Gong- Sak Tepung Berisi Ratusan Cookies, Menandai Pembukaan Euflouria Fest 2018

Gong- Sak Tepung Berisi Ratusan Cookies, Menandai Pembukaan Euflouria Fest 2018

Pemukulan gong atau pemotongan pita sebagai upacara pembukaan di suatu acara sudah menjadi hal yang biasa. Namun kali acara Eufloria Fest 2018 dibuka ditandai dengan dengan memukul sak berukuran 55×75 cm yang didalamnya berisi cookies. Ratusan cookies tersebut akan dibagikan kepada pengunjung yang hadir. Eufloria Fest 2018 merupakan rangkaian Bogasari Young Foodpreneur Challenge (YFC) yang diharapkan dapat menjadi platform bagi generasi millennials agar berani memulai bisnis, menciptakan wirausaha muda Indonesia yang sangat kreatif membuat bisnis berbasis tepung terigu.

Sebagai salah satu kampus yang konsisten dalam mencetak jiwa entrepreneurship, Universitas Ciputra (UC) Surabaya menggandeng Bogasari untuk mendorong pertumbuhan young foodpreneur di Indonesia. Diungkapkan Dosen program studi Hotel dan Tourism (HTB) UC, Christy Widyawati kerjasama yang dilakukan dengan Bogasari tidak hanya terbangun karena jaringan entrepreneur, akan tetapi dari sisi pendidikan. “Kerjasama ini tidak hanya sebatas mitra dengan Bogasari saja. Tapi kita juga ingin menciptakan banyak entrepreneur bisnis startup kuliner,” ungkap usai opening ceremony Eufloria Fest 2018.

Acara yang bertempat di Pakuwon Trade Center (PTC) ini diikuti oleh tidak kurang dari 50 booth kreasi kudapan berbahan dasar tepung terigu karya peserta baik dari kalangan siswa SMA maupun pelaku bisnis start up yang telah mengikuti kompetisi di bulan Oktober 2018 yang lalu.

Selain menjadi platform untuk mulai berbisnis, acara ini juga merupakan proses pembelajaran lapangan dari mahasiswa HTB UC dalam meng-handle sebuah acara. “Praktek langsung pada sebuah event akan memberi pembelajaran yang mendalam dibanding hanya dikelas. Belajar bertanggung jawab sangat terlihat”, papar Christy.