Talk Show ‘Liku-liku Menerbitkan Buku’ bersama Adi Kusrianto

Talk Show ‘Liku-liku Menerbitkan Buku’ bersama Adi Kusrianto

1

Selasa lalu (4/4) bertempat di Student Lounge & Service lantai 2, UC Library melaksanakan kegiatan talkshow dengan tajuk “Liku-liku Menerbitkan Buku” bersama Bapak Adi Kusrianto. Tepat pukul 08.45, Ibu Kathy selaku Kepala Perpustakaan membuka acara talkshow serta menyampaikan maksud dan tujuan dari acara tersebut. Tepat pukul 09.00, Ibu Kathy mempersilahkan Bapak Adi Kusrianto yang juga Dosen Luar Biasa UC ini untuk mempresentasikan materi dan mensharingkan 23 tahun pengalaman yang didapat selama ini dalam dunia tulis-menulis. Dalam menyampaikan materi ini terdapat dua sesi penyampaian, dan dalam sesi pertama Bapak Adi menyampaikan materi mengenai “Bagaimana menulis untuk diterbitkan dan menjadi best seller”. Dalam materi tersebut ada empat (4) point yang harus diperhatikan yaitu (1) asal bisa menulis; (2) asal bisa jadi satu buku; (3) asal bisa terbit dan (4) asal bisa jadi best seller.

Untuk point (1) asal bisa menulis, yang dimaksud adalah menuangkan ide-ide yang terbesit dalam bentuk kata-kata. Biasanya didapat dari pengalaman baik pribadi maupun pengalaman orang lain, dari buku-buku yang sudah ada, dari berita, opini dan juga ide-ide baru dari penulis itu sendiri. Dalam menulis jangan mencari kesempurnaan terlebih dahulu, karena dengan itu akan menghambat kita untuk berkembang. Kesempurnaan akan didapat jika kita terus menurus untuk berusaha dan sering menulis. Point (2) asal bisa jadi buku, untuk tulisan menjadi buku yang harus diperhatikan yaitu ide harus lengkap, terstruktur, ada inti sari, tujuan, adanya prakata dan kesimpulan. Kriteria tersebut tidak pakem atau tidak harus karena untuk menjadi buku tidak harus ada kesimpulan karena bisa saja kesimpulan tidak ditaruh di bagian akhir tulisan, namun bisa diletakkan di tengah disetiap tulisan sudah mencakup kesimpulan. Point (3) asal bisa terbit, yang dimaksud adalah dalam menerbitkan buku memang terbilang mudah tapi juga sulit sehingga harus mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut siapa yang tertarik untuk membaca dan siapa yang tertarik untuk membeli, dan untuk point (4) yaitu asal jadi best seller, dimana yang dapat kita lakukan disini adalah menuangkan ide mengenai apa yang menjadi permasalahan orang saat ini, mengerti akan kriteria untuk menjadi best seller. Berdasarkan hal tersebut, dapat dipahami bahwa penulis yang cerdas adalah mereka yang pandai menyajikan kembali data terserak menjadi sebuah sajian informasi yang berharga.collage

Dalam sesi ke dua, Pak Adi membahas mengenai “Mengenal Peredaran Buku di Pasar Nasional”. Dalam hal ini kita dikenalkan terlebih dahulu peredaran buku yang ada di indonesia saat ini, yaitu 55% buku diedarkan di toko buku, 35% diedarkan melalui distributor maupun penjual langsung, dan 10% melalui proyek pengadaan buku baik di sekolah maupun non sekolah. Dalam peredaran buku dapat dilakukan melalui saluran distribusi selain toko buku diantaranya adalah melalui penerbit, perusahaan distributor serta penerbit dan distributor biasanya ini digunakan di bagian pemerintahan. Peran distributor yaitu untuk membawa buku dan menjual buku. Untuk beredar secara nasional, dalam menentukan harga pokok sekitar 30% dengan harga banderol. Menentukan buku yang mana yang boleh dicetak dan diterima di toko buku merupakan hak dari penerbit bukan toko buku. Untuk menerbitkan penulis harus mengirim tulisan ke penerbit dalam arti penulis menawarkan naskah ke penerbit, menerbitkan sendiri, jadi semua kegiatan adalah tanggung jawab sendiri, mulai dari mencetak, menerbitkan, biaya yang dikeluarkan, dll. Dalam hal ini kita juga diperkenalkan dengan bentuk self publishing yang mana terdapat dua bentuk yaitu membentuk offset dengan label berskala internasional dan membentuk offset dengan label berskala nasional. Dalam menerbitkan buku dengan katagori naskah (contoh buku computer) terdapat syarat yaitu penulis harus mengirim proposal dan matriks rancangan buku, dan jika buku sudah selesai, penulis harus menyertakan isi dari bagian-bagian bab. Sedangkan untuk naskah non kumputer (manajemen, novel, dll) naskah harus sudah jadi (lengkap) mulai dari cover, kata pengantar, isi bab, kesimpulan saran. Pak Adi juga mengenalkan bahwa penerbit buku akademik biasanya menggunakan penerbit Andi, Erlangga, dll.

http://library.uc.ac.id/talk-show-liku-liku-menerbitkan-buku-bersama-adi-kusrianto-2/