4 Rekomendasi Kulineran Tradisional Jogja Yang Rasanya Begitu Legit

Kuliner tradisional jogja masih sangat terjaga dari keasliannya dan rasa juga tidak pernah berubah dari dulu hingga sekarang. Rasanya yang legit membuat pengunjung selalu ingin menambah orderannya. Kuliner tradisionalnya sampai saat ini masih ada walaupun sudah berdiri sejak tahun 1960an. Meski berada di gang sempit sekalipun jika rasa sudah cocok di lidah konsumen, dijamin tidak akan ke lain hati.

Kuliner tradisional jogja, Beberapa kuliner – kuliner di kota Yogyakarta yang warungnya sangat ramai. Buat anda yang sedang main di Yogyakarta dan ingin merasakan sensasinya mengantre makanan khas jogja yang rasanya unik. bagi anda yang belum pernah nyobain sensasi kulineran yang unik, anda bisa cobain beberapa rekomendasi daftar kulineran seperti berikut ini:

  1. Gudeg Pawon, lokasinya di jalan janturan no.36 – Warungboto – Umbulharjo- Y Kuliner ramai yang pertama dan bisa dijadikan destinasi kuliner jogja. Jika berkunjung ke kota Jogja tapi belum kulineran gudeg rasanya kurang sempurna bukan? Apalagi jika belum ke gudeg Pawon. Gudeg yang sudah cukup terkenal dan legendaris ini sudah jualan dari tahun 1958, berarti sudah ada sejak 65 tahun yang lalu. Gudeg yang satu ini ramainya bukan main. Buka mulai dari pukul 10.00 malam. Namun uniknya sejak jam 9 malam, antrenya sudah panjang banget. Namun anda pasti syok melihat warung nyempil di pinggiran kota jogja dan anda harus mengantre di gang sempit demi mendapatkan sepiring gudeg yang sangat nikmat.
  2. Gudeg Bromo Mbah S Apabila di tengah malam anda mencari makanan karena kelaparan, Gudeg Bromo Mbah Sukijo bisa menjadi solusinya. Berlokasi di jl Affandi, Gejayan, Gudeg Bromo Mbah Sukijo ini buka pukul 11.00 sampai jam 4 pagi, cocok sekali buat anda yang lapar tengah malam, langsung saja ke gudeg yang satu ini. Namun anda jangan heran walaupun buka di tengah malam namun antreannya bisa sepanjang 3 gerbong kereta. Gudeg bromo ini merupakan gudeg terenak yang jualan di malam hari.
  3. Tongseng Ayam Sudimoro, berlokasi di daerah Bantul tepatnya di selatan Pasar B Kuliner ini juga tidak kalah ramai, apalagi pada jam makan siang, pasti warungnya sangat ramai. Kuliner ini sangat legendaris sekali karena sudah berdiri sejak 1960an. Apabila anda berminat berkunjung kesini harus siap – siap antre. Dan ayam yang digunakan adalah ayam kampung jago, apalagi rendah kalori jadi cocok sekali untuk semua kalangan.
  4. Mie Ayam Bu Tumini, berlokasi di jalan Imogiri Timur, Umbulharjo, atau tepatnya di sebelah utara pintu masuk terminal giwangan, merupakan warung yang sangat sederhana, namun jumlah pengunjung yng datang kesini sangat ramai. Ramainya Mie Ayam Bu Tumini ini karena kelegendarisannya dan tentunya dari segi rasanya yang dari dulu tidak pernah berubah dari dulu hingga sekarang. Porsinya lumayan banyak dan potongan ayamnya juga besar.

Kuliner tradisional jogja, sangat terkenal dengan cita rasa yang khas. membuat para pengunjung selalu ingin kembali lagi ke kota ini hanya untuk mencicipi kuliner ini. Bagi anda yang memiliki ide kuliner bisnis di kota ini juga sangat bisa. Dengan mengangkat kuliner Jogja yang legendaris maka akan membuat pengunjung merasa terobati. Apalagi dengan harga yang sangat terjangkau, dan porsi yang sangat mengenyangkan dan cita rasa yang tidak terkalahkan, maka membuat kota Jogja ini menjadi lebih istimewa.

Artikel lain