Kuliah perhotelan itu gampang?

Sebagaimana kita ketahui bahwa Universitas Ciputra telah membuka jurusan Hotel and Tourism Business. Hotel and Tourism Business Universitas Ciputra memiliki tujuan yakni mendidik dan membentuk mahasiswa untuk menjadi entrepreneur profesional yang mampu mengembangkan potensi lokal maupun global sebagai pemilik dari hotel, resort, tempat wisata, kafe dan berbagai bisnis pariwisata lainnya.

HTB-UC

Beredar rumor oleh orang awam bahwa kuliah perhotelan/pariwisata sangatlah mudah, bahkan tidak perlu belajar sama sekali. Bahkan banyak orang awam yang beranggapan bahwa ngapain kuliah mahal hanya untuk menjadi pembantu di hotel, buat apa sekolah/kuliah padahal tidak ada yang perlu dipelajari lagi.

Nyatanya saya sebagai murid Perhotelan dan Pariwisata sangat tidak setuju akan statement ini. Benar adanya bahwa kami anak perhotelan menyediakan jasa kami untuk melayani tamu hotel, tapi saya tidak setuju dengan julukan bahwa kamis sebagai pembantu elit. Tidak boleh berpikiran sempit, kalau anak perhotelan dibilang pembantu hotel maka anak ekonomi pun akan dibilang pembantu perusahaan, benar kan?

Sementara statement lain berkata bahwa tidak butuh sekolah atau kuliah mahal untuk masuk kerja dalam hotel, karena ilmunya semua dapat dipelajari langsung. Saya sebagai murid perhotelan dan pariwisata sekali lagi tidak setuju dengan statement-staement tersebut, tanpa tahu kebenaran yang sesungguhnya saat masuk kuliah perhotelan dan pariwisata.

Hotel and Tourism – Universitas Ciputra

Tidak banyak orang yang tahu bahwa anak perhotelan dan pariwisata harus belajar semuanya, coba saya petakan apa saja yang kami anak perhotelan dan pariwisata pelajari. Dimulai dari Front Office dimana dalam departemen tersebut ada beberapa hal kami harus pelajari, yaitu ilmu komunikasi untuk bisa bercakap-cakap kepada tamu dengan baik, ilmu informasi untuk memasukkan pada sistem komputer akan check in, check out, dll. Kemudian kami juga harus belajar psikologi untuk dapat mengerti dan melayani tamu dengan lebih baik lagi. Departemen Finance dimana kami anak perhotelan dan pariwisata harus belajar tentang akutansi/keuangan. Departemen Kitchen dimana kami akan belajar masak semua hidangan, juga harus menghitung dan menguasai tentang food cost. Departemen HouseKeeping, dimana semua merendahkan departemen ini, padahal untuk membersihkan sebuah kamar juga ada step membersihkan kamar, step membersihkan barang, barang yang dibersihkan menggunakan chemical dan tidak, yang hal tersebut tidak banyak dimengerti oleh orang awam. Departemen Marketing dimana kami anak perhotelan dan pariwisata juga belajar akan hal tersebut. Belum lagi kami harus menguasai lebih dari 1 bahasa. Bayangkan bahwa kami perhotelan dan pariwisata akan belajar semua itu, apakah jurusan kami masih dianggap jurusan yang mudah? Jelas jawabannya tidak bagi saya dan anak perhotelan dan pariwisata lainnya, bagaimana menurutmu?

 

Penulis : Misycella Moelyono

Student of Hotel and Tourism Business Universitas Ciputra Surabaya