Belajar Bisnis dari Drama Korea Vincenzo

Siapa nih disini pecinta Korea yang sudah nonton Vincenzo? Film yang satu ini sempat menggemparkan rakyat Indonesia khususnya para pecinta drama Korea apalagi diperankan oleh Song Joong-Ki! Alur ceritanya sendiri sangat menarik, dimana menceritakan seorang lelaki pada usia 8 tahun, Park Joo-Hyeong pergi ke Italia setelah dia diadopsi. Namun kemudian kini ia sudah dewasa dan berganti nama menjadi Vincenzo Cassano (Song Joong-Ki). Dia adalah seorang pengacara, yang bekerja untuk Mafia sebagai seorang consigliere. Karena perang antar kelompok mafia, dia akhirnya memutuskan untuk melarikan diri ke Korea Selatan. Di Korea Selatan, dia terlibat dengan Pengacara Hong Cha-Young (Jeon Yeo-Bin). Dia adalah tipe pengacara yang akan melakukan apa saja untuk memenangkan kasus. Namun hal yang tidak disangka-sangka terjadi, dan ternyata Vincenzo Cassanopun jatuh cinta padanya. Dalam ceritanya, dia juga mencapai keadilan sosial dengan caranya sendiri yang dimana itu menjadi salah satu daya tariknya. Memulai hidup baru di Korea Selatan, Vincenzo kemudian berhasil menemukan keadilan dan membangun karirnya kembali. Di sisi lain, ada Jang Jun Woo, seorang pengacara magang tahun pertama yang sangat pandai dan pekerja keras. Wah kebayang gak sih betapa asiknya film Korea yang dipenuhi dengan action namun juga romansa dari Vincenzo dan Hong Cha-Young?

Singkat ceritanya, Vincenzo sebagai seorang pengacara yang ambisius dan berusaha untuk memenangkan segala kasusnya akhirnya berhadapan dengan kasus pengambilalihan kepemilikan sebuah apartemen Geumga Park. Vincenzo yang menerima kasus yang berhubungan dengan salah satu perusahaan bernama Taipan yang juga berasosiasi dengan Babel Group. Anak perusahaan Babel Group ini ingin membeli Geumga Park, namun dicegah oleh Vincenzo karena di dalam bangunan tersebut terdapat tumpukan emas peninggalan pemilik sebelumnya.

Nah di serial ini selain berbau action dan hukum, ada nilai-nilai kewirausahaan yang bisa kita lihat loh! Contohnya ada di perusahaan Babel Group ini. Perusahaan Babel Group memiliki banyak sekali anak perusahaan dan cabang lain di bawah kekuasaannya. Dalam membangun usahanya, mereka memiliki sifat pantang menyerah dan bekerja keras hingga mencapai tujuan mereka. Sehingga tidak dipungkiri bahwa aset dari Babel Group banyak sekali dan tidak terpaku pada satu bidang saja.

Sama seperti halnya di Indonesia, banyak kerajaan bisnis yang serupa. Bisnis yang menjadi sangat besar dan menjadi gurita bisnis ini bermula dari kecerdasan dan kegigihan pendirinya dalam menciptakan peluang dan kerjasama dengan pihak lain secara konisten sehingga bisnis yang akhirnya kecil menjadi perusahaan. Babel Group dalam drama Vincenzo ini memiliki berbagai bidang bisnis seperti real estate, perusahaan farmasi, perusahaan hukum, dan lain sebagainya. Nilai yang bisa ditekuni dari bidang wirausaha adalah apabila kita memulai suatu bisnis maka harus memulainya dengan kompeten, selalu membaca peluang yang ada, dan memperluas jaringan serta jangkauan bisnis agar semakin besar dan mendominasi. Namun jangan pernah melupakan sisi Integritas dalam melakukan bisnis. Di dalam budaya Ciputra Grup dan Universitas Ciputra, dikenal IPE (Integritas, Profesionalisme, dan Entrepreneurship).

Pak Ciputra menuturkan, integritas merupakan fondasi penting dalam membangun kesuksesan. Integritas menjadi dasar dalam menjalin hubungan kepercayaan.

“Integritas, adalah moral dan kejujuran, manusia itu ada soul. Yang menjadi dasar segalanya, karena itu dari Tuhan yang diharapkan jangan buat kesalahan. Kalau moral, integritas, kejujuran terganggu atau negatif maka sukar sekali diperbaiki. Itu merupakan branding kita. Yang tidak ada kompromi,” kata dia.

Ia menambahkan, profesionalisme mencakup keahlian. Keahlian pun bermacam-macam wujudnya seperti keahlian mengenai teknologi. Terakhir ialah entrepreneur atau jiwa usahawan. Tanpanya, maka langkah untuk menjadi seorang pengusaha sukses akan sulit diraih.

“Ketiga ialah entrepreneur atau emotional person, yang kami akan bicarakan hari ini,” ujar dia.

Lebih lanjut, Ciputra menjelaskan, kewirausahaan (entrepreneurship) merupakan bagian penting untuk memangkas kesenjangan antara kaya dan miskin.

Wah, apakah kalian tertarik untuk menonton film Drama Korea satu ini? Selainkan pemainnya yang tampan dan cantik, ternyata filmnya juga didukung dengan alur cerita yang menarik dan pembelajaran tentang bisnis yang mirip dengan kehidupan nyata loh!

 

 

Daftar Pustaka:

 

Prasmesti, Fitri (2021, Maret 23). Apa itu Consigliere? Profesi yang Diperankan Song Joong Ki di Vincenzo. Suara.com. Diakses di https://www.suara.com/entertainment/2021/03/23/130811/apa-itu-consigliere-profesi-yang-diperankan-song-joong-ki-di-vincenzo. 7 April 2021

Anonim. (2021, April 6). Yang Indonesia Banget di Drama Korea Vincenzo Cassano!. msn.com. diakses di https://www.msn.com/id-id/ekonomi/bisnis/yang-indonesia-banget-di-drama-korea-vincenzo-cassano/vp-BB1flT0k. 7 April 2021.

Rafikasari, Diana (2021, April 6). 5 Hal Paling Mengejutkan di Drama Korea Vincenzo. Lifestyle.com.sindonews.com. diakses pada https://lifestyle.sindonews.com/read/388112/158/5-hal-paling-mengejutkan-dari-drama-korea-vincenzo-1617689099. 7 April 2021.

Giden, Arthur (2019, November 27). 3 Prinsip Ciputra Bangun Bisnis hingga Punya Kekayaan Rp 18 Triliun. Liputan6.com. Diakses di https://www.liputan6.com/bisnis/read/4120391/3-prinsip-ciputra-bangun-bisnis-hingga-punya-kekayaan-rp-18-triliun. 4 Agustus 2021