4 Makna Kehidupan Yang Dapat Diperoleh Dari Squid Game Series

Squid Game merupakan sebuah series yang berasal dari Korea Selatan yang sangat digemari oleh banyak masyarakat. Cerita yang terkandung didalamnya adalah penawaran hadiah uang tunai berjumlah miliaran kepada para peserta yang merupakan orang – orang dengan permasalahan hidup rumit dan terlibat dengan masalah, serta membutuhkan uang dalam proses menyelesaikan masalah tiap – tiap peserta tersebut. Untuk memperebutkan hadiah utama dan menjadi pemenang, para peserta akan dihadapkan dengan enam permainan yang memaksa mereka untuk bertahan hidup secara brutal. Namun dibalik kisah cerita yang brutal tersebut terdapat pesan yang bisa kita ambil, berikut merupakan empat makna kehidupan yang dapat kita pelajari dalam Squid Game Series, yaitu :

 

  1. Tidak ada kata percuma untuk selalu berbuat baik

Permainan ke – lima yang dihadapi dalam Squid Game Series ini merupakan jenis permainan individu yang dilakukan dengan cara melewati jembatan kaca. Tidak hanya itu, jembatan kaca ini terdiri dari dua pijakan yang harus dipilih salah satu untuk tempat mendarat dari lompatan yang dilakukan, setiap sisi dari pijakan jembatan memiliki jenis kaca yang berbeda antara satu dan lainnya. Satu diantaranya merupakan kaca yang kuat dan mampu menopang hingga dua orang, namun satu lainnya merupakan jenis kaca yang rapuh dan bahkan tidak dapat menopang seorang pun. Oleh karena itu, seseorang yang mendarat pada jenis kaca rentan tersebut akan langsung jatuh dari atas jembatan dan secara otomatis akan tereliminasi.

Peserta yang bernama Gi – Hun merupakan peserta terakhir dari 16 orang yang mengikuti permainan ini, ia kehilangan fokus dan memiliki rasa gelisah untuk menentukan pijakan pertama, namun hal itu diketahui oleh peserta didepannya yang bernama Sae – Byok dan ia memberikan tuntunan untuk Gi – Hun agar melangkah ke posisi yang aman. Pertolongan tersebut diberikan oleh Sae – Byok kepada Gi – Hun karena keduanya memiliki hubungan pertemanan yang baik, Gi – Hun menunjukkan sikap pedulinya kepada Sae – Byok pada permainan – permainan awal, Gi – Hun juga lah yang memberikan tempat untuk Sae – Byok bergabung saat sedang terjadi penyerangan antar pemain.

 

2. Perbuatan buruk akan menyebabkan kesengsaraan

Diketahui bahwa peserta yang tergabung dalam Squid Game merupakan orang – orang yang sedang memiliki masalah dalam kehidupannya sehingga tidak memiliki pilihan lain dan cenderung tergiur dengan penawaran hadiah uang tunai yang diberikan. Salah satu diantaranya merupakan pemain yang diperankan oleh Cho Sang – Woo, ia dikenal sebagai seseorang yang membanggakan, ibunya merupakan seorang pedagang ikan dan beliau sangat membanggakan anak laki – lakinya tersebut, sebelum pada akhirnya mengetahui bahwa putranya terlibat dengan kepolisian  dan menjadi seorang buronan atas apa yang telah dilakukannya.

Putranya atau seseorang yang bernama Sang – Woo tersebut melakukan penggelapan dana klien lalu menginvestasikannya ke saham derivatif dan kontrak berjangka yang menimbulkan hasil akhir berupa kegagalan. Ia sebagai buronan dan terus menerus kabur dari pengejaran yang dilakukan oleh polisi, hingga pada akhirnya dia terjebak dan ikut serta ke dalam permainan yang menawarkan hadiah uang tunai berjumlah miliaran.

 

3. Tidak ada cara instan untuk mendapatkan uang

Diceritakan juga dalam Squid Game Series ini bahwa peserta harus berhasil melewati enam permainan dengan selamat dan juga secara sportif atau tidak saling berbuat kecurangan sehingga setiap pemain mendapatkan keadilan dan kesetaraan. Apabila pemain tidak berhasil melalui peraturan yang telah ditentukan, pemain tersebut akan tereliminasi untuk selama – lamanya, begitu halnya dengan perbuatan curang, akan memiliki nasib yang sama yaitu eliminasi. Peserta yang tereliminasi akan langsung ditindak oleh petugas yang ada dan mayatnya akan segera dikremasi seusai permainan berlangsung.

 

4. Apa yang kita tanam, itulah yang akan kita tuai

Gi – Hun merupakan sosok pemuda yang baik, peduli terhadap sesama, dan memiliki rasa kemanusiaan paling tinggi diantara pemain lainnya. Gi – Hun banyak menolong peserta, termasuk kakek – kakek yang bernomor urut 001. Ia selalu berinteraksi dan menjalin hubungan yang baik pada semua orang, ia memperlakukan kakek tersebut dengan baik seperti orang tuanya sendiri, mulai dari melindungi saat terjadi peperangan antar pemain, merawat kakek tersebut saat sakit, membersihkan dan memberikan pertolongan saat kakek ketakutan dan membuang air kecil di celana. Saat yang krusial terjadi pada permainan kelereng, permainan tersebut mengharuskan untuk membentuk kelompok yang terdiri dari dua orang. Tidak seorang pun yang mau untuk membangun kelompok dengan sang kakek karena dianggap sudah terlalu tua dan juga mereka berpikir bahwa kakek tersebut akan menyusahkannya. Namun tidak dengan Gi – Hun, pada saat – saat terakhir dalam sesi pembentukan kelompok, ia mendapatkan tawaran dari orang lain yang masih muda dan setara dengan ia, namun Gi – Hun menolaknya karena melihat sang kakek duduk terpaku sendirian dengan harapan kosong dan menghampirinya, lalu mengajaknya untuk bermain bersama. Ketulusan itulah yang menjadikannya sebagai juara dalam Squid Game dan diketahui bahwa kakek yang selama ini ditolongnya tersebut merupakan pemilik acara sebenarnya.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *