Mengenal Millah Abraham, Jalan Hidup Harmonis

Sebagai umat beragama dalam hidup, kita harus mempertanggungjawabkan iman kita ke orang lain, tetapi kita harus pula memahami iman orang lain, dengan empatik, adil dan tanpa rasa menghakimi.

Indonesia yang beragam, Indonesia yang bhinneka. Negara kita adalah negara yang kaya, baik dari sumber daya alam maupun manusianya, tak telepas terlepas dari itu pula, Indonesia juga kaya dalam hal beragama. Pemerintah Indonesia mengakui adanya lima agama di Indonesia sebagai penegakkan sila pertama yaitu Ketuhanan yang Maha Esa. Kita adalah negara yang memeluk keberagaman dan tumbuh didalamnya, toleransi tinggi dan mampu hidup berdampingan tanpa konflik. Namun benarkah itu? Benarkah perbedaan dirayakan, bukan dikucilkan, benarkah keberagaman dirangkul bukan di persekusi? 

Millah Abraham, salah satu ajaran yang disalahpahami oleh masyarakat. Kesalahpahaman yang menyebabkan terusirnya dan terkucilnya para pengikut Millah Abraham oleh masyarakat luas. Studium Generale yang diadakan pada tanggal 9 Oktober 2020 mengundang bapak Adam Mirza, seorang dari pengikut Millah Abraham. Beliau menjelaskan bahwa Millah Abraham bukanlah sebuah agama, juga tidak bertujuan untuk melakukan sinkretisme seperti tuduhan yang dilontarkan, melainkan Millah Abraham adalah sebuah cara pandang, sebuah jalan hidup yang mengikuti jalan para nabi dan rasul, yang dimana akan menuntun manusia kembali ke jalan pencipta. 

Jalan hidup nabi dan rasul yang diikuti memiliki tujuan akhir yaitu surga di dunia. Surga yang dimaksud adalah perdamaian manusia dan sesamanya dan dengan alam. Manusia tidak lagi menyakiti sesamanya dan tidak lagi mengeksploitasi alam atas nama keserakahan. Beliau menjelaskan cara-cara yang telah ditempuh oleh para nabi dan rasul untuk memperjuangkan kedamaian di dunia dan bagaimana Millah Abraham menggunakan pedoman yang telah ditinggalkan para nabi untuk membangun kedamaian di dunia.

Penulis:

-Jennifer Esther-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *