6 Tips Menjadi Entrepreneur Muda A la Ciputra

Pengusaha terkenal yang berasal Indonesia, Ciputra tutup usia di Singapura 27 November 2019 lalu. Pria yang menghembuskan nafas terakhir, pada usia 88 tahun ini terkenal sebagai pelopor entrepreneur muda di Indonesia.

Beliau telah sukses membangun berbagai mal, hotel, perumahan sampai tempat rekreasi. Menjadi salah satu orang terkaya di Indonesia, ternyata kesuksesan Ciputra diraih dengan berbagai macam usaha.

Tips Menjadi Entrepreneur Muda A la Ciputra

Beberapa hal di bawah ini bisa diambil dari kisah Ciputra yang memulai entrepreneur muda, yaitu:

  1. Bermodal Utama Konsep Bagus

Ciputra pernah memberikan petuah, jika Modal bukan menjadi kendala yang menjadi alasan untuk tidak berkembang.

Apabila tidak memiliki modal namun memiliki konsep yang bagus, maka bisa bekerja sama dengan orang lain yang memiliki modal.

Dengan bermodal konsep yang bagus, Ciputra bisa langsung bekerja di PT Pembangunan Jaya, yakni perusahaan daerah milik Pemda DKI.

Karier yang begitu cemerlang mengantarkannya menjadi direksi dan penasihat di Jaya Group. Saat ia bergabung di sana, Ciputra diberi kebebasan untuk bisa membangun proyek taman hiburan Taman Impian Jaya Ancol.

  1. Utamakan Praktik daripada Teori

Di saat pengusaha lain langsung berusaha untuk mempelajari teori dalam berbisnis.

Beda halnya dengan Ciputra, bahkan menurutnya mempelajari teori tidak akan berhasil dalam menumbuhkan jiwa entrepreneur muda. Teori ini sebenarnya juga harus dipraktikkan.

  1. Persiapkan Mental

Menurutnya, menjadi seorang entrepreneur muda harus memiliki mental yang sangat kuat. Tidak boleh mudah menyerah atas segala halangan yang terjadi.

Jangan jadikan Anda sebagai seorang pelayan bermental seperti pelayan, namun harus memiliki mental menjadi seorang bos.

  1. Jangan Mudah Berpuas Diri

Bersama temannya Sudono Salim, Budi Brasali, Ibrahim Rasyid, serta Sudwikatmono, Ciputra mendirikan perusahaan Metropolitan Group. Berguna untuk membangun perumahan mewah di Pondok Indah serta Kota Mandiri Bumi Serpong Damai atau dikenal dengan BSD Serpong.

Jabatan Ciputra pada saat itu, adalah Presiden Komisaris di Metropolitan Group, sekaligus Direksi dan Penasihat di Jaya Group.

Setelah ia sukses di kedua perusahaan properti besar tersebut, Ciputra tidak berpuas diri, sampai akhirnya mendirikan perusahaan keluarga yang diberi nama Ciputra Group.

  1. Tidak Mudah Putus Asa

Pada saat telah terjadi krisis ekonomi besar di Indonesia tahun 1998, ketiga perusahaan yang dipimpin oleh Ciputra mengalami imbasnya. Mulai dari Jaya Group, Metropolitan Group, hingga Ciputra Group.

Meski ketiga perusahaan tersebut sudah melakukan penghematan besar-besaran, namun Ciputra Group terpaksa melakukan PHK kepada tujuh ribu karyawannya.

Hingga hanya tersisa sebesar 35% dari total karyawan. Sementara itu, karyawan yang bertahan yang harus menerima potong gaji 40% untuk kelangsungan perusahaan agar tetap berjalan.

  1. Gigih, Ulet dan Pantang Menyerah

Namun dengan adanya kegigihan, keuletan, dan sifat pantang menyerah yang dimiliki oleh Ciputra.

Masa krisis ekonomi tersebut bisa mengantarkannya menjadi orang terkaya di Indonesia ke-11 pada tahun 2017 versi majalah Forbes dengan harta kekayaan yang dimiliki sudah mencapai 20,8 triliun.

Bahkan, sampai saat ini bisnis Ciputra Group sudah berekspansi ke luar negeri. Tidak sampai disitu saja, saat berumur 75 tahun Ciputra ingin memajukan pendidikan Indonesia dengan mendirikan Universitas Ciputra yang menitik beratkan pada dunia wirausaha.

Itu saja beberapa pembahasan mengenai rahasia entrepreneur muda sukses Ciputra saat memulai bisnis tanpa modal yang bisa Anda teladani. Banyak sekali sifat dan karakter seorang pengusaha sukses yang bisa Anda ambil dengan mudah.

Artikel lain