Banyak Praktek Saat Kuliah, Luwes Buka Bisnis Startup Saat Lulus

Banyak Praktek Saat Kuliah, Luwes Buka Bisnis Startup Saat Lulus

Ivan Sunarso baru-baru ini men-launching usaha startup-nya. Tepat lima bulan lalu, temandokter.com, aplikasi kesehatan berbasis web ini sudah dapat digunakan.  Ivan panggilan akrabnya adalah founder dari temandokter.com. Dia bekerjasama dengan dr. Caecar Givani, seorang dokter yang sedang mengambil spesialis penyakit dalam sebagai co-founder. Bernaung pada PT Mediva Digital Inovasi yang sudah digelutinya selama 2 tahun, Ivan mantap menggandeng tidak kurang dari 245 dokter seluruh Indonesia dan laboratorium dalam temandokter.com.

Sebelumnya, Ivan mengaku sudah jatuh bangun menjalankan bisnis yang dijalankan saat kuliah. “Total 9 usaha aku coba buat saat kuliah. Ada kalanya jatuh bangun juga,” papar Ivan. Senada dengan apa yang disampaikan oleh Bapak Ciputra, bahwa gagal 10 kali ya bangkit 11 kali, Ivan mengaku bahwa dia selalu punya motivasi untuk bangkit dari kegagalan. “Justru dari gagal itu jadi banyak tahu apa yang salah lho. Bisa dibilang ini pengalaman mahal hahah”, imbuhnya. Temandokter.com ini adalah usaha startup ke-10 dari pria yang baru di wisuda Oktober 2018 lalu.

Harapan startup ke-10 nya ini menjadi pioneer kesehatan di Indonesia. ”temandokter.com ini layanannya lebih bersifat preventif. Nah hal ini kita gagas karena di Indonesia, layanan kesehatan yang ada lebih kearah primary care, seperti BPJS, jadi sakit dulu baru di obati. Dengan temandokter.com ini saya ingin masyarakat Indonesia tidak lagi didapati sakit kronis, karena layanan ini sifatnya prefentif,” terangnya.

Saat diminta untuk berbagi pengalaman selama kuliah Ivan menjelaskan “UC, banyak kegiatan praktek, jadi saya bisa punya banyak waktu untuk meng-explore hal yang saya sedang geluti”. Ivan mengaku bahwa UC punya banyak network dan mengajarkan kami cara untuk belajar bangun network yang bagus juga. Fungsi network itu sendiri adalah untuk mendapatkan kesempatan untuk belajar langsung dari praktisi. “Seorang entrepreneur itu perlu mentor supaya bisa sharing pengalaman. Jika tidak ada mentor, maka akan stug”, jelas Ivan. “Proses mentoring ini juga seperti kita punya pengalaman kerja ikut orang. Nah dengan mentoring ini proses itu kita ngga perlu lalui”, imbuhnya.