INSPIRING OUTDOOR CLASS-HEALTHY FIELDTRIP

Mahasiswa Culinary Business Department angkatan 2011 mendapat kesempatan untuk mengikuti inspiring outdoor class ke Kampung Organik yang terletak di Dusun Penanggungan, Mojokerto-Jawa Timur pada Kamis, 29 Agustus 2013. Sesuai namanya, ‘kampung organik’, maka tempat yang dituju merupakan daerah yang sumber bahan makanannya berasal dari tanaman organik, terutama jenis tanaman sayuran. Tentunya, kehadiran para mahasiswa disambut baik dan antusias oleh komunitas Brenjonk.

 Perkenalan dengan Komunitas Brenjonk

Komunitas Brenjonk merupakan Community Based Organization yang memprakarsai berdirinya kampung organik di Dusun Penanggungan. Dengan diketuai oleh Bapak Slamet, komunitas Brenjonk telah tersebar di 20 desa, termasuk kecamatan Trawas dan Pacet. Anggota suatu komunitas biasanya identik dengan anak-anak muda. Namun, lain halnya dengan komunitas Brenjonk, yang anggotanya terdiri dari ibu-ibu rumah tangga, anak-anak muda bahkan lansia.

Sesuai dengan tujuan utama komunitas Brenjonk, yaitu “Setiap orang bisa melakukan kegiatan produksi walaupun dalam skala kecil”, maka dibentuknya kampung organik agar dapat menciptakan lingkungan yang sehat, individu yang sehat dan meningkatkan perekonomian warga.

Kuliner Tradisional yang Sehat Organik

Sebelum melakukan kegiatan awal berupa penyampaian materi seminar mengenai tanaman organik, para mahasiswa disuguhi traditional coffee break berupa keripik tempe dan ubi madu bakar didampingi dengan segelas teh dan kopi. Kuliner ala desa tersebut merupakan suguhan awal dari bahan makanan organik.

Tak kalah nikmatnya dengan traditional coffee break, para mahasiswa pun dapat menikmati lebih banyak bahan makanan organik yang telah diolah menjadi kuliner tradisional pada “creative lunch”. Dengan aroma khas bumbu desa, para mahasiswa dengan antusias mencicipi nasi putih, nasi coklat dan beberapa jenis sayuran organik dari hasil panen warga. Adanya sesi creative lunch, mahasiswa Culinary Business mulai mampu untuk membedakan makanan berbahan organik dari segi rasa dan tekstur yang pastinya merupakan healthy food.

Experience Learning di Pekarangan Rumah Warga

Setelah melakukan sesi creative lunch, para mahasiswa mulai mempelajari proses pengolahan  tanaman organik mulai dari pembibitan hingga pengemasan. Dengan adanya sistem pembagian kelompok, setiap kelompok didampingi salah satu anggota dari komunitas Brenjonk mulai melakukan discovery, exploration dan observation.

Kegiatan yang dilakukan tentunya untuk mengasah keingin tahuan para mahasiswa mengenai penanganan tanaman organik yang letaknya tepat di pekarangan rumah warga. Sehingga mahasiswa dapat melakukan wawancara dengan warga sekitar. Selain mempelajari hal tersebut, para mahasiswa juga mendapat informasi mengenai kegiatan penjualan hasil panen tanaman organik sehingga dapat meningkatkan perekonomian dusun penanggungan.

Healthy field-trip yang dilakukan oleh para mahasiswa Culinary Business angkatan 2011 membawa kesan tersendiri untuk semakin menyadari pentingnya healthy food sebagai bentuk penerapan healthy lifestyle di kalangan anak muda dan dapat menangkap adanya peluang besar untuk mulai menerapkan bisnis kuliner sehat.

[written by: Riani PurwandiniCBz 2011]