IS Talkshow : The Way OVO Introduces Fintech to Millenials

IS Talkshow : The Way OVO Introduces Fintech to Millenials

Tidak bisa dipungkiri perkembangan teknologi bisa mengubah perilaku masyarakat. Termasuk teknologi dalam bidang keuangan. Banyak orang melakukan transaksi pembayaran secara digital, salah satunya karena praktis dan mudah.

Pada tanggal 14 September lalu, Student Union ISB mengadakan sebuah talkshow dengan judul The Way OVO Introduces Fintech to Millenials, dengan pembicara Bapak Johnny Widodo, Director of OVO. Talkshow ini diadakan di Auditorium Universitas Ciputra, dimana pak Johnny menjelaskan tentang Fintech serta pengaruh Fintech terutama terhadap generasi Millenials. Fintech adalah sebuah inovasi dalam layanan keuangan misalnya dalam bidang pembayaran, peminjaman, perencanaan keuangan, investasi , pembiayaan dan lainnya.

Pak Johnny menyampaikan bahwa Indonesia adalah negara dengan populasi ke-4 terbesar di dunia. Middle class di Indonesia memiliki bonus demografi, yaitu dominan dengan usia produktif, dan terus berkembang. Ditambah lagi ada peningkatan dalam penggunaan mobile phone dan internet, termasuk social media di dalamnya. Hal ini menunjukkan permintaan atau demand yang besar dalam dunia digital.

Selain itu, beliau menjelaskan bahwa sedang terjadi apa yang disebut revolusi perbankan. Apa ini revolusi perbankan? Banyak orang jarang pergi ke bank, dan menggunakan mobile phone atau ATM untuk melakukan transaksi. Selain itu masyarakat semakin nyaman untuk bertransaksi digital melalui aplikasi. Adanya Fintech juga bisa membuat orang-orang yang tidak bisa mendapat akses perbankan (unbankable), jadi bisa mendapatkan akses dari mobile phone masing-masing.

Dari kalimat-kalimat sebelumnya, bisa dilihat bahwa masyarakat sudah mulai menggunakan transaksi digital. Kenyataannya, masih banyak orang yang melakukan transaksi menggunakan uang tunai. Juga masih banyak yang membeli barang di e-commerce atau online shop menggunakan metode Cash On Delivery (COD). Dengan kata lain, banyak orang masih nyaman dengan pembayaran secara cash.

Ada beberapa tantangan perkembangan Fintech di Indonesia.  Salah satunya mengenai infrastruktur. Infrastruktur internet di Indonesia masih kurang baik. Koneksi internet di Indonesia masih tertinggal jauh dibandingkan dengan negara-negara ASEAN. Selain itu adalah masalah mindset. Mindset yang dimaksud adalah pemikiran yang masih kurang percaya dengan sistem cashless.

Selain itu perkembangan Fintech juga memberikan dampak pada banyak pihak. Untuk pengguna atau konsumen, Fintech membuat transaksi semakin aman dan nyaman. Untuk regulator yang mengatur, mengawasi dan menegakkan peraturan, bisa membuat peraturan yang mendukung teknologi. Dan untuk para pencari kerja atau pelajar, Fintech bisa membuka lapangan pekerjaan baru. Maka dari itu perlu upgrade skills dan pengetahuan untuk masuk ke dunia Fintech.

Selain membagikan tentang Fintech di Indonesia, Pak Johnny juga membagikan kisahnya di  OVO. OVO adalah salah satu Fintech asal Indonesia yang memfasilitasi pembayaran melalui aplikasi. OVO bekerja sama dengan merchant-merchant di mall, tempat makan dan minum serta pembayaran parkir. OVO juga bekerjasama dengan aplikasi lainnya seperti layanan taksi online, Grab. Untuk para penggunanya, aplikasi ini memberikan diskon, cashback dan pengumpulan poin yang bisa digunakan untuk pembelian selanjutnya. OVO sendiri sudah masuk di kurang lebih 200 kota dan lebih dari 400 mall di Indonesia. Untuk usaha kecil dan menengah OVO sudah ada di 6 kota di Indonesia yaitu Jabodetabek, Bandung, Semrang, Jogja, Solo dan Surabaya. Dan rencananya ke depan akan masuk ke 5 kota lain di Indonesia.

Tips dari pak Johnny, jika menemukan sebuah kesempatan maka temukan ide yang bisa menyelesaikan masalah. Kemudian bangun dan kembangkan ide tersebut. Tes ide dengan bertanya kepada orang-orang mengenai ide tersebut. Dan temukan orang-orang yang bisa melengkapi kekurangan kalian untuk  bergabung dalam tim. Karena tidak ada orang yang bisa melakukan segala sesuatunya sendiri.

Contributor: Christina Desiani – International and Hospitality Tourism Business Student
Sumber: https://www.finansialku.com/apa-itu-industri-financial-technology-fintech-indonesia/