Persaingan Usaha Yang Sehat Membawa Senyuman Bagi Indonesia by Andrea Abigail

Akhir-akhir ini perekonomian Indonesia sedang berada di masa surutnya akibat munculnya pandemi COVID-19. Musibah ini telah membawa Indonesia ke arah resesi ekonomi. Hal ini dibuktikan dengan pertumbuhan ekonomi serta investasi yang merosot atau negatif. Tentunya ini juga berdampak pada bisnis yang ada terutama sektor yang paling terpukul yaitu usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dimana UMKM merupakan pilar utama dalam perekonomian ini sehingga pasang surutnya perekonomian Indonesia disertai pula dengan menurunnya penjualan UMKM (Sasongko, 2020). Seiring berkembangnya waktu, Indonesia mulai beradaptasi dengan wabah ini, para pelaku usaha mulai membangun kembali bisnisnya yang sempat turun dimana ini memicu persaingan usaha yang tidak sehat.

Peningkatan perekonomian nasional ini tidak lepas dari persaingan usaha yang sehat. Yang dimaksud oleh persaingan usaha yang sehat adalah ketika dua pihak perusahaan berlomba- lomba untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya dimana tidak ada tindakan monopoli perdagangan atau posisi yang lebih dominan antara pelaku usaha. Pemerintah telah menegaskan akan hal ini dalam Undang-Undang Republik Indonesia No. 5 Tahun 1999 mengenai larangan praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat. Namun pada kenyataanya, masih banyak pelaku usaha yang menindas pesaingnya.

Tidak dapat dipungkiri bahwa seiring berkembangnya zaman, semakin banyak pelaku usaha baru yang bermunculan, hal ini membuat persaingan usaha semakin luas dan ketat serta ini juga menimbulkan banyak konsekuensi dalam persaingan perusahaan. Dalam menghadapi ini, pelaku usaha diwajibkan untuk terus berinovasi dan mengembangkan produknya agar bisa lebih unggul dari kompetitor. Pelaku usaha harus pintar dalam menyikapi persaingan ini, dimana mereka harus bisa memperhatikan tren yang sedang berjalan agar bisa mengambil kesempatan dagang yang sesuai dengan minat konsumennya. Untuk mencapai persaingan yang sehat, pelaku usaha harus bisa mengetahui mengenai kelebihan dan kekurangan pesaing bisnis. Selain itu, pelaku usaha dapat menggunakan platform digital marketing untuk mendorong penjualannya.

Selain pertumbuhan ekonomi yang meningkat, faktor yang juga berpengaruh adalah peningkatan investasi. Dengan adanya persaingan sehat membuat perekonomian ini semakin membaik, hal ini pastinya akan menarik perhatian para investor untuk menaruh modal dalam bisnis-bisnis yang ada, mulai dari investor dalam negeri hingga investor luar negeri. Peningkatan investasi ini sudah mulai meningkat sedikit demi sedikit pertahunnya. Menurut data dari Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), bahwa capaian realisasi investasi pada Triwulan I (periode Januari – Maret) untuk Tahun 2022 sebesar Rp 282,4 triliun, dimana ini lebih tinggi 28,5% dibandingkan periode yang sama tahun 2021. Dengan meningkatnya pencapaian ini dapat dibuktikan bahwa keyakinan investor dalam maupun luar negeri semakin meningkat terhadap bisnis-bisnis yang beroperasi di Indonesia.

Berdasarkan data-data diatas dapat disimpulkan bahwa persaingan yang sehat membawa dampak positif bagi perekonomian maupun tingkatan investasi di Indonesia. Untuk mencapai ini bukanlah suatu hal yang mudah, harus ada perjuangan dari semua pihak termasuk pemerintah. Perlu dikuatkannya kembali UU No.5 Tahun 1999 serta peranan KPPU setiap daerah agar dapat mengawasi tindakan curang pelaku bisnis. Dengan ini terbukti bahwa persaingan usaha yang sehat membawa senyuman lebar bagi perkonomian serta investasi yang dapat membawa Indonesia menuju negara yang mampu bersaing dengan negara lainnya.

Referensi

Investasi/BKPM, K. (2022, April 27). Investasi Indonesia Bergerak Bangkit Pasca Pandemi, Realisasi Investasi Triwulan I Tahun 2022 Mencapai Rp 282,4 triliun. Retrieved from https://www.bkpm.go.id/id/publikasi/siaran-pers/readmore/2455101/80701

Sasongko, D. (2020, Agustus 24). UMKM Bangkit, Ekonomi Indonesia Terungkit. Retrieved from https://www.djkn.kemenkeu.go.id/artikel/baca/13317/UMKM-BangkitEkonomi- Indonesia-Terungkit.html

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.

Menu