Akreditasi Universitas

stampucnew1

Akreditasi Universitas, apa efeknya untuk masa depan mahasiswa?

Saat kita mendaftar kuliah banyak yang menganjurkan untuk mengambil Universitas yang punya akreditasi A atau konon katanya nanti tidak bisa diterima bekerja jika Universitas pilihan belum akreditasi A. Benar ngga sih?

Contoh Kasus:

Jurusan Manajemen universitas A sudah berdiri 20 tahun, per tahun menerima 5.000 mahasiswa akreditasinya A

Jurusan Manajemen universitas B sudah berdiri 20 tahun, per tahun menerima 3.000 mahasiswa akreditasinya B

Jurusan Manajemen universitas C sudah berdiri 10 tahun, per tahun menerima 3.000 mahasiswa akreditasinya B

  1. Apakah kualitas B dan C dibawah A?

Mari kita cermati peraturan akreditasi, total ada 7 poin utama yang menjadi bagian penilaian akreditasi:

    1. Visi, misi, tujuan dan sasaran, dan strategi pencapaian
    2. Tata pamong, kepemimpinan, sistem pengelolaan, dan penjaminan mutu BAN-PT
    3. Mahasiswa dan lulusan, ini biasanya dilihat quesioner para lulusannya, IP yang diraih para   mahasiswanya, rekrutmen mahasiswa
    4. Sumber daya manusia (SDM) seperti jumlah dosen, kualifikasi dosen, pengembangan dosen
    5. Kurikulum, pembelajaran, dan suasana akademik
    6. Pembiayaan, sarana dan prasarana, serta sistem informasi
    7. Penelitian (jurnal2, karya ilmiah, dll) dan pelayanan/pengabdian kepada masyarakat, dan kerjasama.

Jika dilihat dari poin a-g, bisa dipastikan bahwa universitas yang sudah berdiri 10 tahun pasti belum bisa memenuhi poin poin diatas seperti universitas yang sudah berdiri 20 tahun. Bukan karena tidak mampu melainkan memang belum cukup waktunya, misalnya jumlah lulusan (poin c), jumlah dan pengembangan dosen (poin d), sarana dan prasarana (poin e), jumlah penelitian yang ada (poin g).

Jika bicara mengenai kualitas, Universitas A dan B sama sama sudah berdiri 20 tahun lebih bisa dibandingkan secara langsung daripada kita membandingkan A dan C atau B dan C karena universitas C memang secara alamiah berusia separuh dari yang lain.

Jika anda punya waktu untuk mencari lebih dalam, silahkan diteliti dan anda akan terkejut ternyata cukup banyak universitas ternama yang juga beberapa jurusannya tidak mendapat akreditasi A dan sebaliknya ternyata tidak semua jurusan dengan akreditasi A dianggap bagus oleh masyarakat umum

  1. Lulusan Universitas C karena akreditasinya masi B brarti tidak bisa melamar kerja ya terutama jadi PNS? Kan syaratnya harus akreditasi A?

Isu ini cukup santer beberapa tahun terakhir, jika kita melihat rujukan aturan Sistim Seleksi CPNS Nasional 2014 http://sscn.bkn.go.id/informasi_umum.html pasal 1 ayat 3:

‘Berijazah, lulusan Perguruan Tinggi Negeri atau Perguruan Tinggi Swasta yang telah terakredirasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) minimal C atau Perguruan Tinggi Luar Negeri yang telah mendapat pengesahan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Surat Keterangan Lulus / Ijazah sementara tidak berlaku’

Maka sebetulnya tidak ada masalah untuk lulusan akreditasi B melamar CPNS.

Bagaimana dengan melamar ke perusahaan swasta apakah nanti bermasalah? Penulis bersama rekan berpengalaman puluhan tahun di perusahaan swasta dan dalam pengamatan pribadi baik itu di perusahaan penulis maupun perusahaan ternama lain tidak pernah ada yang mempertanyakan akreditasi pelamar kerja, yang sering adalah mempertanyakan asal universitasnya, Universitas yang lebih ternama dan cocok dengan visi misi perusahaan biasanya lebih diutamakan dibanding Universitas yang kurang ternama atau yang visi misinya kurang sesuai dengan perusahaan.

Faktor yang paling berpengaruh saat bekerja di perusahaan swasta adalah pengalaman, kemampuan bekerja dalam tim dan individu.

  1. Lho terus kenapa ada sistim akreditasi kalau ternyata gunanya tidak ada?
  • Akreditasi sangat berguna untuk mengukur dan membandingkan kualitas suatu Universitas, ambil contoh Universitas A dan B, jurusan manajemen sama sama sudah berdiri 20 tahun kenapa B masih mendapat akreditasi B? seharusnya dengan kesempatan yang sama maka Universitas B sudah bisa mendapat akreditasi A.
  • Dengan adanya akreditasi, universitas akan berusaha untuk memperbaiki sistim dan kualitasnya untuk meraih akreditasi A (max). Efek jangka panjangnya adalah diharapkan semua Universitas akan menjadi baik dan bermanfaat positif untuk mahasiswanya.

 

  1. Kenapa kok Universitas X jurusan manajemennya sudah mendapat A namun jurusan komunikasinya masih mendapat C? apakah ini berarti Universitas X jurusan manajemennya bagus tapi jurusan komunikasinya jelek?

 

Akreditasi jurusan berbeda beda sesuai dengan pencapaian jurusan tersebut, perlu ditelusuri/ditanyakan lagi lebih dalam apakah jurusan manajemen disana tahun berdirinya sama dengan jurusan komunikasinya, jika sama maka memang perlu dipertanyakan faktor apa yang menyebabkan jurusan komunikasi masih mendapat C. NAMUN jika ternyata jurusan komunikasi baru buka 5 tahun yang lalu maka cukup normal akreditasi masih C.

 

  1. Bagaimana memeriksa apakah Universitas X jurusan Y akreditasnya A/B/C?

Ada cukup banyak website yang bisa membantu menampilkan informasinya, yang resmi adalah http://ban-pt.kemdiknas.go.id/direktori.php tinggal masukkan nama perguruan tinggi dan tekan cari. Setelah anda memiliki datanya jangan ragu bertanya ke perwakilan Universitas mengenai status akreditasinya untuk verifikasi dan diskusi apakah memang jurusan tersebut belum saatnya bisa mendapat akreditasi lebih tinggi.

Pilihlah universitas yang sesuai dengan impian/harapan masa depan anda, jurusan apa yang sesuai, konsep universitas mana yang sesuai. Akreditasi adalah sebagian kecil dari keputusan memilih universitas dan masih banyak hal lain yang menurut saya jauh lebih penting. (win/15)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *