Progam magang dari jurusan Hotel and Tourism Business sudah selesai dilaksanakan. Meskipun banyak sekali tantangan yang harus dihadapi oleh Mahasiswa/i peserta magang, namun tidak sedikit juga yang menorehkan prestasi. Tiffany Wangsa Wijaya, mahasiswa HTB 2017 ini berhasil memperoleh Best Trainee Award di hotel tempatnya magang W Bali – Seminyak.

Banyak hal yang menginspirasi. Mari kita simak melalui interview berikut ini:

1. Bagaimana kabarnya? Sedang sibuk apa sekarang? 
Kondisi Tiffany baik meskipun banyak badai cobaan, sekarang sehat-sehat dan membaik untuk semuanya di Surabaya. Untuk kesibukan sekarang Tiffany lagi in process untuk develop business bakery & social media bareng adik & partner bisnis UC People juga. Meanwhile, menunggu kondisi pariwisata membaik, Tiffany memutuskan untuk expand business yang juga bareng keluarga, karena untuk tawaran kerja di hotel magang, masih belum bisa ambil karena beberapa pertimbangan.

2. Boleh info kemarin magang di mana dan periodenya?
Untuk magang Tiffany kemarin di W Bali – Seminyak di divisi Sales & Marketing untuk periode Januari – Juli 2021

3. Apa yang mendorong Anda memilih magang di tempat sekarang?
Untuk pertimbangan Tiffany memilih W Bali – Seminyak adalah lokasinya  di Bali. Menurut Tiffany, Bali merupakan salah satu highlights untuk industri pariwisata di Indonesia.  Karena belum bisa explore lebih di luar negeri, jadi menurut Tiffany kesempatan untuk magang di Bali adalah kesempatan yang spesial. Terlebih lagi, W Hotels merupakan bagian dari Hotel Chain Marriott International, yang harapannya bisa membantu proses jenjang karir Tiffany kedepannya dalam bidang hospitality. Selain itu, W Hotels yang juga terkenal dengan konsepnya yang tematik luxury yet fun, menurut Tiffany sangat cocok dengan kepribadian Tiffany yang suka tantangan & mengutamakan service quality juga.

4. Persiapan apa yang Anda lakukan sebelum terjun ke dunia magang?
Untuk persiapanku pribadi, Puji Tuhan selama masa kuliah dari semester 1-7 sudah mencoba berbagai pengalaman bekerja di dunia hospitality. Bekal pengalaman ini sebenarnya yang secara tidak langsung mempersiapkan aku ketika magang, sehingga lebih bisa mengikuti pace kerja tim W dan beradaptasi dengan kondisi serta dalam berperan langsung dalam tempat magang. Untuk persiapan akademis, Tiffany mempersiapkan tes TOEFL sebagai syarat untuk bisa magang di Bali dengan belajar di tempat les, online, dan beli buku di Gramedia.

5. Pengalaman paling berkesan pada saat magang?
Pengalaman berkesan di tempat magang menurut Tiffany, banyak banget. Tiffany bersyukur karena ketika di divisi S&M kan dibagi 3 Bulan Marketing & 3 Bulan Sales, Di saat 3 bulan pertama, Tiffany sudah dipercayai untuk menjadi PIC Food For Thought yang merupakan acara Regional Marriott untuk memberikan experience langsug kepada tamu untuk menginap & ikut serta dalam program CSR, dan kebetulan W Bali menjadi salah satu pilot hotel yang mempelopori Indonesia, dan Tiffany dipercayai untuk menghandle program tersebut. Kemudian dilanjutkan dengan serangkaian acara 10th Anniversary yang melibatkan peran marketing khususnya Marketing Communications & Public Relation, dimana Tiffany bersyukur kemampuan untuk design graphic di Adobe Indesign sangat bisa membantu tim W dalam proses pengerjaan collaterals, dan juga dalam eksekusinya Tiffany dipercayai untuk menghandle vendor, third party, dokumentasi acara, dan juga pengerjaan press release. Untuk di divisi Sales, Tiffany dipercayai oleh Director of Sales & Marketing untuk ikut serta memberikan ide dalam campaigns, seasonal event, dan bertemu dengan influencers & business partner yang menurutku sangat berkesan.

6. Menurut Anda apa yang paling dibutuhkan supaya  Trainee bisa beradaptasi dengan baik di tempat magang?
Menurut Tiffany, hal yang dibutuhkan untuk beradaptasi adalah, selalu memandang baik semua hal & selalu mau belajar. Di kala kita memasuki suasana yang baru, baik di tempat kerja / magang, seringkali kita takut untuk ikut serta / dihantui dengan pengalaman orang sebelumnya. Tiffany lebih memilih untuk melihat segala hal baik & percaya bahwa Tiffany akan belajar hal baru. Selalu belajar untuk menawarkan bantuan, dan meminta arahan ketika belum bisa agar menjadi bisa. Kemudian selalu berusaha menjalin hubungan baik dengan menjadi diri kita sendiri, jadi selain menciptakan pertemanan juga belajar banyak hal baru, dan tentu saja bisa beradaptasi dengan lingkungan baru. Memang, tidak selalu kita cocok dengan lingkungan baru, tapi seenggaknya kalau kita sudah berusaha menjadi diri kita sendiri, berusaha belajar hal baru, kita paling engga bisa bisa sesuatu dan membantu mereka dalam suatu hal.

7. Pesan untuk adik kelas yang hendak masuk dunia magang.
Pesan dari Tiffany untuk adik kelas yang masuk ke dunia magang adalah selalu mau belajar sesuatu hal yang baru. Meskipun kadang ada beberapa hal yang kita sudah bisa/ tahu, tapi belajar untuk mempelajari culture di tempat yang baru. Selalu menjadi individu yang seakan-akan “nggak tau” daripada “sok tau” karena pasti kita dapet hal baru, atau kalo engga pun at least kita bisa tahu gimana cara kerjanya di tempat baru. Kemudian, selalu bertanya kalo gabisa, jangan nunggu disuruh. Karena dengan bertanya kalo kita udah bisa, kita bisa semakin berkontribusi & diberi tanggung jawab lebih. Dan selalu positive thinking, seringkali kita selalu mengeluh karena “trainee” dikasih kerjaan banyak dll, tapi somehow kalo kita mengerjakan semuanya dengan maksimal, kita pasti dapet sesuatu, kita juga gapernah tahu kerja keras kita bisa sampai menghasilkan referensi kerja atau bahkan tawaran kerja.

8. Quotes dari Tiffany Wangsa Wijaya
“Old ways won’t open bew doors” Basically, there are two ways to get something: to pursue always the same actions hoping for the best, or to change the things we do to try to get different results. Jadi, selalu berusaha menjadi lebih baik & lebih berkembang setiap hari.”

Editor : Maria Wanda A.K. – Laboran 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.

Menu