Anthony Hopkins dan Frances McDormand.Tak Padam Dimakan Senja. Kompas. 29 April 2021. Hal.16

Usia hanya deret angka bagi Anthony Hopkins (83) dan Frances McDormand (63). Melewati usia paruh baya, mereka dinobatkan sebagai Aktor dan Aktris Terbaik Academy Awards 2021. Keduanya Berjaya berkat peran yang berkisah tentang masa tua.

Riana A Ibrahim

Anthony Hopkins memperoleh Oscar lagi lewat peran sebagai ayah yang mengalami demensia dalam film The Father. Sementara itu, McDormand mengulang keberhasilan sebagai Aktris Terbaik lewat perannya sebagai perempuan yang berkeliling Amerika Serikat dengan mobil van untuk menghabiskan masa tuanya dalam film Nomadland.

Hopkins sebenarnya tidak diunggulkan untuk meraih Oscar tahun ini. Aktor yang diunggulkan untuk menerima Oscar tahun ini adalah Chadwick Boseman yang bermain apik dalam film Ma Raines’s Black Bottom. Boseman yang meninggal tahun lalu dianggap layak menerima penghargaan ini, sekaligus sebagai tribute.

Perubahan urutan kategori penghargaan pada malam penganugerahan Oscar yang digelar di Los Angeles, Amerika Serikat, Minggu (25/4/2021) malam waktu setempat, juga kian menguatkan prediksi bahwa keluarga Boseman yang akan membawa pulang Oscar. Biasanya kategori terakhir yang dibacakan adalah Film Terbaik, tapi tahun ini justru kategori Aktor Terbaik dibacakan terakhir sebagai penutup acara.

Pada saatnya, justru nama Hopkins yang disebut. Saat itu, ia justru tak hadir karena situasi pandemi yang membuatnya tetap berada di rumahnya di Wales, Inggris. Sesaat setelah pergelaran berakhir, Hopkins mengunggah sebuah video singkat di akun media sosialnya. Ia mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diterimanya.

“Saya benar-benar tidak menyangka mendapatkannya. Saya mempersembahkan ini untuk Chadwick Boseman yang diambil dari kita terlalu cepat,” ujar Hopkins.

Apabila dititik ulang perjalanan kariernya, Hopkins selalu menjadi pesaing berat bagi para aktor lainnya dalam perburuan Oscar. Ia dinominasikan enam kali sebagai penerima Oscar untuk kategori Aktor Terbaik dan Aktor Pendukung Terbaik. Dari enam nominasi itu, ia merebut dua Oscar.

Oscar pertama ia rebut tahun 1992 sebagai Aktor Terbaik berkat perannya sebagai Hannibal Lecter, seroang kanibal, dalam The Silence of the Lambs (1991). Oscar kedua ia peroleh tahun ini untuk kategori Aktor Terbaik lewat film penerima Oscar paling tua, yakni 83 tahun. Sebelumnya, rekor penerima Oscar tertua dipegang aktor Christopher Plummer pada usia 82 tahun.

Di film The Father, Hopkins yang pernah mendapat gelar dari Ratu Elizabeth II atas pengabdiannya di bidang seni ini berperan sebagai ayah yang mendadak meragukan cinta orang-orang di sekelilingnya akibat demensia. Ia berusaha bertahan dengan mencari ketenangan.

Dari sekian banyak film yang dibintangi Hopkins, karya besutan sutradara Florian Zeller ini ia anggap paling berkesan, tapi juga termudah dalam dimensi aktingnya. “Ini sangat mudah. Mudah sekali bagi saya, tapi sekaligus sangat menyakitkan karena seperti mengingatkan kepada diri saya,” ujarnya kepada The New York Times.

Kecintaanya pada dunia seni peran telah berlangsung lama. Selepas menjalani wajib militer pada 1960, Hopkins menjejak panggung teater. Dari situ, ia melompat ke layar kaca. Pada 1964, ia bermain di film layar lebar. Empat tahun berikutnya, ia masuk daftar nominasi untuk pertama kalinya sebagai Aktor Pembantu Terbaik di BAFTA Awards lewat The Lion in Winter (1968).

“Lebih dari 90 film dilakoninya setelah itu. Tiap peran yang ia ambil tidak pernah mengharuskannya mengubah fisik secara drastis. Keandalan Hopkins berada pada kemampuannya mengolah rasa melalui gestur, mimik muka, dan pembawaan diri. Tak pernah muluk, tetapi ia mengupayakan melalui kapasitas yang sudah ada dalam dirinya.

“Filosofi dalam hidup saya, tak ada yang perlu dimenangi dan dibuktikan. Tak perlu mengkhawatirkan apa-apa, tak perlu muluk. Ringkasnya, tak perlu meminta apa pun, tak perlu berekspetasi apa pun, dan menerima semuanya. Itu saja,” kata Hopkins.

Berwatak keras

Sama seperti Hopkins, McDormand juga mengukit sejarah. Ia menyamai rekor aktris Katharine Hepburn yang memperoleh empat Piala Oscar. McDormand meraih Oscar pertamanya pada 1997 sebagai Aktris Terbaik lewat Fargo (1996). Oscar kedua pada 2018 untuk kategori yang sama lewat Three Billboards Outside Ebbing, Missouri. Tahun ini, ia mendapat Oscar untuk kategori Aktris Terbaik dan sebagai produser karena Nomadland dinobatkan sebagai Film Terbaik.

Lulusan Universitas Yale ini menjadi sedikit dari sekian banyak aktris dan aktor yang mampu meraih tiga penghargaan bergengsi di bidang akting di tiga kompetisi berbeda. Umumnya, disebut sebagai triple crown of acting, yakni Academy Awards untuk televisi, dan Tony Awards untuk teater.

Penghargaan tertinggi di bidang teater diperolehnya pada 2011 lewat pementasan bertajuk Good People (2011). Untuk bidang pertelevisian, ia meraihnya melalui mini seri Olive Kiteridge (2014).

Dari berbagai pengalamannya, karakter yang ia emban hampir sedikit mirip dengan kesehariannya, yaitu perempuan berwatak keras. Terlihat juga dari dominasi film bergenre crime yang dibintanginya, seperti Mississipi Burning (1988), Primal Fear (1996), The Man Who Wasn’t There (2001), dan Burn After Reading (2008) yang bercampur komedi gelap. Beberapa komedi romantic juga dijajalnya seperti Almost Famous (2000) dan Something’s Gotta Give (2003).

Sayangnya di dunia perfilman pun kian lebar ketika memutuskan memulai terjun di belakang layar sebagai produser. Debutnya adalah film Every Secret Thing (2014). Berlanjut pada tahun lalu untuk Nomadland, tapi kali ini ia turut serta sebagai pemeran utamanya.

Berbeda dari para penerima penghargaan di tahun-tahun sebelumnya, putri adopsi dari pasangan Noreen dan Vernon McDormand ini memilih pidato kemenangan yang singkat. Ia mengutip kalimat Lord Macduff dalam kisah Macbeth milik William Shakespeare. “Aku tak punya kata-kata karena suaraku berada di pedangku,” ucapnya seolah memberikan petunjuk tentang proyek yang tengah digarapnya bersama suaminya, sutradara Joel Coen, yakni film berjudul The Tragedy of Macbeth. Saat filmnya didapuk sebagai yang terbaik, ia juga hanya memilih menirukan lolongan serigala yang terdengar juga dalam suatu adegan di Nomadland.

Sosok Fern yang diperankan diakuinya terasa dekat dengan dirinya. Terkadang ia membayangkan akan menghabiskan masa tuanya dengan berkeliling Amerika dan tinggal berpindah-pindah tempat.

Dalam Nomadland, Fern kehilangan suami dan pekerjaannya sekaligus. Seorang diri ia mencoba menemukan kembali arah hidup dan mencoba bertahan dengan memulai perjalanan yang mempertemukannya dengan orang baru, dengan berbagai cerita kehidupan, sekaligus mengajarkan agar tak kalah dari hidup

“Ini tentang bagaimana mengambil keputusan hidup dan melepaskan yang dimiliki. Fern melakukan setelah berusia 61 tahun setelah terikat lama dengan suaminya. Aku mengambil keputusan besar dalam hidupku untuk keluar dari zona nyamanku sejak umur 17 tahun,” ungkapnya.

Pada akhirnya, McDorman dan Hopkins membuktikkan bahwa karya tak akan lekang dimakan usia.

Sir Phillips Anthony Hopkins

Lahir: Port Talbot, 31 Desember 1937

Penghargaan: Aktor Terbaik Academy Awards pada 1992 dan 2021

Frances Louise McDormand

Lahir: Illnois, 23 Juni 1957

Penghargaan:

  • Aktris Terbaik Academy Awards 1997, 2018, dan 2021
  • Film Terbaik Academy Awards 2021, Nomadland

Sumber: Kompas, 29 April 2021

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *