“Sejarah dan Kekayaan Kuliner Nusantara”

“Sejarah dan Kekayaan Kuliner Nusantara”

Masakan Indonesia merupakan tradisi kuliner yang paling kaya di dunia dan penuh dengan cita rasa yang kuat. Hampir seluruh masakan Indonesia kaya akan bumbu yang berasal dari rempah-rempahnya yang beragam. Meskipun demikian, keberagaman jenis kuliner yang ada di Indonesia tidak lepas dari pengaruh budaya dan globalisasi kuliner yang berasal dari negara lainnya, seperti Tiongkok, India dan Eropa.
Fadly Rahman pengarang buku “Rijstaffel” & “Jejak Rasa Nusantara” menyebutkan, pengaruh pangan bukan hanya dari jenis masakan yang ada, tetapi dari teknik memasak, alat dan bahan-bahan juga memberikan pengaruh besar terhadap beragamnya kuliner Nusantara.
Ini terbukti bahwa sejarah dan kekayaan kuliner nusantara banyak didokumentasikan, seperti yang ada di dalam Naskah Jawa Serat Centhini (12 jilid) yang disusun dari tahun 1814-1823. Bahkan Raden Ajeng Kartini di masa hidupnya sudah mencari jejak-jejak perkembangan Gastronomi di Hindia Belanda, dan menyusun sebuah buku resep beraksara Jawa yang diperuntukkan bagi para perempuan pribumi, yaitu Kokki Bitja.
Literatur kuliner Indonesia dari masa ke masa menunjukkan perkembangannya, entah dari masa kolonial, setelah kemerdekaan, hingga masa kontemporer. Ini menjadi dasar anatara hubungan budaya dan makanan yang terus menghasilkan cita rasa dan keberagaman makanan yang dapat kita nikmati hingga sekarang.

Gallery:

more photos : @ Google Photos