Kehadiran PkM di O-Week Universitas Ciputra

Kehadiran PkM di O-Week Universitas Ciputra

Hai semua!! disini kami bakal menceritakan tentang kegiatan orientasi yang diadakan di Universitas Ciputra (UC) yaitu O-Week nih! Kalian pasti tahu kan tentang O-Week? Kalau kalian tahu, tentunya kalian tahu dong soal istilah untuk mahasiswa baru yaitu “Trainee”! Kalian tahu nggak, yang membedakan oweek ini dengan orientasi Universitas lain yaitu orientasi di UC dibagi menjadi 2 bagian. Bagian pertama adalah Capacity Mapping Day (CMD) atau kegiatan pra-oweek yang biasanya diadakan 2 hari diawal (23-24 Juli 2018). CMD ini, diadakan dengan maksud memperkenalkan kepada Trainee apa itu UC dan dilakukan tes untuk melihat kompetensi peserta didik angkatan baru.

Setelah itu, kegiatan O-Week dilanjutkan di minggu selanjutnya (30 Juli 2018 – 4 Agustus 2018). Pada akhir dari rangkaian O-Week, dilakukan pesta penutupan (Closing Day) di Palimanan Resto & Cafe. Pada O-Week UC ini, di hari ke-3, mahasiswa baru akan diajarkan untuk ber-entrepreneur secara langsung di Selling Games. Tujuan dari Selling Games ini adalah untuk melatih mahasiswa agar dapat menentukan ide bisnis dan mempraktekkan bisnis yang telah dirancang. Sebenarnya dalam Selling Games ini, mahasiswa baru sudah diajarkan cara membangun suatu bisnis dari awal sampai siap untuk dijalankan. Di sini kalian akan merancang Bussiness Plan yang berisi nama bisnis, ide bisnis, dan keunggulan dari bisnis yang kalian rancang. Setelah ide diterima oleh kakak panitia, kalian diminta untuk mempersiapkan sendiri barang dagangan kalian. Jadi bahkan sebelum kalian memulai perkuliahan, kalian sudah mendapatkan ilmu entrepreneurship. Keren kann?!

Selain itu, ada hal menarik lainnya juga lho! kalian juga bakal melakukan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang bertujuan untuk menumbuhkan rasa kepedulian kepada lingkungan hidup dan masyarakat di semua kalangan. Tema PkM pada tahun ini adalah pelestarian lingkungan hidup dan pengelolaan sampah & kebersihan. Dengan bekerja sama dengan Pemerintah Kota Surabaya, para trainee melakukan PkM di Kenjeran dan Simokerto. Dan yang terakhir pastinya kalian juga tau tentang pembagian kelompok yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, yaitu mahasiswa baru (MaBa) dan mahasiswa lama (MaLa). Sebenarnya pembedaan ini dilakukan karena kebutuhan MaLa dan MaBa berbeda, karena itu, mereka ditempatkan di kelompok yang dipisahkan agar bisa melakukan aktifitas sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Para panitia O-Week pun juga turut mendapatkan pembelajaran yang baru. Mereka mempelajari tentang kepemimpinan, mengembangkan Networking sekaligus belajar bagamana cara bekerja sama dengan orang-orang yang memiliki kepribadian yang berbeda-beda, dan yang terpenting adalah mereka bisa memiliki rasa kepedulian yang tinggi kepada orang –orang sekitar khsususnya yang mengalami kesusahaan (dicerminkan dari kegiatan PkM).

“Dalam kepanitiaan O-week kami belajar banyak hal dari berinteraksi dengan orang lain, bersosialisasi, kepimpinan dan dalam AMD saya belajar untuk membimbing mahasiswa baru supaya dapat beradaptasi di lingkungan baru perkuliahan.” Ujar Felix Leonardo selaku koordinator devisi AMD yang juga merupakan mahasiswa jurusan accounting.

Gimana guys menurut kalian pengalaman O-Week ini? Menarik kan? Pasti dong, kalau kalian mau jadi panitia O-Week nggak nih? Hehe. (ID)

 

Editor: (CA)