SHARING PENGALAMAN  LOMBA POSTER

SHARING PENGALAMAN LOMBA POSTER

Saya Jessie Sabrina, mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Ciputra 2017 sangat senang ketika berhasil meraih nilai poster PA terbaik. Kali ini membuat saya kaget karena kompetisi yang saya ikuti sedikit berbeda dengan lomba poster lainnya. Lomba poster ini merupakan pengganti ujian praktek PA pediatri untuk semester 6 pada tahun 2020 karena covid.

Menurut saya hal terpenting dalam membuat poster adalah:

1. Konsep

Diinformasikan dengan tema penyakit kanker atau tumor pada anak sempat membuat saya merasa kesulitan dalam beberapa hari sebelumnya. Saya bingung karena ada berbagai macam penyakit seperti leukemia, brain tumor, limfoma, neuroblastoma, wilm tumor, germ cell tumor, retinoblastoma, dan bone tumor. Pada akhirnya saya memilih retinoblastoma sebagai tema poster saya karena retinoblastoma adalah kanker mata yang agresif yang dapat menyebar ke bagian tubuh lain, seperti otak dan tulang belakang (doktermata.co.id). Retinoblastoma membuat mortalitas pada negara berkembang mencapai 40-70% (Sinambela et al., 2017). Dan yang membuat saya lebih tertarik untuk membuat poster dengan tema retinoblastoma karena sering terjadi dibawah usia 2 tahun (Soebagjo., 2019) yang tidak berdosa. Maka saya berharap poster yang saya buat dapat menarik pembaca agar menyadari betapa pentingnya mendeteksi dini dan melakukan perawatan komprehensif berbasis medis untuk menyelamatkan jiwa dari penglihatan mereka.

2. Isi dan Gambar

Dalam mencari berbagai informasi, saya mengumpulkan materi – materi dari 10 referensi jurnal dan buku agar lengkap dan meringkasnya. Saya berpikir, bagaimana caranya orang dapat tertarik dengan poster saya. Saya melihat beberapa contoh poster di google dan akhirnya saya sadar bahwa menurut saya gambar adalah kunci dari poster. Oleh karena itu saya berusaha mencari gambar makroskopis dan mikroskopis retinoblastoma sebanyak – banyaknya agar lengkap. Namun karena memasukan semua gambar belum tentu membuat poster menarik, maka saya hanya memilih beberapa gambar yang kiranya saling berhubungan untuk filter, jelas, detail, dan lengkap.

3. Letak, Posisi, dan Ukuran

Saya mulai mendesain poster dengan membuka kertas kosong di aplikasi, lalu memasukan gambar – gambar yang menyebar pada kertas. Tidak lupa saya juga memberi keterangan dengan menulis materi yang telah saya kumpulkan di sekitar gambar – gambar. Pada dasarnya saya memang suka mendesain. Maka saya niat untuk mencoba meletakkan gambar di berbagai macam posisi agar rapi dan enak untuk dilihat. Pada poster saya terdapat gambar yang besar sebagai objek utama untuk memikat pembaca, dan beberapa gambar yang kecil untuk lebih detail tentang patologi anatomi dari retinoblastoma.

Saya berusaha membuat poster dengan font yang jelas dan kombinasi warna yang tidak berlebihan agar orang dapat tertarik dan ingin melihatnya lebih lama.

Saya, Jessie Sabrina Mahasiswa Kedokteran Universitas Ciputra 2017 menyampaikan terimakasih kepada dr. Cempaka Harsa Sekarputri, Sp.PA sebagai dosen PA untuk menyelenggarakan lomba poster dan memberi nilai terbaik untuk poster saya. Saya juga berterima kasih pada dr. Mellyanawati, Sp.DV karena telah memberikan saya kesempatan untuk sharing pengalaman saya.

Semoga artikel ini dapat membantu pembaca dalam membuat poster selanjutnya (:

 

Penulis : Jessie Sabrina

(60117046)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *