Buat Menu Sehat dan Sediakan Spot Selfie. Jawa Pos. 28 Mei 2021. Hal.13,23. Agoes Tinus Lis . HTB

 

Buat Menu Sehat dan Sediakan Spot Selfie

SURABAYA, Jaua Pos Restoran dan kafe harus terus berjalan demi bertahan di tengah perubahan. Pandemi yang berdampak pada pola perilaku masyarakat juga mendorong pola pengelolaan baru di restoran.  Peneliti dan penggiat bidang pariwisata Agoes Tinus Lis Indrianto mengatakan, ada beberapa trik yang paling sering dilakukan pengelola untuk bertahan Boco Buat.

“Terkait menu, banyak sekali yang sekarang munculkan kandungan kesehatannya,” ucap Agoes.

Menurut dia, rempah-rempah alami juga semakin menonjol. Di tengah pandemi, banyakpembeli yang mencari menu untuk menjaga daya tahan tubuh. Meski begitu, menu andalan tetap dipertahankan untuk menjaga pembeli-pembeli setia.

Dekan Fakultas Pariwisata Universitas Ciputra tersebut menuturkan, banyak pengelola restoran yang juga bergulat dengan kemasan.  Pada masa-masa PSBB ketat dulu, banyak pembeli beralih ke take away atau delivery.  “Akhirnya mereka harus terus transformasi kemasannya, bagaimana supaya aman saat sampai di tangan pembeli.  Kantong saja tidak cukup, tapi harus dengan ikatan kabel,” sambungnya.

Hal tersebut terus diinovasi pengelola. Di sisi lain, penggunaan plastik juga menjadi sorotan bagi beberapa kalangan. Pengelola memang harus terus memformulasikan kemasan yang aman dari berbagai  sisi.

“Sekarang beberapa kalangan sudah berani makan di lokasi. Nah, pengelola dapat menantang lagi,” lanjutnya.

Mereka harus memastikan kebersihan lokasi. Menurut dia, pembelimakin kritis dengan kondisi kebersihan lokasi. Mulai meja kursi yang digunakan, ruangan, hingga toilet. Adanya hand sanitizer dan fasilitas cuci tangan pun menjadi sorotan.

“Mereka juga harus jaga ketat kuota. Jangan langsung asal menerima pengunjung tanpa melihat kondisi di dalam,” sambungnya.  Teratur bisa jadi promosi buruk.  Baik dari mulut ke mulut

Kondisi restoran yang tak maupun di media sosial.  Menurut Agoes, pengelolaan branding di media sosial tak bisa disepelekan lagi di tengah pandemi. Calon pembeli lebih karena keterbatasan ruang banyak mengakses media sosial gerak dan kebiasaan WFH.

Selain diskon paket makanan yang terus berlanjut, Agoes melihat promosi restoran saat inimelibatkan desain kafe yang menarik.  Pengunjung tak hanya tapi juga dalam suasana yang nyaman dan indah untuk diabadikan.  mencari menu andalannya, “Nah, mereka akhirnya juga mengajak teman, ke sini yuk, bareng, lho,” ucapnya.  lokasinya bagus untuk foto.

Memang perubahan desain semacam itu mema kan lebih banyak biaya.  Pengelola harus siap modal untuk memunculkan fitur menarik bagi pembeli.  “Jenis trik yang lain juga butuh spot selfie yang paling banyak menyerap biaya,” sebut saja termasuk trik modal, tapi memang bagian sambungnya.  Namun, hal terjitu mengundang kalangan anak muda saat ini.  (dya/c7/git)

 

Sumber: Jawa Pos. 28 Mei 2021.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *