Ajang Ngumpul Pebisnis Start-Up. Jawa Pos.31 Mei 2018.Hal.23

SURABAYA – Ketertarikan anak muda Surabaya untuk memiliki bisnis start up cukup besar. Kemarin (30/4) sekitar 2.000 mahasiswa mengikuti event Start Up Day yang digelar Universitar Ciputra (UC).

Febe Yuanita Ratna Indu Dewi, koodinator mata kulit entrepreneurship UC yang juga penggagas acara tersebut, menyatakan bahwa pihaknya ingin memberikan ruang untukmahasiswa yang ingin merintis bisnis sendiri. “ Di sini mereka bisa mendapatkan ilmu dan cerita sukses dari narasumber yang dihadirkan,” jelasnya.

Sebagian besar mahasiswa yang hadir sudah memulai bisnisnya. Semua mengandalkan teknologi digital. Yuanita menuturkan, era digital ini seharusnya bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya sebagai peluang bisnis. “Terlebih pada mereka yang masih muda,” ujarnya.

Salah seorang peserta yang menampilakn prorotipe usaha kreatifnya adalah Rani Puspita. Mahasiswa UC itu membuat usaha penyediaan jasa konstruksi melalui online.

Dia bersama lima rekannya menamai usaha tersebut Tukangku dirancang bagi mereka yang membutuhkan jada perbaikan rumah, AC, dan bahkan pembangunan rumah.

Sementara itu, peserta dari Pens(Politeknik Elektronika Negeri Surabaya), Viqi Firdaus, merasa mendapatkan ilmu baru tentang usaha di bidang digital.

“Acara ini juga baik sebagai ajang promosi usaha,” ungkap Viqi yang merupakan founder Localify, pemasaran melalui media online.

Salah seorang mentor, Direktur Ovo Fintech Johnny Widodo, berpesan kepada peserta bahwa menjadi entrepreneur sukses harus mempunyai tekad kuat dan berani gagal. “Orang bilang kegagalan adalah awal dari kesuksesan. Itu benar,” ucapnya (omy/c20/jan)

Sumber : Jawa-Pos.31-Mei-2018.Hal.23

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *