Ingin berkarir di bidang akuntansi keuangan? Yuk, cari tahu dulu ruang lingkup hingga jenjang karirnya untuk beberapa tahun kedepan. Apalagi di zaman yang penuh dengan teknologi saat ini, peran akuntasi mungkin saja telah digantikan oleh mesin.

Tapi, tenang saja, karena walaupun sudah ada teknologi keuangan yang canggih. Nyatanya masih banyak perusahaan yang gencar merekrut lulusan akuntansi keuangan.

Apalagi bidang tersebut merupakan salah satu sistem vital dalam perusahaan yang akan mengatur kas masuk dan keluar. Untuk lebih tahu, mari simak pengertian, jenjang karir, hingga rata-rata gaji lulusan akuntasi keuangan di Indonesia.

Apa Itu Akuntasi Keuangan?

Menurut ahli, akuntasi keuangan merupakan kegiatan untuk mengatur laporan keuangan perusahaan dengan menyeluruh dan kemudian akan digunakan untuk kemudian akan dijadikan panduan oleh bagian keuangan internal ataupun eksternal.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, bahwa perannya sangat vital, yaitu membuat gambaran keuangan suatu perusahaan. Jadi, misalnya seperti laba dan rugi perusahaan, itu semua akuntasi keuangan yang akan memberi gambarannya.

Oleh karena itu, salah satu karakteristik yang diperlukan jika ingin menekuni bidang ini adalah teliti. Tertinggal satu nol saja akan dapat berakibat fatal.

Namun, besarnya resiko dan tanggungjawab seorang akuntan tentu sebanding dengan gaji. Pasalnya akuntan adalah salah satu posisi di perusahaan yang memiliki gaji cukup besar.

Jenjang Karir Lulusan Akuntasi Keuangan

Bingung melanjutkan karir setelah lulus dari akuntansi keuangan? Ada banyak posisi dengan jenjang yang bagus berkaitan dengan bidang ilmu tersebut. Berikut ini informasinya.

  1. Akuntan Publik

Akuntan publik merupakan orang yang bertugas menyiapkan dan memberikan laporan analisa keuangan suatu perusahaan. Kajian yang dipahami antaranya regulasi pajak.

Menariknya pekerjaan ini lebih mudah dilakukan karena sudah ada sistem komputerisasi yang membantu. Jadi, anda hanya perlu merapikan laporan dan membuat gambaran sederhana berdasarkan data tersebut.

  1. Financial Analyst

Financial analyst merupakan orang yang bertugas menjaga profit keuangan perusahaan, biasanya menjadi penanggungjawab dalam suatu projek. Nantinya laporan yang dibuat akan dijadikan sebagai acuan oleh atasan dalam membuat keputusan.

Pekerjaan menjadi Financial Analyst membutuhkan skill akuntan yang tinggi. Oleh karena itu, gajinya pun terbilang besar. Tapi, salah-salah dalam membuat perhitungan juga bisa berdampak merugikan.

  1. Internal Auditor

Internal auditor merupakan orang yang bertugas membuat laporan keuangan perusahaan sesuai data di lapangan. Tanggungjawabnya cukup besar karena harus memastikan langsung bahwa aliran keuangan di perusahaan berjalan lancar.

Fungsinya cukup penting mengingat akan menjadi pengawas sekalipun pembuat laporan. Bahkan Internal Auditor juga dapat bertindak sebagai sistem pengendalian untuk menjaga quality control produk perusahaan.

  1. Manajer Akuntan

Mananjer akuntan merupakan orang yang bertugas mengelola dan memastikan bahwa departemen keuangan perusahaan berjalan dengan lancar. Ibaratnya menjadi filter terakhir yang menentukan layak atau tidaknya laporan keuangan diajukan ke atas.

Untuk menjadi manajer akuntan tidak mudah, butuh proses dari jenjang karir sebagai akuntan bisa lebih dulu. Namun, hal ini cukup sepadan dengan gaji yang didapat bahkan bisa sampai dua digit perbulan.

Besar Gaji Akuntasi Keuangan

Banyak yang mengatakan bahwa besar gaji akuntasi keuangan terbilang besar. Hal ini mungkin saja benar, menurut survey rata-rata gaji akuntan setiap bulan adalah Rp3.800.000 an setiap bulan.

Jika bekerja di perusahaan yang stabil bahkan bisa mendapatkan gaji di atas UMR, yaitu rata-rata Rp4.000.000 hingga Rp8.000.000 setiap bulannya untuk lulusan sarjana.

Nah, itulah sekilas informasi tentang jenjang karir seorang akuntansi keuangan. Jika anda tertarik, maka bisa mengambil bidang ilmu ini saat kuliah dan mulai belajar dari sekarang.