eat the right amount. Try to exchange your cooking oil with coconut and/or olive oil instead.

Take more protein sources. Eating protein: not only will it build muscles but also will boost your metabolism. High-protein diet can also reduce cravings and make you fell full longer. These are some of healthy protein sources: chicken, salmon, shrimp, whole eggs with the yolk, or if you are a vegetarian, you can exchange it with lentils, beans, nuts, and soy.

Drink more water. It sound so easy and it is true! Drinking about 2 liters or 8 glasses of water per day can make you burn more calories per day.

Having it before meals can help you reduce hunger and automatically eat fewer calories. Caffeinated beverages like coffee and green tea are also good choices to balance out flavor: it can help boost your metabolism.

Exercise 3 time a week. Going to the gym for treadmill or weight lifting can really help you lose weight. There are plenty of experience you can do now if you want to experience more dynamic–not so boring–exercise now. If you can go to the gym, try to do some bode weight exercises like pushups, squats, sit-ups, lunges, etc. doing cardio like running, swimming, or jogging can also be important for optimal health and your wellbeing.

Get enough sleep. Poor sleep is one of the reasons for gaining weight. So, be sure to have good night’s sleep for 6 to 8 hours.

If you are new to dieting, thins may probably happen quickly because the more weight you have to lose, the faster you will lose it. You may fell a little bit strange for the first few days because your body has been burning carbs throughout these year and it can take more time to get used to burning more fat instead. Mix your diet with an exercise routine several times per week. Trust progress. Goodluck!

Sumber: Independent-Observer.23-29-Maret-2018.Hal_.20

Wajib Tanam Tumbuhan di Area Rumah

Kampung Jadi Subur, Warga Lebih Sehat

SURABAYA, SURYA – Suasana asri sangat terasa saat memasuki kawasan kampong RT 1 RW 4 Jalan Lakarsantri, Kelurahan dan kecamatanLakarsantri. Di halaman setiap warga, aneka tanaman hias dan pohon buah-buahan tumbuh subur.

Tanaman hias seperti, mawar, kamboja, pucuk merah, atau serut, terlihat mewarnai setiap rumah. Untuk pepohonan, ada pohon manga, belimbing dan sawo.

Ya… setiap warga di kampong ini memang wajib menanam tumbuhan di area rumahnya. Bahkan, ada sebagian rumah warga yang tertutup oleh tanaman yang tumbuh rimpun di halaman depan.

Dian Mayasari, ibu Ketua RT, menuturkan =, sebelum ada penghijauan, kampong ini sangat gersang.

“Dulu gersang sekali, warga yang menanam tumbuhan masih sedikit,” katanya.

Kegiatan penghijauan ini mulai digalakkan warga pada 2013. Seluruh warga gotong royong mengubah kampung yang gersang menjadi hijau nan sejuk.

“Seluruh warga  RT 1 bergerak untuk melakukan penghijauan. Sebulan sekali kami menanam pohon,” terang Dian.

Tidak hanya itu, warga juga membangun Taman Toga di sudut belakang kampung. Setiap warga yang sakit boleh memetik tanama di sini.

“tak jarang ada pula masyarakat luar yang memetik tanaman disini, kami memperbolehkan,” terang ibu empat anak ini.

Kentongan Celengan

Untuk pembibitan tanaman, seluruh warga berswadaya membayar iuran. Dian tidak mamatok harga dan waktu untuk iuran.

“terpenting iklas, kami tidak mengharuskan perhari atau perminggu untuk membayar, semua terserah warga,” terang wanita asli Surabaya ini.

Soal pengumpulan dana iuran, warga RT 1 RW 4 membuat kentongan yang tergantung di depan rumah, dan dijadikan seperti celengan.

“ketika hendak bayar iuran warga tinggal memasukkan uang ke dalam kentongan itu,” ungkap Dian.

Selain untuk membeli bibit, dana itu juga digunakan untuk perawatan tanaman.

Warga yang tida sempat merawat tanaman lantaran padat jadwal kerja, tim penggerak lingkungan RT 1 RW 4 siap merawatnya.

Tim Penggerak Lingkungan (TPL) terdiri dari ibu-ibu PKK, Karang Taruna, dan dibantu warga lainnya.

Anggota Karang Taruna yang tergabung dalam TP, Ayessandro Alfinero menuturkan, timnya akan siaga merawat tanaman warga.

“Setiap hari kami mengecek tanaman warga, lalu memberi pupuk juga,” ujar mahasiswa Universitas Bhayangkara ini.

Ayess mengaku, sangat senang dengan perubahan wajah kampung, yang dulu terkenal gersang ini.

“Tambah sejuk, saya juga bisa pamer bahwa kampungku sekarang hijau,” tambahnya.

Hal senada diutarakan warga lain, Agus Gunawan. Menurutnya, pernghijauan yang dilakukan warga telah mengurangi polusi udara. Sedang tanaman toga bisa menjaga kesehatan warga.

“Warga semakin sadar akan pentingnya penghijauan,” pungkasnya.(nen)

Olah Jadi Produk Makanan Minuman

HASIL panentaman RT 1 RW 4 tidak hanya dikonsumsi sendiri, tetapi juga diolah Ibu-Ibu PKK untuk dijual. Sebagian tanaman memang bisa diolah menjadi makanan atau minuman yang mempunya nilai ekonomis.

Seperti, mangga dan belimgin, biasanya diolah menjadi manisan.

“Saat panen, setiap warga memetik buah mangga yang ada di depan rumah lalu dikumpulkan di balai untuk diolah menjadi manisan,” tutur Nunung Indrawati, Ketua PKK setempat.

Warga juga memanfaatkan kedua buah untuk diolah menjadi produk minuman (jus buah).

“Sedang tanaman toga diolah menjadi jamu,” ujar wanita asal Bojonegoro ini.

Ia menuturkan, jika produk itu laku hasil dari penjualnnya digunakan untuk menambah kas kampung.

“kami masih memasarkan di kampung-kampung dekat sini saja, kedepan akan diperluas.” Imbuh wanita 2 anak ini.

Produk yang dijual Ibu-Ibu PKK dibanderol sekitar Rp6.000 untuk jamu hingga Rp 10.000 untuk manisan dan jus buah.Selain itu, Ibu-Ibu PKK memanfaatkan limbah rumah tangga untuk diolah menjadi pupuk, sehingga bisa mengurangi pengeluaran dalam hal perawatan tanaman.

“Ada ruangan komposter di dekat taman tanaman toga, untuk mengola limbah makanan menjadi pupuk,” imbuh Dian Mayasari, ibu Ketua RT.(nen)

 

Sumber: Surya_.22-Maret-2018.Hal_.11