Technopreneurship: Pengertian, Perkembangan, Contoh, serta Skill yang Perlu Dimiliki

Technopreneurship adalah istilah baru yang kini sedang naik daun di dunia bisnis. Ia menjadi populer karena semakin banyak dibahas di mana-mana. Mungkin sebagian orang belum mengetahui makna dari istilah ini.. Berikut adalah penjelasan mengenai technopreneurship beserta aspek lain yang berhubungan.

blank

Pengertian Technopreneurship

Pengertian technopreneurship adalah entrepreneurship yang bergerak di bidang teknologi, tak hanya keahlian wirausaha, ia juga harus memiliki pengetahuan atas teknologi. Jika dibedah lebih dalam, istilah ini lahir dari dua kata, yaitu technology dan entrepreneurship. Hal tersebut sejalan dengan definisi yang diberikan.

Istilah technopreneurship mulai populer baru-baru ini karena perkembangan teknologi yang begitu pesat. Technopreneurship biasanya dikaitkan dengan perusahaan startup karena banyak dari mereka yang memanfaatkan teknologi sebagai ladang bisnis.

Skill yang Perlu Dimiliki

  1. Penyelesaian masalah

Untuk menjadi technopreneur yang sukses, kamu juga perlu memiliki skill penyelesaian masalah. Dalam proses membangun bisnis tak semua jalanmu akan berjalan lancar. Pasti banyak permasalahan tak terduga yang akan terjadi.

Oleh karena itu, kamu dituntut untuk memiliki skill ini agar perusahaan bisa terus bertahan.

  1. Kerjasama tim

Technopreneur yang sukses bukan ia yang bisa menjalankan bisnisnya secara mandiri. Berjalan sendirian justru akan membuatnya kesulitan berkembang. Seorang technopreneur bisa dikatakan berhasil jika ia mampu membuat tim yang kompak.

Tim yang berjalan beriringan akan membuat perusahaan semakin kuat. Tim yang kuat ini terdiri dari orang-orang dengan berbagai latar belakang berbeda yang bekerja sama mengembangkan perusahaan agar lebih maju.

  1. Decision making/pengambilan keputusan

Bisnis adalah sesuatu yang dinamis dan bergerak cepat. Seorang technopreneur perlu memiliki kemampuan untuk mengambil keputusan secara cepat. Hal ini berkaitan dengan pemanfaatan peluang yang ada. Sekali peluang datang, ia tak akan datang dua kali. Oleh karena itu, technopreneur harus cepat mengambil keputusan ketika peluang itu datang.

Perkembangannya di Indonesia

Perkembangan technopreneurship di Indonesia ikut membaik seiring dengan perkembangan ekonomi Indonesia. Penelitian mengatakan bahwa pada tahun 2030 Indonesia akan menempati peringkat 7 sebagai negara dengan ekonomi terbesar di dunia.

Hal ini karena pada tahun 2030 Indonesia akan mengalami puncak usia produktif. Masyarakat dengan usia produktif akan mendominasi Indonesia. Selain itu, pengguna internet yang semakin naik jumlahnya juga menjadi peluang bisnis di bidang teknologi ini.

Technopreneurship adalah kegiatan yang membutuhkan ketelatenan tinggi serta skill lain yang berhubungan dengan bisnis. Jika kamu ingin sukses, kamu perlu memiliki kepekaan dalam melihat peluang.

Pentingnya Technopreneurship

  1. Meningkatkan pemanfaatan sumber daya yang ada

Seorang technopreneur menciptakan bisnis dengan cara memberikan solusi atas masalah yang ada. Mereka menyelesaikan masalah sehari-hari dengan menggunakan sumber daya yang ada di sekitarnya. Misalnya, ojek online yang memanfaatkan masyarakat sekitar sebagai mitra.

  1. Membuka lapangan kerja

Masih berhubungan dengan poin sebelumnya, dengan membuat kerjasama bersama mitra itu berarti keberadaan technopreneurship bisa membuka lapangan kerja.

  1. Medorong perkembangan teknologi

Technopreneurship juga berpeluang untuk mendorong perkembangan teknologi. Dengan banyaknya bentuk bisnis yang berbasis teknologi, hal ini membuat semua orang berlomba untuk menciptakan inovasi baru agar dilirik oleh konsumen.

Contoh Technopreneur

Contoh technopreneurship adalah bisnis yang bisa bertahan hingga sekarang dan terus berkembang. Berikut beberapa tokoh technopreneur yang sukses.

  1. Nadiem Makarim
  2. Bill Gates
  3. Elon Musk

Nah, setelah membaca penjelasan di atas, diharapkan pembaca memiliki pemahaman lebih dalam mengenai technopreneurship. Technopreneurship adalah istilah yang tidak terlalu sulit dipahami, hanya perlu sedikit membaca dan kamu akan memahaminya.

Menu