Air Garam Bisa Tangkal Sakit Ringan. Surya. 2 Mei 2021. Hal.2

Sakit tenggorokan adalah kondisi yang benar-benar tidak nyaman. Pada kondisi yang parah, kita bahkan kerap mengalami kesulitan menelan sehingga napsu makan pun hilang.

Sejak dulu, sebagian dari kita mendengar saran dari orangtua atau nenek untuk mengatasi sakit tenggorokan dengan kumur air garam. Namun, apakah ini sebatas mitos atau fakta?

Pakar penyakit menular dari New York, Sorana Segal-Maurer, MD menjelaskan kepada WebMD, garam berfungsi sebagai magnet bagi air. Untuk itu, berkumur air garam bagus untuk meredakan gejala sakit tenggorokan.

Ketika berkumur, kita juga kemungkinan tidak sengaja menelan sedikit air garam dan itu dapat mengatasi dehidrasi. Namun, jangan dengan sengaja menelannya atau menggunakan terlalu banyak garam karena bisa semakin mengeringkan selaput tenggorokan yang sensitive. Meski begitu, berkumur air garam tidak bisa dengan “ajaib” langsung menyembuhkan sakit tenggorokan.

“Berkumur air garam tidak bakal mengobati infeksi virus (penyebab umum sakit tenggorokan) karena kita tidak menggunakan garam dalam jumlah yang cukup untuk mendapatkan efek antivirus,” kata Segal-Maurer.

Selain itu, menurut Healt-hline, kumur air garam juga direkomendasikan oleh dokter untuk obat sakit tenggorokan alami dalam pengaturan klinis yang dicatat dalam Clinical Inquiry 2011.

Pengobatan kuno ini terutama efektif untuk mengatasi pilek atau flu yang menyebabkan sakit tenggorokan ringan. Sementara untuk sakit tenggorokan parah lebih baik menggunakan bantuan obat sakit tenggorokan bebas. Seperti asetaminofen atau ibuprofen.

Ada banyak resep air garam yang bisa kita gunakan untuk obat sakit tenggorokan alami. Salah satunya adalah menggunakan seperempat atau setengah sendok teh garam yang dilarutkan ke dalam 250 ml air garam.

Larutan ini diyakini dapat membantu mengatasi tenggorokan gatal atau sakit. Selain menenangkan sakit tenggorokan, berkumur air garam juga bisa membantu mengatasi gejala sakit gigi. Tak hanya itu, rutin berkumur air tawar dapat membantu mencegah infeksi saluran pernapasan bagian atas. Apakah ampuh? Mari kita coba praktikkan sendiri.

 

Sumber: Surya, 2 Mei 2021

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *