Gaya Hidup Organik & Ramah Lingkungan oleh Ibu Bibong Widyarti

Memasuki semester baru di tahun ke-3 bertema Healthy Food, mahasiswa Culinary Business angkatan 2011 kedatangan dosen tamu, Ibu Bibong Widyarti yang telah dikenal sebagai pakar organik. Bertempat di Live Action Laboratory dengan mengangkat judul “Gaya Hidup Organik & Ramah Lingkungan”, beliau banyak memberi pelajaran dan inspirasi mengenai gaya hidup sehat.

You are what you eat”, begitu lah beliau memulai sharing nya dengan penyampaian slogan yang penuh makna, bahwa mayoritas gaya hidup sehat di kalangan anak muda sekarang sudah tidak lagi masuk dalam kategori healthy, bahkan mereka justru bangga dengan makanan maupun produk dengan brand ternama yang sangat jarang memprioritaskan unsur kesehatan. Berawal dari problem tersebut, mahasiswa Culinary Business mulai diperkenalkan dengan produk-produk organik lokal, cara mengidentifikasi,  manfaat yang di dapat hingga penciptaan inovasi produk sehat untuk dapat dijadikan peluang bisnis.

Healthy Traditional Beverage oleh Ibu Swan Kumarga & Ibu Susiani Purbaningsih

Masih seputar healthy, mahasiswa Culinary Business diperkenalkan dengan Ibu Swan Kumarga sebagai Founder sekaligus Owner Dapur Solo dan Ibu Susiani Purbaningsih sebagai pengajar pada Departemen Biologi FMIPA. Kehadiran beliau tentunya untuk sharing experience mengenai bisnis kuliner berbasis healthy.

Diawali dengan sharing experience dari Ibu Swan Kumarga. Berawal dari sekedar jual rujak uleg dan gado-gado di garasi rumah nya, kini beliau mampu mengembangkan bisnisnya dengan terus memperkenalkan makanan khas tradisional Indonesia yang dapat dijual dengan creative concept. Pengalamannya selama 25 tahun menggeluti bisnis kuliner makanan tradisional menjadikannya sebagai seorang entrepreneur yang terus ingin menggali dan berinovasi. Salah satunya adalah pengembangan bisnis healthy traditional beverage.

Dengan berkolaborasi bersama Ibu Susiani, tentunya healthy traditional beverage berbahan dasar asli tumbuhan Indonesia yang masing-masing memiliki khasiat tersendiri. Menurut beliau, Indonesia memiliki potensi yang sangat besar dalam sumber daya alam untuk menciptakan produk-produk minuman sehat. Namun, adanya problem di lapangan yaitu kurangnya kesadaran anak muda untuk menjadikan healthy life sebagai life style membuat healthy traditional beverage jarang digemari.

Hal itu lah yang menjadi tantangan bagi para mahasiswa Culinary Business sebagai generasi muda sekaligus calon entrepreneur dalam menghadapi real problem dengan terus berinovasi dalam menciptakan creative concept seperti yang telah Ibu Swan Kumarga lakukan dalam bisnisnya agar healthy traditional beverage menjadi life style di kalangan anak muda bahkan dapat menciptakan dan menjadikan brand minuman ternama bertaraf world class.

 

[written by: Riani PurwandiniCBz 2011]