Awas! E-mail Informasi COVID-19 Terinfeksi Malware

Awas! E-mail Informasi COVID-19 Terinfeksi Malware

Wabah virus COVID-19 di seluruh dunia saat ini tampaknya digunakan para peretas untuk melakukan cyber attack. Dilansir dari CISSRec, e-mail berisi informasi COVID-19 lebih efektif menyebar malware dibandingkan e-mail undian berhadiah. Secara garis besar, malware terbagi menjadi 3 jenis berdasarkan tujuannya yaitu :

  • Malware pengintai dan pencuri data (Spyware)
  • Hidden Malware (Trojan, Backdoor)
  • Malware penginfeksi komputer dan software (Virus)

Menurut Chairman CISSRec, Pratama Persadha, hal ini disebabkan karena isu tersebut saat ini sangat gencar dibicarakan oleh masyarakat. Banyak orang akan membuka e-mail tersebut tanpa menduga e-mail tersebut telah terinfeksi virus, karena seringkali e-mail dari pelaku seolah berasal dari lembaga kesehatan resmi. Oleh karena itu, kemungkinan korban akan membuka dan mengunduh file yang terinfeksi malware sangat besar. Bahkan seringkali korban akan menyebarkan file berisi malware ke keluarga, teman, dan koleganya. File dokumen berupa .pdf, .exe, .txt, adalah bentuk file yang paling sering digunakan untuk menyebarkan malware.

Di era teknologi yang berkembang semakin pesat saat ini, pentingnya pemasangan antivirus tidak perlu diragukan lagi. Tidak hanya membasmi virus, antivirus juga mendeteksi ancaman virus yang dikirim melalui e-mail,menghentikan program yang dianggap berbahaya, menghilangkan malware pop-up iklan di browser, melakukan scanning di banyak komputer sekaligus, dan melindungi komputer dari perangkat yang terhubung (misalnya flashdisk yang terinfeksi virus).

Bagi anda yang sering menggunakan gadget untuk aktivitas sehari-hari, alangkah baiknya mencegah masuknya malware ke komputer kita dengan melakukan :

  1. Selalu pasang antivirus dan update secara berkala
  2. Lakukan scanning rutin menggunakan antivirus anda
  3. Gunakan Windows Defender. Windows Defender merupakan program bawaan Windows yang dapat menghapus berberapa malware di laptop anda dengan cepat walaupun sedang dalam keadaan offline.
  4. Jangan mengunduh file dari website yang tidak terpercaya
  5. Selalu lakukan backup file

 

Penulis : Elizabeth
(60117050)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *