Yuk, Intip 7 Tips Membuat Desain Kemasan Produk yang Menarik!

blank

Desain kemasan produk menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam penjualan suatu barang. Kemasan yang menarik menjadi salah satu alasan seseorang membeli barang yang kamu jual. Oleh karena itu, dalam artikel ini akan dijelaskan beberapa tips membuat desain kemasan produk kreatif untuk menarik pembeli.

  1. Gunakan gambar yang menarik

Tak bisa dipungkiri bahwa kemasan yang menarik adalah kemasan yang menggunakan gambar eye catching. Daripada tulisan, orang cenderung fokus pada visual terlebih dahulu. Maka dari itu, buat desain kemasan produk yang mengandung gambar menarik.

Tak perlu desain yang rumit, cukup gunakan gambar mencolok yang menarik perhatian hanya dengan satu kali melihat.

  1. Gunakan warna yang mencolok

Selain gambar, warna mencolok juga dibutuhkan untuk menarik perhatian. Warna-warna dasar seperti merah, biru, dan kuning biasanya dipilih karena bisa membuat orang lain tertarik untuk melihat sebuah desain.

Namun, warna ini juga dikembalikan lagi pada brand guideline yang telah ditentukan. Jika memang sebuah brand telah menentukan warna, maka biasanya semua desain yang terkait dengan produk tersebut akan menyesuaikan guideline yang ditentukan.

  1. Jangan gunakan desain yang terlalu ribet

Desain sederhana lebih menarik di mata pelanggan. Desain yang rumit dan ribet akan membuat orang yang melihatnya menjadi bingung. Selain itu, desain yang sederhana juga lebih mudah untuk diingat.

Sebuah brand selalu memiliki tujuan untuk diingat oleh calon konsumen mereka. Oleh karena itu, mereka mengerahkan segala cara untuk membuat brand selalu diingat. Salah satu caranya adalah dengan membuat desain simpel agar konsumen lebih mudah mengingatnya.

  1. Perhatikan pemilihan tipografi

Tipografi meliputi pemilihan bentuk font, warna, serta gaya tulisan. Tipografi perlu dipikirkan dengan matang agar bisa merepresentasikan brand value yang ingin dibawa.

Jangan membuat tulisan yang bertele-tele, buat tulisan yang to the point agar lebih mudah diingat. Contohnya adalah Nike yang memiliki jargon Just Do It. Pemilihan tipografi ini juga berhubungan dengan copy yang akan digunakan sebagai jargon atau tagline. Sesuaikan semuanya tergantung dengan kebutuhan masing-masing brand.

  1. Masukkan informasi penting saja

Desain kemasan produk bukan inti dari barang yang dijual, tetapi harus tetap dipikirkan dengan matang. Jangan masukkan informasi tidak penting ke dalam kemasan. Kemasan memiliki kemungkinan untuk dibuang setelah digunakan, jadi tambahkan informasi yang penting saja.

Sebagai tips tambahan, saat ini sedang ngetren kemasan yang bisa didaur ulang atau dipakai lagi. Jika kamu bisa menerapkan ide ini pada produkmu, maka kamu ikut mengurangi sampah sisa kemasan yang langsung dibuang.

  1. Gunakan bahan yang sesuai dengan produk yang dijual

Tak hanya desain berupa visual, bahan yang digunakan untuk kemasan juga perlu diperhatikan. Jenis bahan yang digunakan harus sesuai dengan produk yang dikemas. Misalnya, produk berupa sepatu lebih cocok dikemas menggunakan bahan kardus tebal. Sedangkan produk berupa makanan lebih cocok dikemas menggunakan kardus tipis yang diberi tambahan lapisan anti lengket.

  1. Buat desain kemasan edisi khusus

Tips cara membuat desain kemasan produk yang terakhir tidak wajib dilakukan, tetapi tips ini bisa jadi peluang yang menguntungkan. Orang-orang selalu tertarik dengan barang limited karena tidak akan diproduksi lagi. Bisa merasakan membeli sesuatu yang limited atau bersifat khusus menjadi kepuasan tersendiri bagi beberapa orang.

Contoh nyata yang sedang trending adalah kemasan BTS Meal x McDonalds yang ramai menjadi rebutan. Hal itu menunjukkan bahwa desain edisi khusus sangat ditunggu-tunggu oleh beberapa pihak.

Ada banyak ide desain kemasan produk yang bisa kamu kreasikan sesuai dengan kebutuhan. Tips di atas tidak perlu diikuti semua, sesuaikan dengan kebutuhan produk yang akan dikemas. Selamat berkreasi!

Menu