Tips Cara Melakukan Parafrasa

Parafrase merupakan salah satu cara meminjam gagasan/ide dari sebuah sumber tanpa menjadi plagiat. Bagi yang masih bertanya-tanya, gimana sih caranya parafrasa. Nah, pas banget nih ada tips dari UC Library cara membuat parafrasa. Jangan lupa disimak ya!

 

  1. Baca dan pahami isi dari suatu text. Ini yang paling penting. Sebelum kita melakukaan parafrasa, kita harus paham dulu denngan isi/gagasan dari teks tersebut, agar nanti lebih mudah untuk membahasakannya kembali.
  2. Ubah beberapa kata dengan sinonimnya. Untuk mencari sinonim dari kata tersebut, bisa menggunakan Tesaurus (http://tesaurus.kemdikbud.go.id/tematis/). Selain itu ada beberapa kamus yang bisa digunakan, seperti:
    a. Meriam-Webster Dictionary
    b. Oxford Dictionary
    c. Urban Dictionary
    d. U-Dictionary
    e. KBBI V
  3. Susun dan atur ulang kalimat tersebut. Susun dan atur ulang kalimat tersebut menjadi padanan kalimat yang pas. Selain itu, apakah kalimat yang kita susun ulang maknanya sama dengan teks asli atau tidak.
  4. Bandingkan tulisan Anda tadi dengan naskah aslinya untuk mengecek apakah semua gagasan, terutama gagasan yang penting telah tercantum dalam hasil tersebut. Jika memiliki makna yang sama, berarti kalian sudah bisa membuat kalimat parafrasa.

 

STOP PLAGIARISME!

Hai UCpeople, plagiat emang bukan hal yang terpuji. Tapi sebenarnya, siapa aja bisa lho kena kasus plagiarisme ini~ Baik secara sadar atau ngga dan secara disengaja maupun ngga disengaja #ucpeople.

Nah, makanya nih, buat kamu calon pejuang tugas akhir, atau punya hobi menuangkan ide lewat karya tulis, harus tahu nih aturan biar karyamu gak kesandung masalah plagiarisme. 📚

Nih mimin kasih wawasan buat kalian tentang cara mencegah plagiarisme 😌 btw swipe sampe habis ya, ada sedikit kejutan dari mimin 😉 Share juga ke teman2mu yang perlu tahu info ini ya!

  • Apa itu plagiarisme?
  • Menurut Oxford English Dictionary plagiarisme merupakan “the action or practice of taking someone else’s work or idea and passing it off as one’s own.
  • Menurut KBBI Kemendikbud plagiarisme merupakan penjiplakan yang melanggar hak cipta.
  • Perlu diingat bahwa tidak hanya tulisan yang dapat diplagiat, tapi juga gambar, charts, grafik, video, musik, dll. untuk itu perlu dicantumkan sumbernya.

 

  • Sanksi plagiarisme
  • Menurut undang-undang No. 20 Tahun 2003 Pasal 70 :

“Lulusan yang karya ilmiah yang digunakannya untuk mendapatkan gelar akademik, profesi, atau vokasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 25 ayat (2) terbukti merupakan jiplakan dipidana dengan pidana penjara paling lama dua tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp. 200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah).”

 

  • Menurut Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 17 Tahun 2010 Pasal 12 ayat 1, jika mahasiswa terbukti melakukan plagiat maka akan mendapatkan sanksi sebagai berikut:
  1. Teguran
  2. Peringatan tertulis
  3. Penundaan pemberian sebagian hak mahasiswa
  4. Pembatalan nilai
  5. Pemberhentian dengan hormat dari status sebagai mahasiswa
  6. Pemberhentian tidak dengan hormat dari status sebagai mahasiswa
  7. Pembatalan ijazah apabila telah lulus dari proses pendidikan.

 

  • Cara menghindari
  • Cantumkan sumber

Tuliskan referensi pada daftar pustaka sesuai dengan ketentuan penulisan daftar pustaka.

  • Pengutipan

Gunakan tanda kutip jika mengutip satu kalimat secara langsung dan sebutkan sumbernya.

  • Paraphase

Menyampaikan ide orang lain dengan menggunakan kata-kata sendiri, tanpa merubah makna/ substansi ide dan tetap menyebutkan sumbernya.

  • Jangan menunda pekerjaan

Mencicil pekerjaan memungkinkan seseorang lebih teliti dan tidak terburu oleh deadline.

 

Sumber:

Avoiding Plagiarismhttp://writing.mit.edu/wcc/avoidingplagiarism

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Plagiat di Perguruan Tinggi

Undang-undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional

Oxford English Dictionary

KBBI Kemendikbud