Konferensi HIDESI ke 26 “Etika dan Arah Pendidikan”

Konferensi HIDESI ke 26 “Etika dan Arah Pendidikan”

Surabaya (22-23/06/2016)

Himpunan Dosen Etika Seluruh Indonesia (HIDESI) telah sukses menggelar perhelatan Konferensi HIDESI 2016. Acara yang merupakan agenda tahunan ini telah diselenggarakan selama 26 kali, sehingga dapat terhitung usia Hidesi kini yang genap memasuki usia ke 26. Tampak hadir dalam konferensi ini sesepuh dan pendiri HIDESI, Prof. Dr. Kees Bertens dan Prof. Dr. Franz Magnis Suseno.

Peserta Konferensi HIDESI 2016 ini adalah dosen pengajar maupun para guru besar yang berasal dari berbagai kampus dari seluruh Indonesia, sehingga momen inipun juga dimanfaatkan oleh para anggota HIDESI sebagai sarana bertemu kangen dengan kawan seprofesi yang berasal dari daerah yang berbeda.

IMG_1735IMG_1993 IMG_2143

 

 

 

 

 

Konferensi HIDESI 2016 diselenggarakan di Ruang Theater Universitas Ciputra Surabaya pada 22-23 Juli 2016. Dengan tema yang diangkat tahun ini adalah “Etika & Arah Pendidikan” yang menjadi bahan diskusi sepanjang kegiatan ini.

Konferensi dibuka dengan penandatanganan MOU dari pihak Universitas Ciputra oleh Johan Hasan, M. Hum (Dekan Fakultas Entrepeneurship dan Humaniora Universitas Ciputra). Dr. Agustinus Riadi (Dekan Fakultas Filsafat UK Widya Mandala) dan Dr. Mikael Dua selaku Ketua Hidesi.

Dalam konferensi ini dibahas secara komunikatif dimana materi yang dibawakan pembicara akan mendapat tanggapan, pertanyaan maupun masukan dari peserta konferensi. Beberapa materi yang dibawakan antara lain :
1. Etika Keutamaan dalam Arah Pendidikan Indonesia Kontemporer oleh Johanis Ohaoitimur, STF Seminari Pineleng Manado
2. Pendidikan Karakter di Sekolah dengan Memupuk Keutamaan oleh J. Sudarminta, STF Driyarkara, Jakarta
3. Pendekatan Integratif dalam Pendidikan Karakter oleh Yeremias Jena UKI Atma Jaya, Jakarta
4. Mengupayakan Pendidikan Nilai-Nilai Moral Berdasarkan Konsep Pendidikan Ki Hadjar Dewantara oleh Bartolomeus Samho, Universitas Parahyangan Bandung
5. Pendidikan Moral Sebagai Metode dalam Proyek Etika Immanuel Kant oleh A. Puspo Kuntjoro Universitas Prasetya Mulia
6. Wayang dan Pendidikan Etis : Panah Srikandi Pembunuh Resi Bhisma Tinjauan Etis tentang Kewajiban dan Situasi oleh Selu Margaretha K. Universitas Indonesia, Jakarta
7. Disorientasi Pendidikan Dalam Undang-Undang : Sebuah Refleksi Filsafat Mengenai Sejarah oleh Alexander Seran, UKI Atma Jaya, Jakarta.
8. Etika Dalam Pengajaran Etika di Masyarakat Majemuk oleh Gunardi Endro, Universitas Bakrie, Jakarta
9. Plagiarisme sebagai Problem Etis Pendidikan Tinggi di Indonesia oleh Hendrikus Endar S, Universitas Parahyangan
10. Etika Kebijakan Pendidikan Pasca Undang-Undang No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah oleh Andi Pitono, IPDN Kampus Jatinangor, Jakarta
11. Pembelaan Moral Hukuman Mati di Indonesia oleh Johan Hasan, Universitas Ciputra Surabaya
12. Masyarakat Demokratis dan Masalah Pendidikan Sebuah Refleksi atas Pemikiran Paul Virilio oleh Mikhael Dua, Universitas Katolik Atma Jaya, Jakarta.
13. Pendidikan Sebagai Pembelajaran dan Pemberadaban : Belajar dari Drijakara oleh Alois A. Nugroho, Profesor FIABIKOM Unika Atma Jaya Jakarta
14. Wasisi Lantip Waskita – Tataran Etika Epistemik Jawa : Reintrepretasi dan Relevansi Gagasan Ki Ageng Suryomentaram oleh Achmad Charris Zubair
15. Permasalahan Etis Dalam Estetika dan Pendidikan (Filsafat) Seni oleh Embun Kenyowati Ekosiwi

IMG_1868IMG_1946IMG_2000

Di penghujung acara Dr. Alexander Seran, M.A. selaku Ketua HIDESI terpilih untuk periode baru menyampaikan sambutan penutup. “Sebuah kapal tidak akan bergerak tanpa diterjang gelombang, karena dengan gelombang itu kapal kita akan bergerak maju. Apapun halangan yang ada di depan, kita akan terus maju. 26 Tahun HIDESI sudah berjalan dan kita akan meneruskan persatuan yang indah ini”.

IMG_2068

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *