7 Tips Memahami Psikologis Remaja Bagi Orang Tua dan Guru

Remaja adalah golongan anak – anak yang paling sulit dimengerti pola pikir dan mentalnya. Walaupun begitu, orang tua dan guru tetap harus berusaha menggali kondisi psikologi mereka agar lebih efektif memberikan perhatian dan pembelajaran.

Untuk membantu Anda sekalian seputar psikologi remaja, mari bahas 7 tips memahami psikologis remaja pada artikel ini yang pastinya dapat memperlancar usaha mendidik mereka:

Mulai Dari Observasi

Hal pertama yang penting dalam memahami psikologi remaja adalah observasi. Coba perhatikan mereka tanpa ikut campur dalam berbagai aspek kehidupan mereka. Bagaimana mereka merespon pada masalah? Bagaimana mereka menemukan solusi untuk masalah itu? Apakah mereka mudah panik atau tenang emosinya selama menyelesaikan masalah? Pertanyaan ini harus terjawab selama observasi.

Cek Responsif Anak Pada Konsep Hadiah dan Hukuman

Motivasi dalam melakukan berbagai hal umumnya dapat dibagi menjadi dua, pertama adalah hukuman dan hadiah. Adalah aspek keduanya. Seseorang akan melakukan sesuatu untuk dapatkan hadiah atau hindari hukuman. Gunakan konsep ini untuk tes anak remaja Anda.

Apakah mereka lebih aktif mengejar hadiah atau baru serius mengerjakan tugas jika diberi hukuman? Memahami psikologi anak remaja dari aspek ini akan mudah memperlihatkan bagaimana cara memotivasi mereka.

Usahakan Jadi Pendengar yang Baik

Komunikasi antara Anda dan pihak remaja juga penting untuk memahami psikologi mereka. Pastikan Anda mampu jadi pendengar yang baik untuk hal ini. Memiliki sesi sharing dan bercerita akan membuka perspektif Anda soal jalan pikir si remaja. Jika sudah dapat informasi ini, Anda akan jauh lebih paham bagaimana mereka memproses berbagai hal lain dalam keseharian.

Jangan Terlalu Batasi Kegiatan dan Ketertarikan Mereka

Remaja adalah masa di mana anak ingin coba berbagai hal demi mengenal jati diri. Mulai dari mencari hobi, berkegiatan, mencari teman baru dan bahkan mencoba tampil unik dibanding anak remaja lain. Sebagai tips memahami psikologis remaja, usahakan jangan terlalu batasi mereka pada masa ini.

Silahkan bimbing dan beri nasehat seputar aspek pilihan mereka. Contoh saja mencoba vape. Hal ini boleh Anda batasi, tapi jelaskan mengapa Anda melarang hal tersebut. Jangan asal marah dan melarang. Pastikan si remaja paham mengapa hal tersebut negative.  Jelaskan dengan halus mengapa orang lain boleh melakukannya dan mereka dilarang.

Usahakan Mengenal Seputar Lingkungan Pergaulan Anak

Belajar psikologi remaja akan mengharuskan Anda mengetahui soal lingkungan pergaulan si anak. Mengenal teman dan interaksi sosial yang mereka alami tiap hari akan membuka pintu lebih besar soal psikologis remaja.

Luangkan Waktu yang Cukup dengan Mereka

Meluangkan waktu dengan remaja juga penting. Meluangkan waktu tidak sekedar berbicara saja, tapi melakukan kegiatan bersama. Contoh saja masak menu tertentu antara orang tua dan anak atau kegiatan olahraga antara guru dan murid. Hal ini akan mendekatkan Anda dengan pola psikologis si remaja.

Sensitif dengan Mood Anak

Anak remaja akan mudah mengalami mood swing. Pastikan Anda sensitive terhadap perubahan ini untuk ketahui pola pikir mereka. Apa yang sebabkan mood mereka berubah? Apakah faktor eksternal lingkungan atau faktor internal mereka sendiri. Hal seperti stress sudah mulai umum dirasakan para remaja. Jadi Anda harus bisa menangkap hal ini untuk membimbing mereka cari solusi.

Sekian bahasan tips memahami psikologis remaja bagi orang tua dan guru. Semoga dengan tips ini, Anda sekalian lebih mudah memahami pola pikir mereka dan akhirnya mampu membimbing lebih baik. Terima kasih sudah baca artikel ini!

Artikel lain