Learning to be a Marketing Communicator

Learning to be a Marketing Communicator

Seorang marketing communicator tidak hanya dituntut untuk bisa memasarkan sebuah produk, akan tetapi juga dituntut untuk bisa mengkomunikasikan brand suatu produk dengan tepat kepada stakeholders perusahaan. Berharganya sebuah brand menjadikan pembuatan brand -atau yang disebut dengan branding- tidak boleh sembarangan. Komponen demi komponen harus dipikirkan sebaik mungkin sehingga brand yang sudah jadi dapat berhasil mendiferensiasi sebuah produk dari produk lainnya. Berlatar belakang pentingnya marketing dan branding oleh seorang marketing communicator, maka Student Union Marketing Communication menyelenggarakan sebuah talkshow berjudul “Marketing and Branding Talkshow” pada 23 Maret 2018 yang lalu.

Talkshow dimulai tepat pada pukul 09.00, di auditorium Universitas Ciputra. Terdapat 2 narasumber yang dihadirkan dalam acara tersebut, yakni dosen VCD UC, Ibu Shienny Megawati Sutanto, S.Sn., M.M. yang membagikan hal-hal seputar branding, dan owner dari Kerupuk Bocah Tua, Ibu Levina Nathania Susilo yang membagikan pengalaman marketingnya dalam membangun bisnis Kerupuk Bocah Tua. Kedua pembicara tampak sangat antusias dalam menceritakan strategi-strategi branding dan marketing yang mereka miliki kepada 165 audiens yang hadir.

Ibu Shienny dengan detail mengajarkan kepada para audiens bagaimana cara menciptakan sebuah brand yang baik. Beliau juga sempat menjelaskan teknik pembuatan logo yang menarik yang mampu meningkatkan nilai suatu brand. Sedangkan Ibu Levina lebih banyak membahas pengalamannya dalam memarketingkan produk Kerupuk Bocah Tua. Selain itu, alumni UC ini juga memaparkan berbagai marketing tools yang digunakannya dalam membangun bisnisnya hingga menjadi sukses seperti saat ini.

Talkshow yang berlangsung selama kurang lebih 2 jam ini, dipandu oleh Emanuelle Dea dan Adrian Wibisono yang merupakan mahasiswa aktif Marketing Comunication. Selain berbincang-bincang dengan kedua narasumber, Emanuelle dan Adrian sesekali melontarkan candaan untuk memeriahkan acara. Di sepanjang acara, terdapat beberapa audiens yang menyampaikan beberapa pertanyaan seputar marketing dan branding. Pertanyaan-pertanyaan tersebut tentunya dijawab dengan penuh semangat oleh para pembicara. Acara diakhiri pada pukul 11.30 dengan pembagian produk baru milik Kerupuk Bocah Tua bernama “Samiler Chips” kepada para audiens.

 

Kontributor : Grace Angelina Devi – MCM – 2015