7 Keajaiban Dunia

7 Keajaiban Dunia berasal dari era Yunano kuno. Di era Yunani kuno, pada era itu ada seorang penulis yang dikenal sebagai Antipater of Sidon. Antipater of Sidon memiliki sebuah karya, dalam karya tersebut dia mengemas beberapa destinasi wisata yang populer pada masa itu menjadi 7 Keajaiban Dunia dalam sebuah karyanya. Di era modern ini, pemilihan objek wisata yang akan dijadikan anggota dari 7 Keajaiban Dunia dipilih melalui vote oleh masyarakat seluruh dunia, bila satu objek mendapat lebih dari 100 juta suara, maka tempat itu dapat menjadi anggota dari 7 Keajaiban Dunia. Sebelum kita membahas siapa saja yang masuk dalam 7 Keajaiban Dunia, mari kita bahas dahulu persyaratannya

Syarat menjadi 7 Keajaiban Dunia

  1. Segi waktu, untuk menjadi anggota 7 Keajaiban Dunia juga dilihat dari lamanya pembuatan struktur tersebut, bagaimana bangunan tersebut dibentuk dan apa yang menjadi nilai historis dari bangunan tersebut
  2. Kualitas struktur, struktur yang ada harus bagus konservasinya, tidak boleh ada penambahan apapun dalam struktur tersebut. Juga tidak boleh dilakukan rekonstruksi di struktur tersebut. Bila struktur tersebut dimodifikasi ataupun direkonstruksi sekecil apapun itu maka struktur tersebut akan didiskualifikasi dari 7 Keajaiban Dunia
  3. Segi geografis, dari berbagai struktur yang ada di dunia ini, akan dilakukan pemilihan. Hanya 21 dari semua struktur tersebut yang akan menjadi finalist dari pemilihan tersebut. 1 negara hanya boleh mencalonkan 1 struktur saja. Dari 21 tersebut akan dipilih 7 saja yang akan menjadi 7 Keajaiban Dunia
  4. Aspek artistik dan budaya, tiap struktur yang dicalonkan harus memiliki nilai artistik, budaya dan arsitektur untuk menjadi anggota 7 Keajaiban Dunia

Anggota 7 Keajaiban Dunia sekarang

  • Tembok Besar China

Tembok ini dibangun antara abad ke 5 hingga abad ke 16 B.C, tembok ini dibangun untuk menangkal serangan pasukan mongol yang ingin menginvasi China pada masa tersebut. Tembok tersebut memanjang hingga 4000 miles, hal ini membuat Tembok Besar China adalah bangunan terpanjang yang pernah dibuat oleh manusia.

  • Christ the Redeemer Statue

Patung Yesus ini dibangun pada abad ke 20. Patung ini merupakan simbol dari Rio de Janeiro. Patung ini juga menjadi simbol kristiani di seluruh dunia. Patung Yesus ini merupakan keajaiban dunia yang paling muda diantara keajaiban dunia yang lainnya

  • Machu Picchu

Machu Picchu merupakan simbol dari kerajaan Inca kuno. Machu Picchu dulunya merupakan istana dari Inca sebelum dikalahkan oleh Spanyol. Bangunan ini dibangun pada abad ke 15 dengan kualitas yang sangat bagus. Ada beberapa kuil yang ada disana, diantaranya ada Kuil Dewa Matahari dan Kuil Dewa Bulan. Machu Picchu memiliki view yang indah juga dari atas puncaknya sehingga menarik perhatian seluruh turis untuk datang

  • Colosseum

Colosseum merupakan salah satu bangunan ikonik di Itali yang dulunya digunakan sebagai tempat pertunjukan bagi bangsa Romawi. Bangunan ini juga dikenal dengan sejarah dimana banyak Martir Kristen yang dieksekusi disini pada saat itu. Beberapa atraksi yang dilakukan di Colosseum pada zaman dahulu adalah eksekusi dengan binatang buas, pertunjukan Gladiator, perburuan hewan. Atraksi tersebut dipertontonkan kepada publik, selain untuk hiburan atraksi ini juga digunakan untuk memberi eksemplar kepada rakyat apa yang akan terjadi apabila mereka melanggar peraturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah Romawi.

  • Taj Mahal

Taj Mahal adalah salah satu anggota dari 7 Keajaiban Dunia. Taj Mahal ini adalah sebuah monumen yang dibangun untuk mengenang istri dari Shah Jahan yang merupakan Raja dari Dinasti Mughal yaitu Arjumand Banu Begum yang lebih dikenal dengan nama Mumtaz Mahal, nama Taj Mahal sendiri diambil dari Mumtaz Mahal. Di dalam Taj Mahal terdapat 2 buah makam, yaitu makam dari Mumtaz Mahal dan Shah Jahan. Makam ini dulunya dipenuhi oleh berbagai perhiasan dan batu-batu mahal seperti Jade, Lapiz Lazuli dan batu-batu lain. Arsitektur ini merupakan kebanggaan dari India, dengan dindingnya yang dihiasi dengan batu-batu mewah yang membuatnya gemerlap

  • Petra

Petra adalah ibukota dari Kerajaan Nabatean yang dipimpin oleh Raja Aretas IV. Petra dimasanya merupakan kota yang sangat maju dan memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap perdagangan di dunia. Hal ini disebabkan karena Petra merupakan salah satu pusat jalur perdagangan yang sangat strategis. Hal ini dibuktikan oleh Petra terletak di daerah yang menghubungkan ke pusat-pusat perdagangan kuno, misal di Gaza dan Damaskus. Petra pernah menjadi salah satu pusat perdagangan yang dikuasai oleh Bangsa Romawi dulunya. Tetapi setelah abad ke 12 Petra ditinggalkan, sejak saat itu Petra menjadi terlupakan. Hingga baru ditemukan sekarang

  • Chicen Itza

Bangunan ini adalah peninggalan dari Suku Maya. Chicen Itza sudah berdiri kurang lebih 1000 tahun, hal ini membuktikan bagaimana majunya Suku Mayan pada zamannya. Chicen Itza ini dibangun sebagai pusat religi oleh masyarat di Kota tersebut. Chicen Itza juga merupakan pusat perdagangan yang digunakan oleh Suku Maya. Tempat ini cukup strategis dan menarik bagi pedagang asing lainnya. Chicen Itza merupakan salah satu keajaiban dunia karena bangunan ini adalah bukti nyata dari peninggalan Suku mayan kuno yang mampu membangun bangunan yang bertahan bahkan hingga 1000 tahun lamanya.