Belajar Sejarah Sekaligus Inspirasi Berkreasi. Jawa Pos. 7 Agustus 2020. Hal.15. Yehuda Abiel, Michael N. Kurniawan. Library, CCHS

Hadirkan Museum Mini dalam Perpustakaan

            SURABAYA, Jawa Pos Perpustakaan seakan hanya lekat dengan deretan buku di rak. Padahal, fungsi perpustakaan bisa diwujudkan bukan hanya oleh buku. Bisa juga dalam bentuk museum mini. Misalnya, yang diwujudkan pada area masuk Perpustakaan Universitas Ciputra.

Deretan kotak kaca berisi terakota beragam bentuk diletakkan sebelum masukke ruang buku. Koleksi-koleksi tersebut diambil dari Museum GubukWayang di Mojokerto. Ada juga wayang beber tentang Ande-Ande Lumut. Tema besar dari artefak yang dipajang adalah budaya Panji.

Cerita-cerita Panji lahir sekitar 200 tahun sebelum Majapahit yang melahirkan artefak artefak tersebut “Tapi, Panji digunakan Majapahit untuk menjadi cerita pemersatu’,’ ucap Michael N. Kurniawan, kepala Centre for Creative Heritage Studies, selaku kurator museum mini tersebut. Kisah-kisah Panji dihidupkan Majapahit untuk mempromosikan karakter baik seperti rasa setia dan teladan lainnya.

Tiap kotak kaca mewakili kelompok lthusus. Misalnya, salah satu kotak kaca menampilkan patung kepala perempuan dengan beragam aksesoriyang dikenakan. Michael menuturkan, hal itu menunjukkan keberagaman.

Yehuda Abiel, pejabat sementara (Pjs) kepala biro perpustakaan menuturkan museum mini tersebut hadir bukan hanya untuk belajar sejarah. Melainkan juga sebagai inspirasi kreasi masa kini. “Kami punya banyak koleksi buku terkait Majap ahit. Tapi, ketika dihadirkan bendanya, pengunjung pasti lebih melirik,” imbuh Abi, sapaan Yehuda. Rasa tertarik itu bisa jadi awal untuk mcnghasilkan krcasi baru dengan basis sejarah. Misalnya, komik atau cerita anak dengan sisipan sejarah.

“Bukan hanya karya tulisan, misalnya. Bisa juga untukfashion atau desain interior,” ucap Michael saat ditemui kemarin (6/8). Dalam dua kotak kaca lain juga ada kelompok benda serupa miniatur rumah, potongan genting, dan ukir-ukiran. “Ini bisa jadi inspirasi bagi mereka yang jurusan desain interior, misaLnya,” paparnya. (dya/c19/nor)

 

Sumber: Jawa Pos. 7 Augustus 2020. Hal, 15

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *