Tertarik memulai fashion business? Pilihan kamu sudah tepat memilih bisnis ini. Karena produk fashion merupakan produk terlaris setiap tahunnya, dan kebutuhan akan fashion di Indonesia juga semakin meningkat.

Terlebih kemudahan dalam berbelanja online kini semakin cepat dan mudah. Nah, supaya kamu bisa menjalani fashion business dengan sukses. Penting sekali memulai persiapan dan perencanaan yang matang step by step. Sudah siap? Mari simak cara memulai fashion business step by step berikut ini.

Apa itu Fashion Business

Fashion business merupakan ide bisnis yang menjual produk terkait fashion, seperti baju, jaket, celana, jas, hingga akseseoris. Dengan kata lain, fashion adalah produk yang diciptakan untuk memperindah pemakainya.

Usaha bidang fashion ini juga merupakan salah satu bisnis yang terus menerus berkembang, karena trend fashion tiap waktu terus berubah. Ditambah lagi banyaknya marketplace online yang lebih memudahkan penjual dalam memasarkan produk fashionnya.

Cara Memulai Fashion Business

Memulai fashion business diperlukan step by step yang konsisten dan tidak boleh asal-asalan. Penting sekali melakukan cara-cara yang tepat sedari awal agar bisnis kamu berjalan lancar dan lama. Tentu kamu tidak ingin bisnis yang kamu jalani berhenti di tengah jalan bukan? Oleh karena itu, pahami langkah sedari awal dalam memulai bisnis fashion berikut ini.

1. Lakukan Riset Produk

Langkah pertama yang bisa kamu lakukan adalah melakukan riset produk untuk menentukan produk apa yang akan kamu jual. Langkah ini penting dilakukan, agar kamu tidak asal memilih produk yang akan kamu jual saja.

Kamu membutuhkan data dan melihat kondisi pasar, sehingga jenis fashion yang akan kamu jual nanti diterima pasar. Cara yang bisa kamu lakukan untuk melakukan riset produk di bawah ini :

  • Mengamati Tren Pasar
  • Cek di Google Trends
  • Survei ke Konsumen

2. Kenali Target Pasar

Mengenali target pasar saat memulai bisnis penting untuk dilakukan agar kamu bisa menciptakan produk yang dibutuhkan dan disukai oleh konsumen. Target pasar juga dapat membantu kamu dalam membuat strategi pemasaran produk yang tepat, contohnya target pasar kamu adalah remaja, anak-anak, orang dewasa.

3. Lihat Kompetitor Bisnis

Kepo sedikit, tidak apa dalam melihat kompetitor bisnis kamu menjalani bisnisnya. Kamu perlu banyak belajar dari kompetitor bisnis. Mulai dari cara pemasaran, distribusi, penjualan, sampai kelebihan dan kekurangan produknya agar kamu bisa membuat produk berdaya saing yang kuat.

Untuk mempelajari fashion business dari kompetitor, kamu bisa mengelompokkan kompetitor terlebih dahulu menjadi beberapa kategori. Mulai dari  kompetitor utama, kompetitor sekunder, dan kompetitor tersier.

Selanjutnya kamu juga bisa mengunjungi website kompetitor untuk melihat tampilan websitenya, tampilan desain produknya, deskripsi produk, menu-menu penjualan yang terdapat pada website. Apakah mereka memiliki blog atau halaman khusus dalam promosi.

4. Buat Rencana Bisnis (Business Plan)

Setelah menentukan produk bisnis, membuat strategi dan target, mengetahui bisnis kompetitor yang lebih konkret. Langkah selanjutnya adalah take action. Buat rencana fashion business yang akan kamu jalani.

Perencanaan bisnis atau business plan ini nantinya akan menjadi pedoman kamu dalam menjalankan fashion business yang kamu bangun. Kamu bisa membuat pemetaan sederhana dari awal produk yang akan dijual, startegi market, distributor, sampai model penjualan yang akan kamu gunakan nantinya. Apakah penjualan secara langsung, online, atau keduanya.

Membangun sebuah fashion business diperlukan persiapan dan cara yang matang. Untuk itu, lakukan setiap step by step yang telah dibahas sebelumnya agar bisnis yang dijalani terencana dan terlaksana dengan jangka panjang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fill out this field
Fill out this field
Mohon masukan alamat email yang sah.

Menu