[Ditulis oleh Hadjar Chanissa Nur Malika, FIKOM angkatan 2020]

Ilustrasi: Teh Bunga Chamomile | Sumber: Marefee/Pexels

Belakangan ini, tak hanya kopi yang menjadi minuman primadona muda-mudi. Selain kopi, teh juga menjadi minuman pilihan bagi mereka yang kurang suka dengan rasa kopi yang kuat atau memiliki masalah kesehatan dengan kopi. Setelah menjamurnya banyak kedai kopi di berbagai sudut kota, kini sudah banyak juga bermunculan kedai teh dengan spesialisasi teh tertentu. Kini, teh tidak hanya berasal dari pucuk daun teh. Minuman teh kini juga diracik menggunakan bahan herbal alami, seperti dari bunga telang, krisan, atau rosela. 

Teh herbal kerap dikaitkan dengan manfaat kesehatan seperti, pelancar pencernaan, obat diet, hingga relaksasi. Namun, apakah benar teh herbal memiliki manfaat seperti itu? Dalam artikel yang ditulis oleh dr. Devia Irine Putri, teh herbal memiliki segudang manfaat, tergantung dari bahan yang digunakan. Adapun beberapa manfaat mengkonsumsi teh herbal adalah: 

1) Bantu Mengatasi Insomnia

Ilustrasi: Sajian teh dengan campuran susu | Sumber: cottonbro/Pexels

Teh herbal yang berasal dari bunga seperti lavender atau chamomile membantu menenangkan pikiran dan membuat tubuh menjadi lebih rileks. Bagi yang ingin mengatasi insomnia atau sekadar menenangkan diri, teh herbal varian ini bisa dicoba. Muhammad Ashfiya, seorang tea specialist menulis bahwa sejak zaman Yunani teh chamomile sudah digunakan sebagai obat untuk penyakit ginekologi, menopause, serta menjadi pereda rasa nyeri haid yang dialami pada wanita. Rasa dari teh chamomile sendiri terasa lembut seperti apel dan menenangkan. Chamomile memiliki berbagai jenis, namun chamomile Jerman adalah jenis yang paling banyak diminum karena tidak terlalu pahit. Bagi pengidap alergi terhadap tanaman Asteraceae sebaiknya tidak mengkonsumsi teh herbal dari varian ini dan beralih dengan teh herbal jenis lainnya. 

2) Anti-Peradangan Alami 

Ilustrasi: Teh Rosehip | Sumber: Katya/Pexels

Teh herbal berbahan bunga chamomile atau rosehip bermanfaat sebagai anti peradangan alami. Kandungan ini juga membantu mengurangi keluhan seperti nyeri yang ada pada tubuh. Tidak hanya sebagai anti radang, teh rosehip juga memiliki sejumlah manfaat lain seperti mempercantik kulit dan memperlancar peredaran darah. Teh rosehip kerap disebut dengan vitamin bomb karena mengandung berbagai macam vitamin di dalamnya. Rosehip kaya akan vitamin C, E, dan A, yang mana vitamin C-nya mengandung sekitar 10-20 kali lebih tinggi dari lemon. Kandungan dalam teh ini juga dapat mencegah produksi melanin dan membantu pembuatan kolagen. Melalui teh rosehip, kita bisa mengganti suplemen vitamin sekaligus menjadikannya nutrisi untuk kesehatan kulit dari dalam.

3) Meningkatkan Daya Tahan Tubuh 

Ilustrasi: Tambahan Rempah Jahe | Sumber: Pexels

Teh herbal yang terbuat dari tanaman echinacea ditemukan memiliki kemampuan untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan melawan berbagai virus penyebab flu dan bantuk. Kini, ekstrak tanaman ini biasa digunakan untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Racikan yang tidak kalah dari ekstrak tanaman echinacea adalah jahe. Teh herbal dari jahe sudah banyak dimanfaatkan dari dulu untuk pengobatan tradisional. Manfaat dari jahe sendiri adalah meningkatkan metabolisme dalam tubuh, antibakteri, dan membantu kerja perut dan usus. Umumnya teh herbal dari jahe diminum dengan suhu hangat untuk membantu menghangatkan suhu tubuh dari dalam. Maka dari itu, banyak yang menganjurkan untuk meminum racikan ini untuk mengatasi masuk angin atau sekadar meminumnya karena kedinginan. 

Tentunya dalam meningkatkan daya tahan tubuh, tidak cukup hanya dengan meminum ramuan herbal saja. Perlu diimbangi juga dengan makan makanan bergizi, pola tidur yang cukup, serta olahraga untuk semakin meningkatkan kualitas kesehatan kita. Selain manfaat di atas, tentunya masih ada segudang manfaat lain dari teh herbal seperti, sumber antioksidan, membantu meningkatkan daya ingat, hingga membantu menurunkan berat badan. Lalu, bagaimana cara yang baik untuk memilih teh herbal sesuai kebutuhan? 

Di pasaran, ada dua jenis kemasan teh herbal yang bisa dicoba, yakni teh tubruk dan teh celup. Teh herbal dengan bentuk teh celup dinilai sangat praktis karena disajikan cukup dengan menuangkan air panas. Teh kantong juga memiliki harga yang cukup terjangkau, jadi cocok bagi pemula yang ingin mencoba teh herbal. Sedangkan, teh dengan jenis teh tubruk biasanya cenderung lebih mahal ketimbang teh celup. Dalam penyajiannya, teh tubruk tidak semudah teh celup. Kita perlu menyiapkan teko, saringan, dan juga mencuci peralatan lebih banyak. Penyimpanan teh herbal jenis tubruk juga memerlukan trik tertentu agar teh herbal tidak rusak dan terjaga kualitasnya. Namun, teh tubruk menawarkan keunikan dan ciri khas yang tentunya memiliki rasa yang lebih kental dan kaya ketimbang teh celup. Minum teh tubruk dengan teko juga memberi sensasi tersendiri bagi penikmat teh. 

Dalam meminum teh herbal, ada beberapa hal yang harus diperhatikan terutama bagi pemula. Ada jenis racikan teh herbal yang sudah blend atau terdiri dari beberapa kombinasi dari tanaman herbal. Jenis ini juga cenderung murah di kantong dan mudah untuk diminum oleh pemula, namun untuk orang yang memiliki alergi atau wanita hamil harus lebih berhati-hati dalam memilih teh jenis ini. Selanjutnya, ada teh herbal dengan jenis single yaitu teh herbal yang memiliki satu jenis tanaman herbal di dalamnya. Teh herbal dengan jenis single cenderung lebih mahal daripada jenis blend dan dijual di tempat tertentu. 

Dalam memilih teh herbal yang cocok untuk tubuh, kita juga perlu memperhatikan beberapa hal seperti memeriksa kandungan kafein yang terdapat pada tanaman herbal, untuk wanita hamil sebaiknya mengkonsultasikan kepada dokter kandungan, bagi yang memiliki alergi sebaiknya berhati-hati dalam memilih racikan teh herbal. 

Itulah berbagai manfaat dan beberapa jenis dari teh herbal y ang racikannya tentu tak kalah dari kopi kekinian. Bagi yang ingin mengurangi kafein, mencicipi teh herbal tidak ada salahnya untuk dicoba. Pastikan untuk menjaga kesegaran dan kualitas teh herbal dengan baik agar tidak merusak kandungan yang ada di dalamnya

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed

Menu